Aku Adalah Indah

Aku Adalah Indah
KEDATANGAN KEDUA KALI (Mengecewakan)


__ADS_3

Pagi ini Indah terbangun dengan perasaan yang was - was, rasanya Indah ingin segera berangkat ke sekolah saja, agar tidak semakin setres dengan segala prasangkanya, semua kata - kata Theo masih terngiang - ngiang di Pikiran Indah, berusaha untuk tidak kalut, Indah menggelengkan kepalanya keras dan segera keluar dari kamarnya, dan ketika pintu kamarnya terbuka, terlihat sosok Mathew sudah berdiri di depannya, Gagah dengan pakaian setengah Dinasnya, Namun wajah Indah terlihat sangat kecewa dan terduduk lemas di lantai,


"Loh..., kenapa Dek???!" tanya Mathew heran,


"Berarti benar semua omongan Theo" guman Indah,


"Adek?? kenapa Dek?" kembali Mathew bertanya penuh keheranan, "Adek sakit?" tanya Mathew dengan wajah penuh kekawatiran,


"Iyah Kak.., Indah tiba - tiba pusing kak" kepalanya seakan berputar - putar karena syok dan Indah mengingat kembali apa yang di katakan Oleh Theo,


Dengan Sigap Mathew langsung menggendong Indah masuk ke kamarnya dan membaringkannya di tempat tidur,


"Sudah hari ini nggak usa sekolah dulu dek, kakak kawatir sekali" Wajah Mathew benar - benar terlihat kawatir, namun Indah menolak dengah alasan akan ada ujian mingguan,


"Nggak bisa kak, ada ujian, Indah harus tetap sekolah" jawab Indah


"Dek, kan bisa ikut ujian susulan" sambung Mathew,


"Nggak kak, nggak enak kalau ujian sendiri, permisi, Indah mau mandi dulu" Jawab Indah sambil beranjak dari tempat tidurnya, dan Mathew tidak dapat menahannya sedikitpun, buru - buru Indah mempersiapkan dirinya agar segera pergi dari rumah dan mencari ketengan di sekolahannya.


Ketika semua sudah siap, Indah buru - buru mencegat angkutan umum, padahal awalnya Mathew menawarkan untuk mengantar Indah kesekolah tapi di tolak mentah - mentah oleh Indah, mama yang melihat kejadian itu tidak berkomentar sama sekali, karena mama tau kalau Indah sedang khalut, hanya Mathew yang masih belum sadar dengan apa yang sebenarnya terjadi.


****


Kini Indah telah sampai di sekolahan, Indah tidak usil dan ribut seperti biasanya, hanya diam membisu, kebisuan Indah membuat semua teman - temannya bertanya - tanya apa yang terjadi dengan Indah, bahkan para guru - guru di sekolahan pun bingung melihat perubahan sikap Indah,


"Ndah, kamu sakit yah?" tanya salah satu guru,


"Heemmm.., Iyah Bu..., hanya nggak enak badan aja, tapi nggak apa - apa kok bu.." jawab Indah sambil tersenyum pelik,


"Yah uda kalau gitu ke UKS atau tidur aja di tempat dudukmu Nak, jangan di paksa, kalau nggak baikkan nanti ibu minta tolong teman - teman antar ke rumah yah.." sambung bu Guru,


"Iyah bu..." jawab Indah singkat, tak terasa air mata Indah mengalir dengan derasnya, hatinya terasa begitu sakit dengan kenyataan yang di hadapinya saat ini, Indah menjalin hubungan dengan mathew Hampir delapan bulan, rasanya Indah merasa terjebak dengan perasaan dan keadaannya.


"Ini Ndah..., air matanya di Lap, nanti pas istirahat cerita sama aku yah..." Yanti memberikan Tisu kepada Indah, karena dari tadi sahabatnya ini melihat Indah menangis tanpa suara.


"Makasi yah Ti..." sambil menghapus air matanya Indah memilih memejamkan kedua matanya, hingga pelajaran Biologi selesai, padahal semua pelajaran IPA adalah pelajaran kesukaan Indah dan Indah sangat bersemangat bila pelajaran IPA di mulai , salah satunya adalah biologi.


Tidak terasa Bel tanda jam istirahat pun telah terdengar, semua teman - teman di dalam kelas bersorak bahagia, dan beberapa diantaranya keluar untuk mencari tempat bersantai atau sekedar ke kantin, terkecuali Yanti dan Lady,

__ADS_1


"Ndah..., ceritain sebenarnya ada apa?" tanya Yanti..


Sambil menegakkan tubuhnya, Indah mengambil tisu milik yanti dan menyeka air matanya kembali, lalu Indah menceritakan semuanya mulai dari perkataan Theo dan kejadian tadi pagi, sontak kedua sahabatnya menarik nafas dalam - dalam secara bersamaan,


"Ndah..., kamu harus lebih pintar, kalo aku jadi kamu aku nggak akan pernah mau percaya lagi sama dia, tapi semua tergantung kamu Ndah" Ujar Yanti kesal kepada Mathew,


"Iyah Ndah, kalo aku sih..., mending kamu jangan terlalu berharap, kamu setia di sini dia disana belum tentu kan? kecuali klo dia sudah pindah di sini" jawab Lady,


"Tapi itu nggak menjadi jaminan lagi Lad..., namanya orang kalau dasarnya nggak setia maka selamanya dia tidak akan setia sama sekali dengan kita" sambung Yanti dengan sedikit emosi yang terlihat dari wajahnya,


"Rasanya benar apa yang di katakan Vany dulu Lad..., dia uda memberikan warning untuk aku sebenarnya, tapi akunya nggak peduli sama apa yang Vany omong" sambungku,


"Udah..., kamu nggak usa nangis, sekarang kalo ada cowok yang naksir dan sekiranya cowok itu pinter dan ganteng sukur - sukur kalo tajir, jangan di tolak!" perintah Yanti kepada Indah,


"-Yes!!! benar itu Ndah" sambung Lady menegaskan.


"Thanks yah girls..." Indah merasa tenang memiliki kedua sahabatnya itu.


"Yuk...kekantin" ajak Lady "Laper aku ahahahahaa..!!!" sambung Yanti, dan mereka bertiga tertawa terbahak - bahak.


----------------


@rumah


"Sore ma..., Sore kak..., Indah masuk yah..." setelah mengucapkan salam tanpa melihat wajah Mathew, Indah buru - buru ke kamar mandi dan segera untuk mandi, sedangkan mama menyiapkan makanan di lantai di ruangan tengah, dan Mathew juga menyusul ke ruang tengah, setelah Indah selesau membersihkan dirinya, Indah juga ikut bergabung ke ruang tengah,


"Makan kak" ajak Indah bersikap seperti tidak ada masalah,


"Iyah adek makanlah kakak sudah makan tadi, kakak temani aja" jawab Mathew,


"Mama tinggal yah, mama mau pergi ke rumah tante Ari" sambung mama lalu meninggalkan Mathew dan Indah sendiri di rumah,


"Iyah ma..., hati - hati ma" sambung Indah, tanpa menggubris Mathew, Indah tetap melanjutkan makan dengan lahapnya sambil nonton TV agar perhatiannya teralihkan dari Mathew. Mata Mathew tidak berhenti memandang Indah, namun Indah tetap menguasai dirinya.


"Haaaa...., kenyaangg" buru - buru Indah membereskan semua lauk pauk dan lain - lain, setelah itu Indah langsung masuk ke kamar tidurnya tanpa berpamitan dengan Mathew, ketika sadar Indah merusaha menghindar Mathew menahan Indah untuk tidak ke kamar dengan menarik tangannya di depan kamarnya, benar saja Indah bertubuh mungil sedang Mathew bertubuh kekar, dengan mudahnya Mathew mengangkat Indah kembali ke ruang tengah, dan melumat kasar bibir Indah serta memegang kedua tangan Indah hanya menggunakan satu tangan saja, sedang tangan lainnya digunakan Mathew meramas - ramas tubuh Indah, sampai Indah merasa kesakitan dan memberontak tapi Indah tidak kuat melawan tenaga dari Mathew.


"Kak!!! stop!!!-" teriak Indah, tapi Mathew tidak peduli dengan apa yang di dengarnya, Mathew melanjutkan hasratnya dan kembali mengangkat Indah masuk kekamarnya Indah, segera Mathew mengunci Pintu kamar itu,


"Kamu mau apa kak?" tanya Indah menahan rasa Takut,

__ADS_1


Lalu Mathew menindih tubuhnya di atas tubuh Indah, dan menggesek - gesek bagian bawahnya ke bagiannya Indah, tanpa henti sampai Indah kesakitan karena terkena besi resleting celananya,


"Kenapa kamu mengabaikan aku?!" Tanya Mathew kasar sambil melanjutkan semua aktifitasnya


"Karena kamu selingkuh kak!!" balas Indah Kasar "Lepaskan kak!!! kamu sungguh mengecewakan!!" sambung Indah,


"Kamu yang selingkuh, kamu bersikap seperti ini karena kamu selingkuh dari aku!! kamu pasti tidak perawan lagi" sambung Mathew Kasar,


Sontak mendengar apa yang dikatakan Mathew, Indah langsung meludahi wajah Mathew dan Mathew terkejut dengan apa yang baru di lakukan Indah, sontak Mathew berhenti dan melepas cengkramannya dari tubuh Indah lalu mendudukkan tubuhnya di lantai,


"Kamu Ludahi kakak??" tanya nya heran


"Kamu keterlaluan kak!!! berani - beraninya kamu bilang aku tidak perawan, kurang ajar kamu!!! pergi kamu dari rumahku" teriak Indah sambil menangis nangis, melihat Indah kalut Mathew yang tahu kelemahan Indah langsung memeluk erat tubuh Indah dan mencium kepala Indah,


"Maafkan kakak Dek..., Kakak takut, tapi kakak nggak selingkuh, Semua yang Theo katakan itu Bohong, kakak tidak selingkuh sama sekali Dek, dia begitu karena dia naksir kamu, Kakak di fitnah Dek" sambung Mathew, "Benar kakak datang semalam, dan semalam kakak mau langsung kesini tapi kakak di panggil sama komandan, sampai akhirnya selesai urusan tengah malam, dan terpaksa kakak numpang istirahat di baraknya teman Dek, kalau nggak percaya ayo ikut kakak ke asrama sekarang." Ajak Mathew ingin meyakinkan Indah,


"Kamu jahat kak,,, kamu kasar sama aku" sambung Indah masih terisak tangis,


"Maafkan kakak..." dengan suara terdengar lembut Mathew berusaha menenangkan Indah,


"Aku minta kamu pergi kak..., Indah mau sendiri saat ini.." sambil melepaskan pelukan dari Mathew, Indah membaringkan tubuhnya di tempat tidur,


"Baiklah, kakak pergi, besok kakak akan datang yah Dek" Pamit Mathew, namun Indah tidak menjawab sama sekali, melihat tingkah Indah..Mathew menarik nafas dalam - dalam dan pergi meninggalkan Indah sendiri di rumah..


*


*


*


jangan lupa Like n Share


ada Novel baru Portal Jiwa dan lanjut baca terus My Fatamorgana Love


minta kritik dan saran yah...


pesan dari "Indah"


*Teman - teman..., dan adik - adik jangan pernah takut dan jangan pernah TERJEBAK bila kekasihmu mengatakan kamu sudah tidak perawan lagi!!, aku tidak percaya kamu masih perawan!!! aku ingin buktikan kamu masih perawan!!! karena bila mereka mengatakan dan mempertanyakan hal itu, bila memang kalian masih perawan katakan "Aku masih perawan" urusan dia percaya yah syukur nggak pun abaikan saja karna itu urusannya dia, Karena apa??? sejatinya kalimat - kalimat di atas itu hanyalah pancingan belaka agar kalian mau memberikan sesuatu yang berharga milik kalian kepada mereka. Jangan pernah terjebak dengan perkataan para lelaki kardus.

__ADS_1


dan kalian para lelaki, janganlah jadi laki - laki kardus, tapi jadilah lelaki yang gentle dan ingat kamu lahir dari seorang ibu, mungkin memiliki seorang saudari atau bahkan suatu saat punya anak perempuan. apa kalian siap? keluarga kalian atau anak kalian dijebak oleh laki2 yang tidak bertanggung jawab????


*******Thanks indahhh*********


__ADS_2