Aku Adalah Indah

Aku Adalah Indah
First Kiss


__ADS_3

Di tempat duduknya Indah sangat gelisah dengan keadaan yang sangat canggung ini, namun Indah lega tanpa harus backstreet lagi seperti pacarannya dengan Patrick (cinta monyetnya)


"Terima kasih banyak om dan tante atas kepercayaannya kepada Mathew, Mathew akan jaga Indah baik baik" jawab Mathew dengan penuh meyakinkan.


"Mathew, Indah anak yang polos jangan di ajari yang aneh aneh loh yah.." sambung mama Indah.


"Nggk bakalan tante, akan Mathew jaga baik baik, mathew akan menunggu Indah tante" jawab Mathew kepada mamanya Indah,


"Om... Te..., Saya juga ijin besok malam mau ngajak Indah ke Wartel di dekat Asrama saya, mau mengajak Indah telpon orang tua saya di Maluku, ingin memperkenalkan Indah, jadi kedua orang tua sama sama tau" tambah Mathew dengan penuh percaya diri


"Baiklah, besok pulangnya paling malam jam 9 malam yah" jawab papa Indah dan di setujui oleh mamanya Indah


Selepas pembicaraan yang cukup serius itu, mereka berbincang lepas, mencari tau tentang latar belakang keluarga Mathew, dan saling bercerita satu sama lain dengan santai dan akrab. Bagi Indah ini adalah pemandangan yang tidak biasa, namun ada rasa yang tidak biasa yang Indah rasakan, Indah menatap wajah tegasnya Mathew dengan tatapan kasihnya.


"Apa benar kau akan menungguku kak?" tanya nya pada dirinya sendiri saat itu.


*** Cinta pertama adalah kenangan yang indah bila itu tepat


Sunggulah amat manis bila dirimu jatuh di pelukkan sang romansa


namun...,


Sungguhlah menyisahkan trauma yang mendalam dan terus tertambat


bila dirimu jatuh di pelukkan sang pemangsa


***


#MATRE*??


Hari baru telah menyambut pagi Indah yang sangat cerah, panggilan dari mama memecahkan bayangan ingata Indah akan apa yang terjadi semalam, jamuan makan malam hangat yang terjadi


"Iyah ma...." sambil mengmpiri mama...,


"Mama senang Ndah sama Mathew, apalagi dia sudah Kerja, sudah ada Gaji, kamu harus pintar pintar untuk mengusai lelaki, agar mau memenuhi semua keinginan dan kebutuhan kamu Ndah..., kamu lihat itu papamu gak bisa bilang 'Nggk' untuk mama, karna mama sudah tau kelemahan papamu, mama harap kamu juga harus selihai mama" ucap mama panjang lebar dan ucapan itu sangat tidak di pahami oleh Indah, apa maksud dan tujuan mama indab saat itu.

__ADS_1


"Indah gak paham ma.." tanya Indah dengan polos


"Udah pokoknya apapun yang Mathew katakan ke kamu, kamu harus ceritakan semua ke mama, agar mama bisa ngajari kamu!, Paham?!" tegas mama Indah yang cukup membuat Indah bingung untuk mencerna semua percakapam pagi itu.


________


Senja pun tiba, Indah sudah bersiap untuk jalan jalan dan tujuannya adalah ke Wartel bersama Mathew untuk berbicara dengan kedua orang tuanya Mathew.


"Hi adek, uda siap?" sapa Mathew


"Iyah uda siap kak" jawab Indah sambil jalan mendekat ke arah Mathew, dan mereka bersama sama pamit kepada papa mama Indah,


Kota dingin ini adalah kota yang kecil, mereka berdua berjalan jalan mengitari kota kecil tersebut dan mampir di sebuah Rumah makan menikmati dinginnya dengan makan malam berdua sambil sesekali Mathew memandang Indah dengan tatapan tajamnya.


"Kak.., jangan lihat Indah kayak gitu, nanti Indah gak bisa nelan makanannya" sambil tertunduk malu tak kuasa memandang tatapan tajam mata Mathew


"Kamu cantik dek," jawab Mathew singkat tanpa melepaskan pandangan matanya


Tangan Mathew *** tangan Indah lembut "Kakak sayang kamu Dek" sontak kata kata Mathew membuat Tubuh Indah bergejolak seperti kesetrum dan jantungnya tidak beraturan.


"Baiklah..., Ayok" Mathew langsung menggandeng Indah, lalu mendekapnya sambil berjalan beriringan berdua. Dekapan hangat Mathew membuat Jantung Indah makin tidak beraturan, tak lama mereka berjalan mereka mampir ke sebuah Wartel (Warung Telepon) kecil dan tidak lama kemudian Mathew menekan nomor telpon rumahnya di Ambon, Indah hanya duduk di dalan ruangan kecil bersama Mathew,


"Halo Pa..., apa kabar?....., Iyah.... Kakak baik pa...., mama di mana Pa?...., Iyah Pa...." sambil memegang gagang telpon Mathew membisikan "papanya kakak ini dek, lagi manggil mama, tunggu yah.." ucap nya, Indah hanya mengangguk kepalanya tanda mengerti


"Ma..., apa kabar? Ma... Kakak mau kenalin sama calon anak mantu ma..., tapi kakak harus nunggu 3 sampai 4 tahunan lagi ini ma baru bisa di lamar ma..." sambil bergurai Mathew mencairkan suasana hati Indah yang terlihat gugup walaupun ini hanya sekedar telpon. "ok ma.., ini Kakak kasih telponnya sama Indah yah ma.." sambil menyerahkan gagang telpon ke Indah "ini dek, ngobrol yah sama mama" sambung mathew


"Selamat malam tante" sapa Indah dengan sopan


"Malam nona Indah, bagaimana kabar di sana?" balas Mama Ika ( Nama mama Mathew )


"Baik tante.., bagaimana kabar keluarga di sana tante?" tanya kembali Indah


"Baik juga, hmmmmm Kata Mathew..., Indah 5 bulan lagi mau masuk SMA yah?"


"Iyah te.." sahut Indah dengan sopan

__ADS_1


"Sekolah yang baik yah Nona..., Nanti kalau sudab lulus SMA baru Tante ke orang tuamu" jawab mama Ika dengan nada suara yang ramah


"Terima kasih tante, ini kak Mathew tante" Indah langsung menyerahkan Gagang telpon kepada Mathew.


"Iyah ma..., Iyah maaaaa...., Iyah...., yah uda kakak balik dulu yah mau antar Indah Pulang, salam buat papa dan adik adik semua" jawab Mathew dan langsung menutup gagang telpon.


"Tante bilang apa kak?" tanya Indah


"Kakak di suruh jaga Indah katanya kasihan masih kecill, hehehe" jawab Kak Mathew sambil mencubit pipi Indah, mendengarnya Indah merasa bahagia sekali, Ini adalah cinta pertama Indah.


Dalam perjalanan pulang mereka melewati sebuab lapangan banyak di tumbuhi pohon pohon yang besar dan sepanjang jalan penerangan sangat minim, sampai di tengah jalan yang tidak tampang pemukiman juga gelap gulita jarak cahaya lampu di depan masih sekitar 10 meteran dari tempat mereka berjalan, tiba tiba Mathew menghentikan langkahnya dan membuat Indah pun berhenti


"Ada apa kak?" Tanya Indah polos kepada Mathew


"Kamu cantik hari ini dek, kakak sayang kamu, kakak peluk yah...?" pinta Mathew san sebelum Indah mengijinkan Mathew sudah memeluk Indah dengan erat, Tubuh Mathew yang kekar memeluk tubuh mungil Indah dengan erat sambul menciumi kening Indah, lalu ke kedua matanya Indah di cium lembut oleh Mathew, turun ke pipi lalu tiba tiba Mathew melumat bibir mungil Indah..


Indah sangat kaget dan gemetaran dengan apa yang di lakukan oleh Mathew, Jantungnya serasa meledak ledak di dada, tiba tiba seluruh tubuh terasa lemas gerogi yang sangat tidak dapat di bendung oleh Indah, Indah bahkan tidak membalas ciuman bibir dari Mathew, Lalu Indah berinisyatif mendorong tubuh Mathew "Jangan kak..., I..In..Indah takut dimarahi mama, a...ayo..pulang kak" kata Indah sambil meneteskan air mata, Indah kebingungan dengan suasana yang ada


"Kenapa nangis dek?" tanya Mathew sambil mengusap air mata Indah dengan lembut,


"Indah mau pulang kak" jawabnya sekali lagi, kaki Indah terasa sangat lemas saat itu


"Baiklah" sambil menggandeng indah Mathew mengantarkan pulang Indah ke hotel dan berpamitan dengab kedua orang tua Indah, dan Indah langsung melesat ke kamarnya dan mengunci dari dalam serta mematikan lampu kamarnya


"Yah Tuhan..., kok aku nangis yah..., ciuman ini ciuman pertama buat aku, ihh kok gini yah rasanya" Indah tidak merasa bahagia sedikitpun saat dicium di bibir oleh Mathew, bagi Indah perasaan ini sangat sulit di gambarkan, apakah Indah harus bahagia seperti teman temannya yang bersemangat ketika melakukan ciuman pertama, berbeda dengan Indah yang sangat tidak nyaman, ditambah dengan rasa malu pada dirinya sendiri membuat Indah semakin gelisah.


*Jangan lupa like yah readers


terima kasih untuk supportnya


walaupun masih sedikit yang baca tapi aku berterima kasih yang sangat besa untuk kalian semua


jangan lupa follow IG ku @ovie.el


see you.,

__ADS_1


__ADS_2