
Rencana Pendekatan kepada Indah rasanya menjadi berantakan bagi Mathew, sedangkan bagi Indah remaja yang masih belum punya pengalaman dalam bermain kata - kata seperti Mathew, sehingga membuat Indah malah salah paham.
"Loh, mau kemana dek?" panggil Mathew sembari mengejar Indah yang tiba - tiba saja berjalan meninggalkannya,
"Gak kemana mana kok, cuman ke kamar" sambil berlalu menuju ke arah kamarnya,
"Apa Kakak salah ngomong yah Dek?" tanya Mathew, sembari menepuk jidatnya bingung, itu semua tidak terlepas dari pandangan dan pendengaran Indah.
Mathew terus berlari mengikuti langkahnya Indah, dan menarik tangan Indah,
"Dek, kan kakak belum selesai ngomong Dek, jangan langsung di tinggalin dong..., itu kan namanya gak sopan Dek..., yah... dengerin dulu sebentar kakak ngomong sampai selesai, baru kalau Adek mau pergi ke kamar yah uda nggk apa - apa, yang penting jangan sampai kakak di tinggalin gini yah?... please yah Dek." Bujuk rayu Mathew membuat Indah jengah, tapi berpikir juga kalau benar tidak sopan pergi di saat orang sementara berbicara.
"yah sudah selesaikanlah cerita roman mu kak, aku akan dengan setia menjadi pendengar mu" Sahut Indah dengan memutar matanya (kebiasaan anak remaja).
"Jangan di putar gitu matanya, nanti kakak gemes loh.." Goda Mathew tertawa,
"Apa'an Sih?! Mau ngomong nggak ini?!"
"Iyah... iyah... duh... Adek galak amat.."
"Aku pergi nih kalau masih nggak jelas gini!!" Ancam Indah.
"Yah Tuhanku... iyah iyah... Huuuhhh...." Mathew menghembuskan nafasnya dengan berat,
"Indah..., apa kamu tidak memahami sinyal yang kakak berikan sama kamu Dek?" tanya Mathew sedikit frustasi.
"Duh.., Kak.., emangnya aku handphone apa pakai nangkap sinyal segala, maksudnya apa to kak??" celoteh Indah membuat Mathew semakin gemas dan semakin frustasi
"duhhh dasar anak kecil ini, tapi dia mampu membuatku jatuh hati pada pandangan pertama" guman Mathew keceplosan..
"Siapa anak kecil?? Jatuh hati sama siapa? maksudnya apa?" cecar Indah sontak membuat Mathew melongo dan menelan ludah karena sudah tidak paham lagi apa yang harus di perbuatnya
"Okay lah Indah, kamu mau tidak jadi pacar kakak?" tanya Mathew tegas pada Indah,
__ADS_1
Deg!!!! Jantung Indah seolah berhenti seketika dan hendak meloncat keluar karena syok mendengar pertanyaan dari Mathew,
"Apaan to kak? Indah gak suka kakak guyonan kayak gini, gak lucu kak!" jawab Indah sedikit kesal,
"Kakak serius, gak ada yang guyonan, tadi kakak ungkapkan secara halus adek tidak mengerti, kakak kasih sinyak di bilang bukan handphone, sekarang kakak to the point aja Dek, biar nggak muter - muter, Jadi gimana? Mau nggak?" wajah serius itu terlihat jelas dari tatapannya, dan tangan Mathew meraih tangan Indah dengan lembut,
"Kakak tidak sedang guyonan atau bercanda, kakak serius dan kakak akan menunggu kamu sampai selesai sekolah, bila Indah menerima kakak, besok kakak akan langsung bicara kepada papa mama Indah, Iyah Dek?"
lanjut Mathew sementara bagi Indah dunia berputar putar Indah bingung dan perlahan mencerna pertanyaan dan pernyataan dari Mathew, Jantungnya berdetak tak karuan, keringat dingin bercucuran, kaget sekaligus bahagia dan berbunga bunga namun antara percaya tidak percaya serta malu, dalam hatinya campur aduk semua perasaan jadi satu di saat yang bersamaan.
"hmmm entahlah kak, Indah bingung" jawab indah dengan polosnya, "jawab aja dengan cepat adek, kakak gak mau di gantung dengan jawaban entahlah" kata Mathew serius,
"Kita memang tidak seumuran Dek, Kakak tau kita memang terpaut jauh, jadi kakak akan lebih mengalah sama Adek, kita jalani apa adanya gitu Dek.., Tolong Dek... jangan buat kakak nggak bisa tidur lagi, jawab aja iyah atau nggak gitu, biar lega" pinta Mathew kepada Indah,
Indah berpikir sejenak beberapa menit dan melihat kegelisahan terlihat jelas lada Mathew, membuat Indah akhirnya menjawab,
"Iyah uda, Indah mau jadi pacar kakak"
"Loh kok jawabannya kayak gitu," Mathew serasa tidak puas dengan jawaban Indah, namun Mathew segera sadar bahwa Indah masih sangat remaja berbeda dengannya yang sudah terbilang dewasa, secara usia mereka terpaut beda 7 tahun Mathew lebih tua dari Indah, sebelum Indah berubah pikiran Mathew langsung memegang tangan Indah dan mengecup lembut kening Indah dengan berkata "Terima kasih yah dek, besok kakak akan minta berbicara dengan papa mama kamu, Yah uda adek istirahat yah..., kakak mau pulang dan tidak mau mengganggu kamu, terima kasih juga malam ini kakak bisa tidur nyenyak nggak seperti kemarin - kemarin hehehehe, bentar lagi juga Apel malam rutin di Barak, " Pamit Mathew dengan wajah sumringah.
#Gelisah
"Om.., Tante...,ada yang ingin Mathew bicarakan mengenai Indah"
Mendengar pembukaan kalimat yang di ucapkan oleh Mathew, papa dan mama Indah serasa sudah punya firasat,
"Ada apa Mathew?" tanya papa Indah menatap Mathew bergantian dengan Indah.
"Om, Tante, Mathew mau minta ijin untuk menjalin hubungan pertemanan yang sangat dekat dengan Indah, dan akan selalu menunggu Indah sampai selesai sekolah, Mathew serius dengan Indah om..te.." lanjut Mathew berusaha meyakinkan kedua orang tua Indah.
"Om dan Tante hanya minta untuk kamu jaga anak om dan tante yah..., karena Indah masih kecil, usianya baru 14tahun, seharusnya belum boleh pacar pacaran, namun karena Mathew bilang mau menunggu dan jujur maka om dan tante mengijinkan, asal jangan macam macam yah pacarannya yang normal normal aja, ingat usia dan masa depan Indah masih sangat panjang" ucap papa Indah dengan tegas.
Di tempat duduknya Indah sangat gelisah dengan keadaan yang sangat canggung ini, namun Indah lega tanpa harus backstreet lagi seperti pacarannya dengan Patrick (cinta monyetnya)
__ADS_1
"Terima kasih banyak om dan tante atas kepercayaannya kepada Mathew, Mathew akan jaga Indah baik baik" jawab Mathew dengan penuh meyakinkan.
"Don't judge the book by the cover!!!"
benar saja pepatah ini,
Dari jauh terlihat bagaikan domba belum tentu dia adalah Domba...
bagaimana ketika dekat ternyata dia adalah serigala berbulu domba,
yang telah haus akan Darah domba tak berdaya di hadapannya.,
so keep save your self...,
yang pahit jangan lekas buru buru di lepeh
yang manis jangan lekas buru buru di telan
*
*
*
*
*
jangan lupa Like dan coment yah kakak
minta dukungannya untuk novel pertamaku ini
dan jangan lupa follow IG ku yah
__ADS_1
@lizbet.lee untuk dapat info terbaru 😁