
Liu Huan dan monster hydra saling menatap satu sama lain, keduanya siap untuk bertarung sampai mati. Dalam sekejap, Hydra dengan cepat melemparkan kepalanya ke arah Liu Huan, tetapi Liu Huan berhasil menghindar dengan kecepatan yang luar biasa.
Liu Huan dengan cepat meluncur maju dan memotong kepalanya dengan pedangnya, tetapi Hydra berhasil menghindar dengan menundukkan kepala dan menyerang Liu Huan dengan ekornya. Namun, Liu Huan menghindar dengan cepat dan mengarahkan pedangnya ke ekor Hydra.
Hydra merasa kesakitan dan meraung, lalu memukul pedang Liu Huan dengan kepalanya dan membuatnya terlempar jauh. Namun, Liu Huan dengan cepat bangkit dan meluncur kembali ke tempat Hydra berada.
Hydra yang terus meronta-ronta dan menyerang Liu Huan dengan seluruh kekuatannya, tetapi Liu Huan dengan cepat menghindar dan meluncurkan serangan balik yang mematikan. Dia memotong kepala Hydra dan membagi tubuhnya menjadi dua bagian dengan pedangnya.
Setelah itu, Liu Huan jatuh ke tanah dan merasa sangat lelah, disaat Liu Huan terkapar di tanah monster itu mulai beregenerasi.
Bekas serangan yang di berikan oleh Liu Huan sembuh dengan perlahan-lahan.
"Sial, bagaimana cara mengalahkan nya" gumam Liu Huan
[Tuan saya dapat membantu anda]
"Beri tahu aku sistem"
[Saya bisa memasuki kesadaran anda dan mengganti kan anda mengalahkan monster itu]
"Sepertinya boleh juga, kalau begitu aku serahkan kepada mu"
Seketika kesadaran Liu Huan menghilang, dan ketika ia kembali membuka mata, ia berada di sebuah ruangan yang gelap dengan hanya sebuah monitor besar di depannya. Dari monitor itu, Liu Huan dapat melihat kejadian yang terjadi pada dirinya.
Diri Liu Huan yang telah diambil alih oleh sistem, mengalami perubahan. Matanya berubah menjadi berwarna merah, dengan rambut yang sedikit berwarna merah di setiap ujungnya, dan aura yang sangat berbeda.
[Menganalisa cara bertarung terbaik]
[Analisa selesai, Teknik berpedang tahap Akhir : Tanpa Awan]
Setelah analisis selesai, Liu Huan merasakan lonjakan kekuatan yang mengalir ke bilah pedangnya. Dengan aura yang mengerikan, sistem melancarkan serangan kuat melalui tubuh Liu Huan.
Ketika serangan itu mengenai Hydra yang sedang mencoba untuk meregenerasi dirinya, sebuah ledakan besar terjadi. Ledakan itu menyebabkan gempa yang cukup kuat, sehingga para kultivator yang berada di sekitarnya terhempas oleh angin yang dihasilkan oleh kekuatan Liu Huan yang telah diambil alih oleh sistem.
Setelah memasukkan pedangnya kembali, debu yang menutupi area pertarungan Liu Huan dan Hydra menghilang. Semua orang sangat terkejut.
Dengan beberapa tetua dan kultivator hebat bersama mereka, mereka tidak dapat mengalahkan monster itu. Namun, Liu Huan yang hanya seorang diri bermodalkan sebuah pedang bisa dengan mudah membunuh monster itu dengan satu kali tebasan.
__ADS_1
[Lapor, Musuh berhasil dikalahkan. Mengembalikan kesadaran tuan rumah]
Karena tujuan telah tercapai, sistem mengembalikan kesadaran Liu Huan yang terkurung di sebuah tempat yang gelap. Ketika proses itu terjadi, tubuh Liu Huan yang tidak memiliki kesadaran pingsan dan terkapar jatuh ke tanah.
Shiori yang melihat hal itu langsung segera berlari ke arah Liu Huan. Dengan wajah yang khawatir, ia mencoba untuk membangunkan Liu Huan, namun ia sama sekali tidak mendapatkan respon darinya.
Ketika itu, serangan yang diberikan oleh sistem ternyata masih tidak cukup untuk mengalahkan Hydra. Gumpalan darah dan kepingan tubuhnya kembali menyatu.
Qi Zuyan yang dari tadi mencoba untuk menyerap pil yang diberikan oleh Liu Huan akhirnya berhasil menembus ranah Master Realm tahap akhir.
Ia membuka matanya dan bergerak dengan cepat menggunakan pedangnya.
"Cukup sampai di sini, buat lingkaran penyegelan cepat!" perintah Qi Zuyan.
Para kultivator yang masih sanggup berdiri segera mengambil posisi mereka. Qi Zuyan yang melihat Hydra yang beregenerasi tidak ingin memberikan waktu.
Ia dengan lantang menggunakan teknik penyegelan yang telah diturunkan dari tetua sebelumnya.
"Teknik penyegelan: Bloom Lotus"
Sebuah bunga lotus mekar di sekitar segel. Bunga itu semakin lama semakin besar hingga menutup hydra yang sedang melakukan regenerasi. Bunga itu menarik hydra ke bawah lalu menghilang dan hanya meninggalkan daun-daunnya yang jatuh.
Semua orang yang berada di sana akhirnya bisa bernafas lega setelah pertarungan yang sangat melelahkan.
Qi Zuyan yang melihat Liu Huan di pangkuan Shiori langsung menuju ke sana.
"Bagaimana keadaannya?" tanya Qi Zuyan.
"Untuk sekarang, saya rasa Liu Huan pingsan karena terlalu banyak menggunakan Qinya," balas Shiori.
"Begitu ya."
Melihat Shiori yang sangat khawatir dengan Liu Huan, membuat Qi Zuyan penasaran.
"Jika boleh tahu, apa hubunganmu dengan Liu Huan?" tanya Qi Zuyan.
Dengan perkataan yang mantap, Shiori menatap mata Qi Zuyan.
__ADS_1
"Dia adalah suamiku."
Mendengar hal itu, Qi Zuyan tersenyum. Ia memberikan ucapan selamat kepada Shiori karena telah mendapatkan suami yang luar biasa. Berkat Liu Huan, ia dapat menembus ranah master realm tahap akhir dengan mudah.
Mengetahui hal itu, perasaan yang mengganggu Shiori dari dulu mulai menghilang. Setelah kejadian yang dialaminya, Shiori yakin dengan pesan yang ditulis oleh Liu Huan itu.
Walaupun begitu, sebagai seorang istri, adalah hal yang wajar untuk khawatir terhadap keadaan suami. Apalagi ketika ia jauh atau ketika ia sedang berhadapan dengan sosok yang luar biasa. Namun, sebagai seorang istri, ia tidak dapat membantunya.
Karena pertarungan sudah selesai, Qi Zuyan menawarkan diri untuk membantu mereka menuju ke penginapannya yang berada di dalam kota.
Melihat Liu Huan yang sekarat, Shiori dengan senang hati menerimanya. Qi Zuyan memanggil para kultivator untuk menggabungkan pedang mereka dan mengangkat Liu Huan yang sedang pingsan.
Sementara itu, di sisi lain, Liu Huan yang berada di ruangan gelap itu bergumam.
"Aku tidak pernah tahu jika sistem bisa melakukan hal seperti ini."
Ketika itu, sebuah cahaya muncul dari atas.
"Liu Huan, Hydra sudah berhasil dikalahkan. Bangunlah dan kembalilah ke tubuhmu."
"Syukurlah. Sebelum itu, bukankah ini pertemuan kedua kita, sistem?" tanya Liu Huan.
"Benar juga. Menggunakan wujud yang seperti ini adalah kedua kalinya saya lakukan," jawab sistem.
"Sebelum itu, bolehkah aku bertanya sesuatu? Sebenarnya, apa tujuanku untuk datang ke dunia ini?" tanya Liu Huan.
"......"
"Begitukah? Ternyata kamu pun tidak dapat menjawabnya," kata Liu Huan.
"Maafkan saya, akses yang diberikan untuk hal itu sangat terbatas"
"Baiklah, kalau begitu, sampai jumpa lagi, sistem"
Liu Huan perlahan-lahan memudar dari tempat itu dan menghilang bersamaan dengan cahaya yang mengobrol dengannya.
"Sabarlah, Liu Huan. Perjalanannya masih panjang. Suatu saat kau pasti akan mengetahui tujuan kenapa aku me-reinkarnasi mu ke dunia ini"
__ADS_1
Seorang pria dengan wajah yang samar-samar duduk di sebuah singgasana sambil mengamati ribuan layar yang mengambang di depannya.