Aku Kedua Juga Terluka

Aku Kedua Juga Terluka
Tunggu aku.


__ADS_3

Syukurlah hari ini Mall tidak terlalu ramai mungkin mereka lelah atau mungkin masih tidur, karena kemarin kebanyakan orang merayakan pergantian tahun.


Selain sepi sudah tidak ada pekerjaan yang harus Meta kerjakan di toko.


Balas chatnya Saif ah pikirnya.


" Hai teman yang jauhπŸ›«, sorry ngga balas ucapannya."


Belum ada balasan, setelah nunggu sepuluh menit.


" Iya. Paling kamu juga asik ngobrol sama teman-teman kamu."


" Iya trus aku sampai rumah jam setengah tiga pagi, jadi langsung tidur."


" Ngobrol sampai jam segitu πŸ€”πŸ€”?."


"Ngobrol nya sih Samapi jam satu, ini karena mengantar teman satu per satu jadi agak lama."


" Kamu di antar juga?."


" Iya. masa' mau di tinggalin di jalanπŸ˜”."


" Siapa tau 😜😜😜."


" Temanku ngga ada yang setega itu..yeee."


" Meta... lagi makan ayam betutu, mau ngga?"


" engga makasih."


" Ngga mau makanan enak ?."


" Engga.. percuma mau, orang kamu jauh."


" πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚"


" Ya sudah habiskan dulu ayam betutu nya, aku mau ngambil barang."


" Ok. nanti di telepon apa tidak?."


" Terserah kamu, kamu kan yang punya kuota."


" Ok. Nanti aku telepon."


" Ok."


Meta letakkan handphone di laci toko, ia berjalan ke pintu toko dan berdiri disana, Meta menengok toko kanan kiri memang juga sepi.


Seorang karyawan toko sebelah kiri dari toko Meta keluar dari tokonya dan menghampiri Meta. Toko sebelah kiri itu Number 61, toko fashion baju cewek dan cowok yang trendy.


" Meta.. sepi juga kah toko kamu?" dia bernama Ratna.


" Iya Ratna...Mungkin nanti malam baru rame Mall nya."


" Kemana tadi malam sama teman?."


" Di lapangan Koramil."


" Pasti rame disana?."


" Banget, kamu kemana?."


" Ke rumah Jojo bakar-bakar ikan."


" Enak tuh cocok di makan malam."


"Meta ada yang cari kerja nggak, ini toko ku mau buka cabang lagi jadi butuh karyawan cepat."


" Kalau aku ngga ada bayangan coba nanti kamu tanya Cindy, tempo hari ada saudara nya yang mau cari kerja."


" Jam berapa Cindy datangnya?."


" Sebentar lagi juga datang dia shift middle."


Ada rekan Ratna yang memanggilnya, " mbak Ratna ada telpon dari Jakarta."


Setelah itu dengan cepat kembali ke tokonya sambil melambaikan tangannya.


Cindy sudah datang dan aku menghampiri dia di dekat etalase cincin." Cin..sodara kamu yang kemarin cari kerja sudah dapat apa belum?."


" Belum mbak"


" Toko sebelah lagi cari karyawan tuh, sapa tau rejeki nya sodara kamu."


" Mbak tau dari mana?."


" Tadi Ratna kesini lalu bilang itu."


" Boleh juga itu mbak."


" Ya sudah kamu kesana, kamu tanya dulu."

__ADS_1


" Boleh mbak?."


" Boleh tapi jangan lama-lama aku kan mau istirahat."


" Siap mbak, aku kesana sebentar."


" Oke."


Sambil menunggu Cindy kembali dari toko sebelah, Meta mau menchat Eca buat teman istirahat bareng, " Eca kalau istirahat aku ikut ya kita sama-sama?"


" Sorry Meta...ada bos ku di toko aku ngga bisa istirahat sekarang"


" Oke."


Cindy datang aku pergi istirahat.


" Sendiri mbak?."


" Iya. Ajak Eca tapi di toko dia ada bosnya, dia ngga bisa istirahat sekarang."


" Mbak mau makan dimana?."


" Belum tau Cindy."


" Aku nitip makan apa aja yang mbak makan. aku malas keluar mbak."


" Oke, aku istirahat dulu."


" Iya mbak."


Sebetulnya Meta jarang istirahat sendirian, selalu ada teman yang ikut bersamanya. Meta berjalan sambil berpikir mau makan dimana, Kantin hari ini libur jadi tidak mungkin kesana.


Ia putuskan makan mie Aceh kira-kira 300 m sebelah kanan dari Mall. Cari tempat yang nyaman saat makan sendiri di mie Aceh Bang Jek yang lumayan terkenal juga. Daripada sendiri lebih baik Meta chat Saif, dia orang yang paling setia sebagai teman chat.


" Temani aku makan πŸ˜†."


Langsung ada balasan dari dia.


" Tumben minta temani makan."


" Iya aku istirahat sendiri."


" Biasa nya sama teman?."


" Iya mereka sudah istirahat dahulu trus ada yang libur."


" Ya udah aku temani. makan apa ?."


" Belum datang mie nya?."


" Belum. sedikit antri sih."


" Duh kasian banget.. Pasti sudah lapar."


" Lumayan"


" Kok tadi ngga makan di food court di lantai atas saja."


" Bosan.. Bayangin mie Aceh jadi pingin trus kemari."


" Lain kali ajak aku kalau kamu istirahat lagi."


Meta tersenyum bacanya


" Jamu sampai sini jam istirahat ku udah selesai "


" Ya engga donk kalau janjian dulu."


" Iya lain kali aku ajak."


" Bener nih kamu ?."


" Iya kalau kamu mau."


" Ya jelas mau lah sama nona Meta ku."


" Ihhh pakai Meta ku segala. Pesananku sudah datang, aku sambil makan ya."


" Iya .. pelan-pelan awas panas."


" Enak lho. kamu mau?."


" Mau.. suapin ya?."


" Eem nih."


" Sudah habiskan dulu."


" Ya."


Meta menikmati mie sepiring mie Aceh yang berkuah, karena enak Meta jadi lupa kalau ia makan sendirian. Makanan yang sedap selalu buat hati senang.

__ADS_1


Mie Aceh Bang Jek banyak pelanggannya karena rasanya khas banget dan mantap, rasa nya mantap karena bang Jek sendiri memang asli orang Aceh jadi sudah tidak di ragukan kalau mie Aceh nya benar-benar menggoyang lidah.


Sepiring mie telah habis, Meta memesan satu lagi di bungkus untuk Cindy, Untungnya Cindy ngga rewel dalam makanan jadi dia pasti suka mie Aceh ini. Pesanan belum datang Meta habiskan dulu jus alpukat yang tinggal setengah dan ia chat Saif.


" Aku sudah selesai makan."


" Iya. Hati-hati saat kembali ke mall. Kalau sudah pulang aku telepon."


Terlalu kenyang membuatnya tak bisa berjalan cepat di tambah lagi Meta pakai highheels, jadi berjalan pelan sambil menikmati udara malam. Udara tahun yang baru membawa harapan bagi semua orang.


Terlihat ada sepasang kekasih berada di dalam toko sedang berdiri di etalase cincin, mungkin mereka ingin mencari cincin tunangan.


Meta langsung masuk ke gudang untuk meletakkan makanan Cindy.


Sepasang kekasih itu sedang sedikit beradu mulut karena berbeda pendapat dalam memilih cincin. Biasa terjadi di sini sering kali si wanita lebih cerewet dengan hal sekecil apapun, ujung-ujungnya nya si pria yang mengalah. Mungkin ini hanya terjadi sekali seumur hidup maka si wanita ingin terlihat sempurna dan tidak pilihan lain bagi pria untuk mengalah, karena hal ini termasuk membahagiakan si wanita. Semua karyawan di Julia Jewelry suka tertawa jika menemukan pasangan yang begini.


Usai sepasang kekasih itu meninggalkan toko Meta menyuruh Cindy makan, keburu mie nya dingin.


" Enak mbak mie Aceh nya. di mana beli nya?"


" Itu di sebelah kantor J & T."


" Aku ngga pernah tau di situ ada mie Aceh."


" Sudah lama disitu kamu kali yang lihat."


" Bisa jadi.. Aku kalau di jalan memang ngga pernah lihat kanan kiri."


" Pantas kamu ngga tau di situ ada mie Aceh."


" Kapan-kapan mau lihat tempatnya."


Seperti biasa setengah jam sebelum tutup Meta dan Cindy bersih-bersih toko.


" Cindy besok jangan lupa tanyakan stok untuk gelang golden safir di pusat."


"Oke."


" Yuk kita pulang."


Besok Meta libur.


Meta dan Cindy jalan bareng menuju parkiran, parkir khusus karyawan Mall.


Meta pulang terlebih dahulu sedangkan Cindy masih nunggu teman yang mau nebeng sama Cindy.


Saif mempunyai alarm sendiri saat menelpon Meta pada malam hari , jam 23.00 dan telepon selama satu jam.


" Sudah ngga mau makan lagi?," tanyanya


" Masih kenyang porsi mie Aceh nya banyak."


" Meta .."


" Apa?."


" Beberapa hari lagi aku pulang?."


" Iya terus kenapa?."


" Tunggu.in aku."


" Kayak anak kecil aja pake ditunggu.in."


" Aku cuma mau kamu nunggu aku."


" Aku juga ngga kemana-mana."


" Sudah pulang saja dulu."


" Aku harap kamu ngga berubah."


" Aku semakin ngga paham apa yang kamu maksud."


" Pokok nya tunggu aku.."


" Rumahku ngga kemana-mana jadi tidak perlu ngomong gitu."


" Jelaskan nanti waktu kamu pulang."


" Dua bulan ngga ketemu kamu ternyata cukup sulit."


" Bohong... Buktinya kamu sanggup disana dua bulan."


" Bagaimana kalau lebih dari dua bulan ???."


" Apanya?."


" Kamu sudah ngga konsentrasi Meta. Met malam. Met tidur.


" Kamu juga."

__ADS_1


Apa yang tersembunyi dalam hati setiap orang. Bisakah orang lain yang menyingkap rahasia seseorang agar tidak saling melukai.


__ADS_2