Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya

Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya
Eps. 13 Tugas baru di hari libur


__ADS_3

Keesokan harinya...


Hari ini hari raya imlek, aktivitas kantor dihentikan(libur)...


Bos muda bingung harus ngapain di hari libur ini.... seketika ia mengingat hobby citra...


waktu menunjukkan pkl. 05.30...


"Ting... ting..." (bunyi nada pesan di ponsel Riko) Riko yang baru saja terbangun langsung melihat pesan dari bosnya... "Rik, tolong antarkan perlengkapan bulu tangkis pada pkl.07.00 pagi ini".... (isi pesan yang diterima) " baik tuan"... (balas Riko)...


Pada saat sarapan....


"habis sarapan, ikut aku ke ruang kerja... ada tugas baru untukmu" (tutur bos muda)... "baik tuan muda" (jawab citra yang hanya mengkuti perkataan bosnya, karena dia merasa berhutang pada bosnya itu)


setelah sarapan, citra tidak langsung ke ruang kerja bosnya, ia masih ke kamarnya untuk melihat kembali daftar tugasnya,,, dan ternyata betul, bahwa tidak ada tugas di hari libur... "harusnya hari ini aku bisa rehat sejenak, tapi gk pa-pa lah.... yang penting hutangku cepat lunas biar aku bisa fokus untuk rehab rumah orang tuaku... " gumam citra....


sementara di ruang bawah....


"pagi tuan, ini pesananya... " (sapa Riko sambil menyodorkan apa yang diminta bosnya lewat pesan subuh tadi)....

__ADS_1


"terima kasih,,, kamu boleh kembali, dan nikmati hari liburmu" (jawab bos muda)... namun Riko rupanya tidak mendengar apa kata bosnya, matanya sedang melihat keliling ruangan besar itu... "Hei... siapa yang kamu cari? rupanya kamu sedang mencari seseorang.... (teriak bos muda yang menyadarkan perhatian Riko yang dari tadi hanya bengong mencari seseorang)... " maa... maaf tuan, bukan siapa-siapa... akuhanya sedang berpikir, hari ini hari libur, bagaimana kalau saya mengajak sek. Citra untuk keliling jakarta, setidaknyaia bisa mnghafal jalur dari rumah ke kantor😜"... Jelas Riko... "Gk bisa.. ada tugas penting yang harus dia kerjakan dari rumah"... kamu boleh bersenang-senang dengan teman-temanmu, karena kesempatanmu hanya hari ini untuk kumpul bersma teman-temanmu.... "(jawab bos mifa tegas)... " hmmmmmm,,, kesempatanku lagi-lagi tertunda"(gumam Riko dalam hati),,, "baiklah Tuan... terimaksih. .. saya permisi(pamit riko dengn sedkit kecewa)..


Bos muda pun berlari kecil menaiki anak tangga rumah itu, menuju ruang kerjanya di lantai 3. sesampainya di sana bos muda kaget melihat sek. nya sudah berdiri di depan pintu. " kamu? sejak kapan kamu berada di sini?" (tanya bos muda, kaget).... "baru saja tuan muda"... (jawab citra, menunduk)... " hmmm baiklah, ayo masuk,... " seru bos muda sambil melangkah masuk di ruangan kerja dan diikuti oleh citra)....


setelah di ruangan kerja, bos muda langsung duduk di sofa yang berada di samping meja kerjanya, sedangkan citra hanya berdiri sambil bengong, di mana ia harus duduk....


"kenapa bengong? duduklah di sini" (ucap bos muda sambil menunjukkan bagian sofa yang masih kosong di sampingnya).... "apa? aku? duduk di samping bos muda? " (guman citra dalam hati sambil bengong)... "maaf tuan, tapi aku rasa aku tidak layak... "(jawab citra menunduk)... " kenapa? emang apa bedanya kamu sama aku? aku bukan Tuhan... ayo cepat duduk.... (jwab bos muda ngotot) "ba... baiklah tuan".... (sahut citra, sambilragu-ragu melangkah ke samping bosnya...) " sebelum dapatkan tugas barumu, dengarkan peraturan yang kau patuhi.


"1. status bos dan sekretaris hanya berlaku saat di kantor.


2. Aku tidak ingin mendengar sapaan tuan/bos saat di rumah atau sebelum pkl. 07.30 dan sesudah pkl. 17.00


3. Aku tidak ingin mendengar bahasa-bahasa formal selain pada pkl. 07. 30\_17.00, dsb..... "


Citra yang kaget dengan ucapan bosnya hanya melongo, jantungnya berdebar kencang.... ia membuang nafas perlahan dengan halus,perasaannya menjadi kacau saat mendengar bosnya bilang bercanda....


"hmmm.... sejak kapan kamu mengenal Alekso? (bos muda sengaja bertanya seolah tidak mengetahui hubungan Alekso dan citra)


" sejak kecil, kami tetangga... dari SD hingga SMP kami selalu berada di sekolah yang sama...bentar lagi dia mungkin akan menjadi kk iparku" (jelas citra sambil tersenyum lebar mengingat kekonyolan masa kecilnya dan Alekso) ... "hmmmm begitu rupanya.... menurutmu, siapa Alekso bagimu? " (gumam bos muda sambil bertanya)... "bagiku dia adalah sosok sahabat dan kk yang selalu melindungiku waktu sekolah, dan selalu mendukungku hingga saat ini".... (jelas citra serius)..... " menurutmu, seperti apa seorang arifin... eh ..maksudnya aku bagimu? ".. (tanya bos muda penasaran).... " emmmm.... menurutku, bos orang yang sangat baik dan peduli terhadap orang lain... bos termasuk sosok pelindung... terdapat kemiripan antara bos dan Alekso...mungkin saja bos lebih baik dari alekso, hanya saja saya belum begitu mengenal bos".... (jelas citra dengan sedikit memuji, bukannya menjilat, tapi mang itulah kenyataannya).... bos muda yang mendengar sedikit pujian dari citra, membuat hatinya meleleh, jantungnya berdetak sangat kencang, mukanya memerah dan perih seperti baru saja ditampar seseorang..." kamu bisa aja... hehehehe(jawab bos muda sambil tertawa kecil)..... "kalau gitu, apa aku aku bisa jadi sosok kk bagimu di kota besar ini?... (tanya bos muda)... " tentu... dengan senang hati... (jawab citra bersemangat),, sesaat wajahnya berubah,,,, "tapi..... "... (lanjut citra, namun sebelum ia melanjutkan kalimatnya...)

__ADS_1


" baiklah... lupakan bos dan sekretaris,,, anggap aja ini pertemuan pertama kita di negri asing.... Ayo kita mulai dengan perkenalan (sahut Bos muda bersemangat)...


"Hi, aku arifin.. (tutur bos muda sambil menyodorkan tangannya ke citra)


dengan ragu-ragu citra menyambut tangan bosnya " Hi,, Arifin...aku citra".... (jawab citra)


"hmmmm... kalau dilihat-lihat, rupanya kamu ini geg bali ya? aku juga Bli dari bali lho... bolehkah kita kita bershabat di negeri asing ini? " (tutur bos muda sambil memandangi wajah cantik citra)... "kok tau? serius?... tentu.... (tanya citra citra sambil menyetujui tawaran bosnya, dan kedua tangan mereka masih saling berjabat)... " ya taulah... aku serius... bagaimana,deal kita sahabatan?"(ucap tuan muda meyakinkan)


"deallll".... (jawab citra singkat dengan tegas)... keduanya bersorak gembira...


" baiklah...... mari kita rayakan persahabatan ini dengan bermain Bulutangkis...."(sorak arifin gembira....)


Permainan pun di mulai.... permainan yang sangat amat seru... bukan antara bos dan sekretaris melainkan antar duo sahabat....


Di tengaj-tengah permainan, arifin tidak sengaja memukul kock dengan sangat keras hingga mendarat di mata indah citra... "awwww.... sakittt" jerit citra kesakitan... air matanya tidak berhenti mengalir.... Arifin dengan rasa bersalahnya berlari menghampiri citra yang yang sedang menggosok matanya .... tanpa segan, arifin menurunkan tangan citra dan langsung meniup mata citra... "maafkan aku cit, aku gk sengaja melakukannya"... (ucap arifin dengan rasa bersalahnya?)... " gk pa-pa... entar juga sembuh..." Arifin yang panik dan bingung harus berbuat apa, menuntun citra kembali ke ruang kerja, menyandarkan citra di sofa, lalu ia segera mengambil kotak P3K yang ada di laci, dan syukurlah ia menemukan sebotol Insto di kotak itu... tanpa menunggu lama, ia langsung, meneteskan beberapa tetes insto ke mata citra yang sakit sambil meniup secara perlahan, setelah itu ia mngoleskan salap mata di area klopak mata citra yang sakit.... setelah beberapa menit, citra mulai merasa sedikit lebih baik.... "untuk hari ini cukup... kita akan lanjut lagi esok hari. sekarang kembalilah ke kamar dan beristirahatlah,,,, sampai jumpa di waktu makan siang...." (kata arifin) "tapi bagaimana dengan tugas baruku? "... (tanya citra)... " nanti aja, setelah kamu benar-benar membaik"... (ujar arifin)... "baiklah... kalau gitu aku permisi".... (jwab citra sambil melangkah keluar dari ruang kerja bosnya)....


Sesampainya di kamar, citra duduk di tepi ranjang sambil tersenyum bahagia, membayangkan kembali kejadian hari ini....


sementara di ruangan kerja.... arifin begitu bahagia, terkadang ia tertawa, senyum, pokoknya ada aja tingkah lucunya ketika membayngkan kejadian hari ini....

__ADS_1


namun seketika ia menajdi gelisah, memikirkan perkataan riko yang ingin mengajak citra di hari libur.... " apa jangan-jangan...... tidak,,, tidak mungkin.... Tuhan jangan biarkan itu terjadi... hanya Kau yang tau isi hatiku saat ini" (gumam arifin, seolah sedang berbicara dengan Tuhannya)....


Bersambung.... ➡️


__ADS_2