
sehari setelah wisudah, citra memutuskan untuk membantu pekerjaan ibunya sebagai tukang cuci di rumah salah satu konglomerat di kota itu... bukan karena ia tidak ingin mencari kerja yang cocok dengan profesinya, tetapi berhubung ibunya sedang kurang sehat, sehingga ia berpikir untuk menggantikan ibunya mencuci dan menyetrika seluruh pakaian di kediaman konglomerat itu.
waktu menunjukkan pkl. 08.00 waktu setempat. Seperti biasa, ini saatnya ibu wati dan suaminya mulai beraktivitas. pak ayus pergi ke tempat pemulung, dan ibu wati pergi bekerja di rumah konglomerat tersebut. Hari ini Citra yang akan berangkat menggantikan ibunya... Ia berjalan kaki selama 45 menit, akhirnya tiba juga ia di tempat tujuannya. Citra melihat di gerbang gedung tinggi tersebut ada dua orang security yang sedang berjaga...
"Selamat pagi pak, permisi,,, saya anaknya bu wati yang bekerja di rumah ini. kebetulan hari ini ibu saya sedang tidak sehat jadi saya yang akan menggantikannya. bolehkah saya masuk?pak" (sapa citra kepada kedua penjaga itu sambil menjelaskan maksud kedatangannya, sekaligus meminta ijin untuk masuk ke gedung besar itu). "oh,,, mari non, silahkan masuk (sambut seorang penjaga sambil membukakan pintu gerbangnya). " terimaksih pak" (ucap citra sambil menunduk kepada kedua penjaga itu).
Citra pun memasuki halaman gedung itu. Dengan ragu-ragu citra melangkahkan kaki memasuki rumah itu." tok... tok... tok... "(citra mengetuk pintu rumah itu). " ceklek.".... tiba-tiba pintu rumah terbuka. "Selamat pagi bu, saya citra. anaknya bu wati. hari ini saya akan menggantikan ibu, karena ibu sedang kurang sehat" (sapa citra, kepada wanita paruh baya yang membukakan pintu). "selmat pagi juga nak citra, Mari saya antar ke dalam" (sahut bibi sukla yang adalah ART satu-satunya di rumah besar itu).
dengan perasaan gugup dan ragu, citra melangkahkan kakinya memasuki rumah besar itu.
__ADS_1
sampai di ruang tamu, terlihat nyonya besar sedang duduk sambil memainkan handphone genggamnya. "selamat pagi nyonya, ijin. ini nak citra, putrinya Bu wati. hari ini nak citra akan menggantikan ibunya, karena beliau sedang sakit" (kata Bi sulkla kepada nyonya besar rumah itu, yang menjelaskan maksud kedatangan citra). "Selamat pagi nyonya", perkenalkan saya citra" (lanjut citra memberi salam kepada nyonya sambil membungkuk).
selamat pagi juga, , , kamu ikutlah bersama bu sukla. beliau akan menjelaskan tugas kamu" (kata nyonya)." Baik nyonya,,, terimakasih" (jawab Citra).
mereka pun beranjak meninggalkan nyonya besar, dan langsung menuju ke dapur, sesampainya di dapur setelah bu sukla menjelaskan tugas citra, bu sukla mengantar citra ke ruang cuci, lalu ia meninggalkan citra di sana, lalu ia pun mulai melakukan tugasnya.
"Rupanya majikan di sini orangnya baik ya,,, terutama nyonya besar, beliau menyapaku dengan ramah.... " (gumam citra).
waktu menunjukkan pkl. 17.00 waktu setempat. pekerjaan citra sudah selesai. huhhhhh,,,, citra menarik nafas panjang lalu membuangnya dengan kasar.... rupanya ia begitu lelah... sejenak ia berpikir bagaimana ibunya bisa melakukan pekerjaan seberat ini tanpa mengeluh?...
__ADS_1
Setelah ia selesai dengan pekerjaannya, citrapun kembali ke dapur untuk menawarkan bantuan kepada bu sukla, kali aja ada yang bisa ia bantu. "permisi bu, saya sudah selesai dengan tugas saya. apa ada lagi yang bisa sya kerjakan? " (tanya citra)... mari nak citra, saya antarkan ke nyonya" (ajak bu sukla).
Tok.. tok... tok... terdengar suara ketukan pintu, dan nyonya besar pun segera membuka pintu kamar. "ijin,, nyonya. nak citra sudah selesai" (kata bu sukla). "Baiklah,,, kamu boleh kembali bekerja. dan citra tunggu saya di ruang tamu" (seru nyonya).
Citra menunggu di ruang tamu sambil memanjakan matanya dengan hiasan-hiasan mewah yang ada di ruangan itu. Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki mendekati ruang tamu. " Citra,,,Kamu boleh kembali ke rumahmu sekarang, pekerjaanmu di sini sudah selesai" (kata nyonya). "Dan ini, untuk kerja kerasmu hari ini". jangan lupa singgah belikan obat untuk ibumu ya,,, (lanjut nyonya sambil memberikan sebuah amplop ke tangan citra). " Terima kasih banyak nyonya, kalau begitu, saya pamit nyonya... " ( kata citra)... Baiklah... kamu hati-hati di jalan (jawab nyonya)...
Citra pun bergegas meninggalkan rumah besar itu. dalam perjalanan, ia tidak henti_hentinya bergumam tentang kebaikan majikan ibunya....
sesampainya di rumah🌺🌺🌺.....
__ADS_1
Bersambung~