Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya

Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya
Eps.29 pura-pura mabuk


__ADS_3

Siang itu sekitar pkl 14.00 Arifin dan juga bi Ani menuju lokasi yang dikirim oleh para misterius itu. Tepat di sebuah masjid, terlihat seorang wanita berkebaya putih bersama rombongannya sedang menunggu di depan masjid itu. Arifin dan bi Ani segera turun dari mobil, dan mereka disambut dengan sangat baik. Arifin berjalan dengan wajah yang penuh amarah. Ia melewati para tamu yang sedari tadi menunggu kedatangannya. semua orang mulai bertanya-tanya. "sayang,,,ayo...kita menikah.aku udah gk sabar" tiba-tiba Arifin berteriak dari pelaminan yang didekor dengan sangat elegan. letaknya tepat di samping masjid itu. Arifin pun mencari penghulunya.." penghulu,,,penghulu mana?segera sahkan kami saat ini juga" teriak Arifin. semua tamu yang hadir ternganga seakan tak percaya dengan apa yang sedang mereka lihat.


Sementara di tempat lain, Pak Djoko dan Citra sedang disiksa oleh sekelompok penjahat. Pak Djoko dipaksa untuk menandatangani sebuah dakument, dan Citra dipaksa untuk mengatakan kebohongan yang membuat Arifin membencinya. semua itu terekam dengan sangat baik. pengantin wanita (Leora) yang mulai merasa tidak nyaman dengan kelakuan Arifin, segera mendekati Arifin untuk menegurnya, namu Arifin sama sekali tidak peduli. Ia terus saja berteriak bak orang habis miras. "Arifin Saputra,aku tau kau mulai tergila -gila pada paras cantik putriku, tapi setidaknya jaga sikapmu. banyak tamu sedang memperhatikanmu" Kata ayah Leora...

__ADS_1


"eh,,,,ayah mertua. rupanya anda di sini. andai ayahku bisa hadir juga saat ini, aku pasti akan menjadi pria yang paling bahagia hari ini"...tutur Arifin..."owh..ho....cu... cu..cu...rupanya anda tidak bisa menikah tanpa kehadiran ayahmu. tenanglah menantuku, besanku pasti akan datang" kata ayah Leora.


Flash Back

__ADS_1


Leora yang tidak tahan dengan ulah Arifin yang makin menjadi-jadi, dengan tenang ia mendekati Arifin,lalu menarik tangan Arifin menuju ke dalam rumah..."Lihat kekasihku ini, dianya lebih gk sabar..." teriak Arifin...semua tamu yang hadir menggeleng-geleng sinis. emak-emak mulai bergosip." diam kau...kau pikir siapa dirimu? apa tujuanmu datang kemari?menikah atau merusak reputasi keluargaku, hah?" Leora meluapkan kekesalannya dengan suara meninggi"..." Hei...tenanglah...menurut loe? apa loe pikir, gue datang untuk mengangkat martabat keluarga elo?"...cukupp....sudah. cukup....loe udah ngerusak segalanya. lihat ayahku hanya bisa menunduk malu di hari pernikahanku. kau akan membayar mahal untuk itu"...kata citra sambil menunjukkan rekaman cctv di gedung dimana pak Djoko dan Citra disekap...


"lihat itu...nyawa mereka ada padamu. putuskan, apa kau akan terus berulah setelah melihat ini?" kata Leora...."ay....ayah....cit...citra...tidak....jangan lakukan itu pada mereka, hukum saja aku. bunuh saja aku"...kata Arifin sambil terisak-isak, melihat kondisi ayahnya dan citra yang semakin melemah...."sayang, aku mencitaimu, aku membutuhkanmu, bagaimana mungkin aku melenyapkanmu sayang, dan soal mereka?mereka akan baik-baik saja. kamu hanya perlu mengatakan satu kata (IYA) untuk menerima cimtaku dan pernikahan ini, setelah itu aku janji,siapa pun gk akan mengusik mereka lagi"....kata Leora sinis...." sungguh?begitu besarkah cintamu padaku? begitu berartikah aku bagimu? waw....pengakuan yang luar biasa. aku sangat-sangat bahagia mendengarnya. ayo kita nikah"...kata Arifin sambil menatap Leora dengan penuh kebencian..."terimaksih sayang, aku legah. tapi berjanjilah kamu akan terlihat bahagia di pelaminan nanti"...tutur Leora.....

__ADS_1


Bersambung....🔜


__ADS_2