Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya

Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya
Eps. 14. Mimpi Buruk


__ADS_3

masih di hari yang sama...


waktu makan malam pun tiba....


citra yang sedang melamun, tiba-tiba dikagetkan dengan nada panggilan di ponselnya.... ia pun segera mengambil ponsel buntutnya dan melihat layar kecil ponselnya, ternyata panggilan itu berasal dari nomor di dalam rumah itu... ya... siapa lagi kalau bukan arifin.... "hallo"... (sapa citra) " iya,,, kamu lagi apa? ayo... cepat turun... waktunya makan malam... aku udah kelaparan ni... " (sahut arifin) " maaf... aku segera turun)...


tidak butuh waktu lama, citra pun sampai di meja makan... "ayo duduk"... (seru Arifin)....


Sambil makan malam.....


" Cit... apa kamu pernah ke jakarta sebelumnya? mungkin waktu kecil, atau mungkin kegiatan sekolah atau kampus yang membawamu ke sini, gitu"... tanya arifin....


"gk pernah... ini pertama kalinya aku datang ke jakarta... aku bahkan belum tidak mengenal siapapun di sini" (jelas citra)...

__ADS_1


"hmmmm... baiklah... apa aku boleh mengatakan sesuatu?" (tanya arifin)


"tentu saja boleh.... " citra menjawab dengan dengan yakin...


"Baiklah.... Di sini kamu adalah tanggung jawabku. maka jangan lakukan apapun tanpa sepengetahuanku.... dan satu lagi, di kota besar seperti ini, jangan mudah percaya pada siapapun, bahkan diriku... karena kehidupan orang-orang di kota ini sangat jauh berbeda... terkadang orang yang kita percaya lebih dari diri sendiri bisa saja mengkhianati kita.... sahabat bisa jadi musuh bubuyutan... " jadi di manapun, dengan siapapun kamu berteman, kamu harus selalu waspada... "(bos muda memberi nasehat)... "baik kak, terimaksih untuk nashatnya, aku ngerti...(jawab citra sambil menyimak kalimat-kalimat bosnya)....


" hummm.... anak cerdas"(tutur arifin smbil tersenyum)....


Setelah makan malam...


malam semakin larut... semua orang tertidur dengan lelap.....


tiba-tiba terdengar suara teriakan histeris...

__ADS_1


"Citrraaaaa... jangan tinggalkan aku".... (teriak arifin dalam mimpi buruknya)... citra yang terlelap tiba-tiba terbangun karena mendengar teriakan histeris dari sebelah kamarnya (kamar Arifin). kamar arifin tidak jauh dari kamar citra... kedua kamar itu bersebelahan.... citra yang terbangun langsung membuka pintu, hendak memeriksa apa yang terjadi di luar sana....


sementara arifin yang terbangun karena mimpi buruknya langsung berlari menuju kamar citra.... saat citra membuka pintu, tiba-tiba ada seseorang memeluknya begitu erat hingga ia susah untuk bergerak.... ia berusaha untuk melepaskan diri tapi pria tingggi dengan dada berbidang itu memeluknya dengan sangat erat sehingga ia bediri dengan pasrah tanpa membalas pelukan itu... citra benar-benar tidak mengerti apa yang sedang terjadi.... " Kak,, apa yang terjadi? "(tanya citra)... Arifin yang mendengar pertanyaan citra langsung melepaskan pelukannya secara perlahan," maafkan aku cit... apa kamu baik-baik saja? (tutur arifin) "ia kak aku baik-baik aja... aku sedang berdiri tepat di hadapan kakak... sebenarnya apa yang terjadi??? " (sahut citra)... "hhhuffffff..... syukurlah... ternyata cuman mimpi buruk... lupakan itu"(kata arifin membuang napas legah sambil mengusap kasar wajahnya) " kamu kenapa terbangun di jam segini? kamu mau ke mana? (lanjut arifin) "aku? aku mendengar teriakan kakak, jadi aku bangun, dan ingin keluar ngeliat apa yang sedang terjadi... " (jelas citra) " owh gitu... maafkan aku"(kata arifin sambil tersipu malu)... "baiklah,,, kmbalilah tidur, aku akan kembali ke kamar(kata arifin sambil berjalan menuju kamarnya, dan citra pun langsung kembali menutup pintu kamarnya...


~~~~flash back~~~


Riko membawa citra ke sebuah jembatan... saat itu arus sungai di bawah jembatan itu sangat deras... Riko mengungkapkan perasaannya pada citra, namun citra menolak,,, beberapa kali riko membujuk dengan halus tapi citra menolak dengan tegas isi perasaan Riko.... Riko begitu kesal sehingga ia mendorong citra ke arus sungai yang deras itu.... (itulah singkat cerita dari mimpi buruk yang dialami Arifin)....


Kembali ke topik.....


setelah terbangun dari mimpi buruknya, Arifin tidak bisa tidur... ia berusaha untuk kembali memejamkan matanya, namun usahanya nampak sia-sia.... pikirannya begitu kacau...


ia memikirkan apa maksud dari mimpinya tadi... sementara di kamar tidurnya, citra pun tidak bisa tidur... ia masih tidak mengerti, mimpi apa yang membuat bosnya teriak namanya dengan sekeras itu... suara teriakan bosnya seakan terus menggema di telinganya...

__ADS_1



Bersambug.... ➡️


__ADS_2