Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya

Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya
Eps. 49 Gelisah


__ADS_3

Sepanjang malam Citra tidak bisa tidur. Hati dan pikirannya sangat kacau.


"Tok,,, tok,,, tok,,, " tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu. Citra yanh sontak kaget langsung berlari kecil untuk membuka pintu kamar. Begitu pintu kamar terbuka, Citra langsung memeluk pria yang sedang berdiri di depan pintu.


"Akhirnya kau datang juga,,, maafkan aku" kata Citra.


"Hmm,, ehmmm. Nona, kedalikan dirimu, dan lihat aku". Ucap pria yang dipeluk Citra.


Citra merasa ada yang aneh dengan suara itu, langsung melepaskan pelukanny.


" Kau? " tanya Citra kaget


"Ya, aku". jawab pria itu


" Apa yang kau lakukan di sini, malam-malam begini? " tanya Citra


"Maaf, nona. Saya ingin pamit. Ada pasien yang harus kutangani saat ini". kata pria itu.


" Baiklah,,, terima kasih untuk kerja samanya. Maaf karena sudah melibatkanmu dalam masalahku". tutur Citra


"Hey... ayolah jangan membuatku merasa buruk dengan berkata seperti itu. Baiklah, aku pergi. Jika butuh bantuan, segera hubungi aku". Kata pria itu, lalu ia pergi meninggalkan tempat itu.


Flash back


Fredli adalah salah satu teman Citra di bangku SMA. Sekarang Fredli dikenal sebagai seorang dokter specialis yang terkenal. Tanpa sengaja Citra bertemu dengannya di sebuah restoran beberapa minggu yang lalu. Citra menceritakan segalanya. Dan hal baik dari pertemuan mereka ialah Fredli siap melakukan apa pun untuk membantu Citra.


*******


Setelah Pria itu (Fredli) pergi, Citra kembali masuk ke kamarnya lalu menutup pintu kamarnya secara kasar. Ia begitu sebal karna yang ditunggunya dari tadi tidak kunjung datang.


Malam semakin larut, namun matanya tak kunjung lelap. Akhirnya ia memutuskan untuk keluar menenangkan diri di taman vila itu.


Citra sedang asyik menatap bulan dan bintang yang bertaburan di langit.


"Belum tidur? " Tiba-tiba seseorang menyapanya dari belakang.


Citra yang sontak kaget langsung berdiri sambil membuang pandangan ke arah suara.


"Hmmm... "Citra hanya berdehem.

__ADS_1


" Apa aku mengganggu? " tanya seseorang padanya.


"Duduklah" jawab Citra singkat.


Arifin pun segera duduk tepat di sebelah Citra.


"Ada apa? Kenapa duduk sendirian di sini?" Tanya Arifin


"Gak ada apa-apa". jawab Citra


" Maaf kalau lancang. Tapi apa bu bos lagi berantem sama kekasih baru bos? Kok dianya pergi? " tanya Citra.


"Berbicaralah seperti seorang sahabat. Dan iya, apa lo jadi detektif semalam? ". Ketus Citra


"Apa maksudnya? " Tanya Arifin yang kelihatan bingung.


"Tau dari mana lo? kalau dia udah pergi. " Tanya Citra.


"Oh itu. Tadi aku sedang ambil minum, dan kebetulan aku bertemu dengannya di ruang tamu, katanya dia mau balik". Jelas Arifin


" Oh" jawab Citra singkat.


" Kenapa? Dan ia, gak ada kekasih kekasih-an." Ketus Citra


"Apa? maksud lo, kalian habis ungkap ungkapan langsung putus lagi, gitu? " tanya Arifin penasaran


"Hmmm". Gumam Citra


" Jadi ini yang dinamakan Cinta satu malam ya? "... tutur Arifin


" Hahahah... apaan sih lo? " Citra tertawa geli.


"Kok ketawa? ada yang lucu ya? " tanya.


"Ya luculah... Ini ma namanya Cinta satu jam, bukan satu malam. Hahaha" Citra kembali ngakak.


"Oh ia, ya... Betapa kurang beruntungnya pria itu. Cewek secantik ini malah langsung diputusin gitu aja? " Ketus Arifin.


Citra berbalik dan menatap Arifin lekat, "Kamu apaan sih? "

__ADS_1


"Ya aku gak habis mikir aja" kata Arifin


"Hmmm.. maka jangan banyak mikir. Lupakan aku. Are you ok? " Tanya Citra


"Seperti yang terlihat. Rupanya saat ini aku merasa lebih baik" kata Arifin dengan polosnya


" Hmmm,,, baguslah". Gumam Citra.


Situasi menjadi hening. Kini tatapan keduanya hanya fokus pada bulan dan bintang yang bertaburan di atas sana. Tiba-tiba ada bintang yang jatuh.


Citra memejamkan matanya begitu lama. Rupanya ia sedang memohon sesuatu.


"Astaga,,, dia malah tidur" ketus Arifin.


Citra yang mendengarnya berusaha menahan tawanya. Beberapa saat kemudian Citra membuka matanya.


"Mimpi apa tadi? Tanya Arifin...


" Mimpi? apa maksud lo? " Citra balik tanya


" Baguslah kalau tidurmu tadi belum membawamu sampai ke alam mimpi. Atau aku akan berjaga semalaman di sini? " Gerutu Arrifin


"Haahaha... oh itu. Aku tadi sedang meminta sesuatu"... kata Citra


" Apa? apa lo tadi habis ketemu makhluk gaib? " tanya arifin


"Haahahahha.... kamu ini. Tadi tu ada bintang yang jatuh. Kata mamaku, jika ada bintang jatuh, kita meminta sesuatu akan terkabul. Jadi aku buat permohonan tadi". Jelas Citra...


" Aneh... Di jaman ini, gadis secantik dan secerdas kamu masih percaya sama mitos".


Gerutu Arifin


"Ya, jika itu seauatu yang bernilai positif aku pasti percaya". Eh,,, ini udah pkl 23.12 Wib loh. Yuk kita masuk. Aku ingin istirahat. " Tutur Citra.


"Hmmm... apa aku boleh minta waktu sebentar lagi? Aku ingin bicara". Kata Arifin yang terlihat memohon dengan penuh harap.


Citra menatap Arifin lekat " hmmm... baiklah. Katakan. Aku siap mendengarnya".


__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2