
setelah tiba di rumah, citra menyiapkan makan malam. setelah itu, ia mebersihkan dirinya, lalu makan malam bersama keluarganya. Di meja makan .....
"Bagaimana pekerjaanmu hari ini nak,,, maafin ibu, karena sudah membuatmu mengambil tanggung jawab ibu" (tanya ibu dengan wajah yang penuh rasa bersalah)...
"Ibu,,, aku gk apa-apa kok... aku malah senang bisa membantu ibu... apalagi bekerja di rumah majikan ibu yang super duper ramah itu...." (jelas citra berapi-api saking senangnya)... "Ia nak,,, nyonya mang sangat baik pada semua orang "(jawab ibu wati)...
"Tapi nak, tetap saja ibu tidak akan ijinkan kamu terus trusan ke sana untuk menggantikan pekerjaan ibu..."
Citra yang mengerti maksud perkataan ibunya langsung mengalihkan pembicaraan...
"oh ya bu, citra rencana mau mencari pekerjaan. kebetulan kata temanku, ditempat ia bekerja sedang membutuhkan sekertaris..." (kata citra) . "Benarkah? cba deh kamu masukkan lamaran, jika Tuhan berkehendak, kamu pasti akan di terima di sana...." (jawab ayah)... "amiinnnn", (sahut ibu, citra dan kedua adiknya serentak)....
Pagi kembali menyapa dengan pesonanya....
seperti biasa citra telah menyiapkan sarapan seadanya. setelah sarapan..... "pak, bu, citra berangkat ya... doakan Citra agar bisa dapat pekerjaan...." (pamit citra sembari mencium punggung tangan kedua orang tuanya)... setelah mendapatkan doa restu dari kedua orang tuanya, citra pun bergegas keluar dengan membawa map berisi surat lamaran dan beberapa lampiran lainnya.
Butuh waktu sekitar 15 menit untuk sampai ke halte bus. Dalam perjalanan ke halte, pikiran citra melayang ke mana\_mana. ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus, agar bisa membahagiakan kedua orang tua dan adik-adiknya....
__ADS_1
Drrrrrrrreeeeeekkkkkk..... bunyi rem mobil yang tiba-tiba berhenti tidak jauh dari posisinya... jarak antara mobil tersebut dengan posisinya hanya 5 cm. Namun citra tidak menyadarinya. pengemudi mobil itu pun segera turun dari mobil...
"Heii,,, nona... jika ingin bunuh diri jangan di jalan umum. lakukan di tempat sepi... "
"Ma... maaf tuan, ap... apa maksud anda? saya tidak seperti yang anda pikirkan. saya baik aja. "(jawab citra)....
"Maaf... maaf.... kalau tadi terjadi apa-apa denganmu apa kamu masih akn minta maaf?... dasar wanita tidak waras..." (gumam si pengemudi)
"oh... hello... maaf pak, bisa gunakan bahasa yang sedikit sopan? "(kata citra) tetapi pengemudi itu tidak menghiraukannya.... kembali ke mobilnya dan melanjutkan perjlanannya....
Sesampai di tempat yang ingin dituju, citra mengeluarkan kertas berisi alamat kantor yang diberikan temannya. "permisi pak, apa betul ini alamatnya?... " (tanya citra kepada security yang bertugas saat itu).
__ADS_1
"Ia benar mbak.... ada yang bisa saya bantu?... "
"terimaksih pak,,, begini. saya mendapatkan alamat ini dari teman saya yang bekerja di sini. saya ke sini untuk mengantarkan lamaran saya, tapi saya tidak tau harus serahkan lamaran ini kepada siapa? "(jelas citra)...
" Mari non, saya antar ke dalam" (sahut pak security)...
Citra dan pak security berjalan ke dalam kantor, namun baru beberapa langkah, tiba-tiba teman citra muncul dan menyapa citra.
"Hi, cit..." (sapa Alekso)
"Hi, Lex,,, apa kabarmu?"(tanya citra)
"Aku baik. bagaimana kabarmu? apa kamu sudah membawa berkas yang aku sampaikan kemarin?"(jawab alekso sambil mengingatkan temannya)
"tentu, aku sudah membawa semuanya."(citra menjawab dengan yakin)
"Baiklah,,, kalau gitu, kamu ikut aku...."(ajak alekso)
Kedua sahabat ini pun melangkah ke dalam kantor perusahaan itu, untuk menemui kepala bagian loker perusahaan itu.
__ADS_1
Bersambung.... ➡️