
waktu menunjukkan pkl.04.00....
"Drrrrrrrt....drrrrrttt...drrrrttt" bunyi getaran ponsel citra....citra yang dalam keadaan setengah sadar, mendengar getaran itu....citra pun bangun sambil memnggosokkan matanya,lalu mengambil poselnya dari atas nakas yang berada di samping ranjangnya....
"Hallo...."(sapa citra singkat,tanpa melihat lebih dulu layar ponselnya)...
"pagi dewiku....masih tidur ya?"...(kata Arifin).... "hummmm....sayang....ini msih subuh lho....lagian ini kan hari minggu...biarkan aku tidur sebentr lagi ya sayang...."(jawab citra dengan mata yang masih tertutup)...."baiklah,,,,kalau gitu aku balik ya"....(tutur Arifin,pura-pura ngambek)..."apa????kamu di sini,,,sayang? di jam segini???"....(tanya citra yang berusaha sadar sepenuhnya)...."iya beb, emang kamu lupa? kan semalam uda janjian tuk main badminton di teras atas....jadi aku datang aja skrang,biar gk ada anginnya...tpi ya udalah....aku balik aja ( jelas Arifin yang masih yg masih berpura-pura ngambek)...."eh...maaf...maaf sayang...tunggu akan ku bukakan pintu...."(kata citra sambil lari terbirit-birit)....Arifin yang mendengar perkataan citra bahwa citra akan membuka pintu langsung memutuskan panggilan sambil tertawa gembira.....
"ceklek"....pintu terbuka....."Sayang...maafkan aku.....bukannya lupa, tpi aku ngmong dengan mata masih tertutup....tolong jangn tersinggung ya sayng..."(kata citra sambil menunjukkan eksprsi manjanya)...Arifin menatap citra dengan gemasss...."gk pa-pa dewiku....yuk...aku tunggu di atas ya..." jawab arifin sambil megang gemesss kedua pipi citra...
__ADS_1
Arifin langsung menuju ke teras atas untuk mempersiapkan perlengkapan untuk permainan romantis itu,sedangkan citra kmbali ke kamar untuk membasuh mukanya,sekaligus mengganti bajunya....
setelah beberapa saat,citra pun menyusul kekasih hatinya di teras atas......
Permainan itu berlangsung dengan sangat amat seru dan super duper romantis....keduanya bermain dengan penuh semangat dan bahagia....mereka menghabiskan waktu sekitar 1 jam untuk bermain.....
"beb,,entar ya....aku ada sesuatu untukmu...aku akan mengambilnya di bawah"..kata arifin...."apa lagi sayng....saat aku memiliki hatimu,aku tak ingin apa pun lagi di dunia ini.....(jawab citra)...."udah....diam dan tunggu aja di sini...jangan ke mana-mana"...(tegas Arifin)...."hmmmmm....baiklah sayng"....
Sementara Arifin sudah hampir sampai di teras....tiba-tiba terdengar suara teriakan minta tolong....."Cit....itu suara citra"....bebbbbb.....(teriak Arifin yang mendengar suara teriakan kekasihnya tadi sambil berlari menuju teras)....saat Arifin sampai di teras,di sana udah gk ada siapa-siapa...."bebbbbb....bebbbb...kamu di mana?????bebbbb....jangan canda gitu....gk lucu tau.....bebbbbbbbb(teriak Arifin sambil mencari-cari kekasihnya di sekitar teras itu)...Arifin mencari dengan teliti setiap sudut teras itu, namun ia tidak menemukan tanda-tanda apa pun....Arifin semakin panik dan badannya menjadi dingin....saat ia berjalan ke tepi teras,ia melihat sebuah kalung sedang tergantung di bibir teras itu...."in....ini?...ini kan kalung citra...kenapa ada di sini????Ia berusaha melihat ke bawah,namun karena gedungnya yang terlalu,hingga ia tidak bisa melihat dengan jelas ......Tiba-tiba Arifin merasa jika kekasihnya itu pasti terjatuh....Arifin berlari menuju ke lantai bawa sambil membawa kalung dan sesuatu yang tadinya akan diberikan pada kekasihnya.....Ia berusaha menekan tombol lift,namun rupanya lift di tempat itu sedang bermasalah....."aghhhhh......sialan......"(gumam arifin dengan kesal),akhirnya ia berusaha berlari menuruni ank tangga demi anak tangga gedung itu.....
__ADS_1
Sementara di tempat lain, terdengar sesorang sedang menelpon...."Apa kau berhasil?"....(tanya wanita misterius itu kepada seseorang lewat telpon)...."I...ia...tapi kekasihnya sedang menuju ke bawah....aku tidak tau apa yang terjadi setelah kejadian tadi"...(jawab seseorang)..."bagus...terus mengintai situasi di sana,dan jangan lupa kabarkan kembali"... (kata wanita misterius itu sambil mematikan telponnya...)
~`
Setelah begitu lama Arifin berlari menuruni ribuan anak tangga gedung itu, akhirnya ia tiba juga di lantai dasar gedung itu....ia berrlari menuju taman yang berada di arah teras tadi, dan ternyata betul dugaannya....kekasihnya terjatuh dari atas...."bebbbbbbbbb.....hikzzzz...hikkkzzz.... bangun bebbbbb.....maafkan aku....harusnya aku tidak meninggalkanmu sendirian di sana.....bebbbb.....bangunnnnn"....teriak arifin sambil terisak, ia begitu terpukul saat mendapat kekasihnya yang berlumuran darah dan tak sadarkan diri....Dengan panik, arifin langsung menggendong tubuh mungil yang sedang tak sadarkan diri, membawanya ke dalam mobil miliknya lalu ia segera membawa kekasihnya ke rumah sakit.....
__ADS_1
Bersambung🔜