Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya

Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya
eps. 7 Hari Pertama Bekerja


__ADS_3

Fajar pagi kembali menyapa. waktu menunjukkan jam 06.00 pagi. Citra yang masih tertidur tiba-tiba kaget dan terbangun karena nada dering ponselnya yang begitu keras.... Ia Segera bangun dan langsung mngangkat ponselnya. Dan ternyata itu panggilan dari nomor yang tidak dikenal.


Flashback....


kemarin setelah mendapatkan jawaban dari citra, Alekso langsung menemui Bos muda di ruangannya untuk memberitahukan bahwa Citra bersedia ikut ke jakarta. Dan saat itu Bos muda meminta nomor ponsel Citra agar urusan-urusan berikutnya, ia tidak lagi merepotkan sahabatnya itu.


Kembali lagi ke ponsel tadi...


"Ha... Halo.... selamat pagi , Maaf dengan siapa? (sapa citra dengan suara tidurnya)


" iya, selamat pagi....Dari kantor perusahaan XXX. Kamu boleh mulai bekerja hari ini. jam kantor di mulai pkl.07.00". (jawab pemilik nomor tak dikenal)


"Ba... baik pak. Terimakasih...


Citra yang tadinya ingin kembali tidur, langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah itu ia langsung keluar kamar untuk berangkat.


Citra :" pak, bu, citra pamit. tadi ada yang menelpon dari kantor katanya aku boleh mulai kerja hari ini"(sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya secara bergantian)


Ibu : "Lho,,, nak... gk sarapan dlu? "


Citra : "gak usah buk, aku dah terlambat ni... "(sambil berlalu pergi)


Ayah/ibu ; hati-hati kamu d jalan ya nak... jangan lupa untuk makn siang nanti...


Di kantor....


tok... tok... tok....


" iya, silahkan masuk" (bos muda yang mendengar suara ketukan pintu, langsung memberi perintah dari dalam)


Citra : "selamat pagi tuan.... "(sambil membungkuk)



Bos Muda ; "Selamat pagi juga... " (sambil melihat jam tangannya?).


"Kamu?. kenapa datang sepagi ini? waktu kantor 20 menit lagi. .. "



Citra : " tidak apa-apa tuan, aku hanya tidak suka terlambat"

__ADS_1



Bos Muda : "Hummm... baiklah... aku suka... (jawab Arifin spontan)...



Citra : " a.. apa? "



Bos muda : "Apa maksudmu ...apa? aku bilang aku suka prinsipmu. Pertahankan itu..."



Citra : " Baik Tuan, terimakasih" (sambil menunduk malu) "apa apaan ini? hanya segitu aja udah refleks berlbihan... malu maluin aja... " (gumam citra dalam hati, sambil mengutuk dirinya).



Suasana kembali hening...


Bos muda melangkah keluar sambil menelpon seseorang.... Citra bingung, harus kerja apa? Akhirnya ia memutuskan untuk duduk tenang dan sabar sambil menunggu perintah....


sekitar 20 menit kemudian, bos muda kembli ke ruangannya dan langsung duduk di kursi kebesarannya...




Citra : "Iya... tuan. Saya sangat membutuhkan pekerjaan saat ini".



Bos muda : " Apa kamu sungguh-sungguh bersedian untuk di tempatkan di mana saja? "



Citra : "Iya, tuan.. saya bersedia... (menunduk, ragu)...



" Kamu tidak perlu memikirkan tempat tinggal, semua sudah disediakan di sana". (kata bos muda)


" Ba.. baik, tuan. terimakasih, jawab citra. "buset.. bagaimana dia tau, kalauaku sedang memikirkan tempat tinggal ya? " (gumam citra dalam hati)...

__ADS_1



"Ambil ini... Ini tiketmu... sbersiaplah... kita akan berangkat besok... " (ujar bos muda)



"apa? kita?... eh maaf tuan, saya tidak mengerti maksud tuan... (tanya citra dengan polos)



"nnti kamu akan mengerti setelah kamu bekerja di sana. sekarang kamu boleh pulang untuk mempersiapkan segala sesuatu yang perlu kamu bawa... " (jawab bos muda).


"Baik tuan. terimaksih. kalau begitu saya mohon pamit...


ketika citra melangkahkan kaki, hendak keluar dari pintu tiba-riba ada suara yang menghentikan langkahnya... " Tunggu.. " citra pun membalikkan badannya. " masih ada yang mau disampaikan, tuan? " (tanya citra). "Iya, setelah tiba di rumah, jangan lupa cek waktu keberangkatan yang tertulis di tiket, agar kamu tidak ketinggalan pesawat". Dan satu lagi, saat kamu membuka amplop itu, jika ada yang tidak kamu mengerti, telpon sja aku. tidak perlu kamu kembali ke sini, karena aku juga akan pergi".... (jawab bos muda).


" Baik, tuan... sekali lagi terima kasih tuan. saya permisi"....


citra pun segera keluar meningglkan kantor itu...


Setelah sampai di rumah, citra mengingat pesan bosnya untuk melihat waktu keberangkatan di tiketnya... ketika ia membuka amplop tersebut, hanya ada sepotong kertas yang bertuliskan " Alekso akan menjemputmu besok pagi pkl. 05.00 menuju bandara.... " Selebihnya ada uang tunai dengan jumlah sekitar 50 jt.


Sebelum bos muda memanggil citra ke kantor, ia sudah mencari tau latar belakang keluarga citra dari Alekso.... sesuai dengan informasi yang bos muda dapatkan dari Alekso bahwa Citra sangat membutuhkan pekerjaan ini karena keluarganya sedang terdesak hutang sekitar 40-an juta. Sehingga bos muda memutuskan untuk membantu keluarga mereka agar terbebas dari hutang.


Dan sisa dari itu, mungkin Citra akan membutuhkan uang untuk beli beberapa keperluannya... bukannya menyogok atau apa. tapi pada dasarnya bos muda mewarisi sifat dasar ayahnya yang tidak ingin melihat orang lain dalam kesulitan.



Kembali ke citra😆


Citra yang melihat jumlah uang yang begitu banyak, seketika badannya menjadi lemas. bukankarna serakah, tapi dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat.... segala pikiran negatif menguasai akal sehatnya... "dasar orang kaya... mereka pikir segala sesuatu bisa dibeli dengan uang. liat aja apa yang akan aku lakukan padanya. Kauakan membayar mahal untuk kesombonganmu ini tuan angkuh.... " gumam citra kesal, dan penuh amarah...


Ketika ia mengambil ponselnya untuk menelpon bosnya, tiba-tiba bunyi notif pesan. dan pesan itu berasal dari bos muda.


"Tidak perlu menelpon. dan tentang uang itu, aku tahu kamu membutuhkannya. anggap saja itu pinjaman. kamu bisa mnggantikannya dengan mencicil gajimu nanti.... " (begitulah isi pesannya)". namun karena citra sudah terlanjur kesal, ia mencoba untuk menelpon, tapi rupanya nomor yang dituju sudah tidak bisa di hububgi. Akhirnya ia memutuskan untuk menelpon alekso. ketika ia sedang mencari nomor alekso di ponselnya, tiba-tiba Lira muncul....


"Cit... kamu di mana? ".... mendengarsuara itu, citra pun keluar dari kamarnya.


Lira : "kenapa muka lo kelihatan tegang gitu?"


citra : "Aku sedang kesal...... "(Dengan kesal ia menceritakan segalanya kepada Lira....Lira menjelaskan segala sesuatu kepada citra. setelah mereka berdebat begitu lama, akhirnya citra luluh dan menyerah....


__ADS_1


Bersambung. ➡️


__ADS_2