
waktu menunjukkan pkl. 04.00..alarm berdering, tandanya citra harus bersiap untuk berangkat. " tok.... tok... tok.... cit, ini ibu nak, ayo bangun... kamu harus bersiap,.. dikit lagi nak Leks pasti tiba di sini untuk jemput kamu nak.... "(teriak ibu dari luar kamar). Setelah beberapa saat, ibu yang masih berdiri di depan kamar, menunggu jawaban dari putrinya, namun tidak ada respon dari dalam. " Hmmmmm rupanya mereka belum bangun juga ni".(gumam ibu) ....
sekali lagi ibu mengetuk pintu sambil memanggil nama kedua anak gadisnya yang berada di satu kamar itu.
"Cit.... Zena..... ayo,,, bangun.... "(panggil ibu).
Dalam keadaan setengah sadar, zena menjawab, " emmmmmm, ibu... ada apa sh bu, subuh-subuh gini udah teriak-teriak"...
"Ayo bangun,....bangunin tu kakakmu, ia harus bersiap, dikit lagi nak Leks datang"(teriak ibu)... "
mendengar suara ribut-ribut ibu dan adiknya, akhirnya citrapun terbangun.. Iasegera berjalan ke arah pintu kamar untuk membukakan pintu tuk ibunya...
__ADS_1
"pagi,, buk, citra udah bangun. " (sapa citra)
"syukurlah,,,kamu udah bangun, ayo segera bersiap... entar lagi nak Lekso datang. ibu akan menyiapkan sesuatu buat kamu".(seru ibu). "baiklah buk"... (jawab citra citra sambil berenjak ke kamar mandi)....
waktu menunjukkan pkl. 05.45,citra yang sudah bersiap segera ke ruang tamu untuk menunggu jemputan. di ruang tamu, ayah dan si bungsu sedang duduk menunggu citra. sedangkan ibu dan zena sedang membuatkan makanan kesukaan citra sebagai bekal perjalanan... " nak, ingat... ini awal yang bagus tuk kamu memulai sesuatu yang baru... jangan pernah kamu sia-siakan kesempatan yang Tuhan beri. cintailah pekerjaan, dan jangan pernah mengeluh... setiap pilihan punya resikonya, tapi jangan pernah menyerah dalam hidup. bapak percaya padamu.... kamu pasti bisa..." (nasehat ayah)...
"Iya pak, citra akan selalu ingat itu"(jawab citra).... tak lama kemudian, terdengar ketukan pintu, , , si bungsu segera membukakan pintu. Dan ternyata itu adalah Alekso.... " pagi kak, ayo masuk dlu ke dalam, kak citra udah siap" (ajak si bungsu). "trimaksih Al, tapi Kakak sedang terburu-buru, lain kali aja kakak mampir... " (jawab alekso). " baik kak, kalu gitu tunggu bentar, akan kupanggilkan kk citra"... (ucap Aldi).
ketika Aldi berbalik untuk memanggil kakaknya, ternyata semua keluarga sudah ada di belakang Aldi... "pagi, om, tante,,, aku datang menjmput citra.. maaf aku sedang terburu-buru jadi tidak sempat mampir dlu"... (sapa alekso)... " gk pa pa nak, terimaksih,,kamu udah bnyak membantu citra... "(jawab ayah citra) "....
Dalam perjalanan, citra terus mewek.... ia sudah berusaha untuk tenang,tapi air matanya terus mengalir.... "Hmmmm, ternyata kamu masih manja kayak dulu ya cit.... kalau udah keluar tu air mata, susah untuk kering," (ejek alekso dengan maksud menghibur sambil tertwa kecil)... citra yang mendengar ejekan itu berusahan untuk menahan diri... "hmmmm terserah lo mau bilang apa, tapi saat ini aku hanya ingin menangis".... (ucap citra sambil menghapus air matanya)... " ayo senyum dong,,, kamu akan ke kota besar lho.... lagian ini perjalanan bahagia, kamu akan kerja. kamu bisa menjenguk mereka kapan aja kamu mau,saat kamu udah punya banyak duit" (kata alekso yang berusaha menguatkan citra) "hmmmmm , aminnnn" (gumam citra sambil tersenyum kecil) "nah,,, gitu dong... anak pintar".(goda alekso sambil tersnyum puas karena berhasil mengubah suasana hati citra)
__ADS_1
setelah 30 menit menempuh perjalanan, akhirnya tiba juga mereka di bandara.... bos muda bersama asistennya sudah menunggu kedatangan citra dan alekso....
" maaf bro,,, agak telat" (ucap alekso)
"kenapa.... " (melihat mata citra yang memerah dan sedikit gemuk membuat bos muda tidak melanjutkan pertanyaannya)...
"Baiklah, terimaksih Leks, kamu boleh kembali. ayah pasti sudah menunggumu"...(ucap bos muda) " ya elah... santai aja bro,,,pakek terimaksih segala...baiklah aku pergi...titip temanku ya" (sahut alekso)
Bos muda, asistennya dan juga citra sedang berada di ruang tunggu, karena Bos muda lebih suka penerbangan dengan kelas ekonomi. mungkin karena sifat dasarnya kali ya,,,, sekarang saatnya mereka untuk terbang.... bos muda yang melihat kebisuan citra sejak tadi, rupanya beliau memahami betul suasana hati citra saat ini... ketika pesawat hendak lepas landas, citra kembali terisak... bos muda dan juga asistennya pura-pura tidak melihatnya.... isak tangis citra makin menjadi-jadi... bos muda yang merasa tidak nyaman karena orang-orang pada menoleh ke arah mereka .... "sssshhhhh.... kendalikan dirimu. orang-orang pada liat ke sini" (bisik bos muda).... mendengar suara bisikan itu, wajah citra memerah karena malu, ia memalingkan wajahnya ke jendela, lalu menghapus air matanya. . . .
__ADS_1
Bersambung..... ➡️