
Kini, sudah seminggu Citra, Rey dan Bi Ani berada di lombok. Tidak ada kegiatan kantor atau bisnis yang mereka lakukan.
"Tok...tok..tok" bunyi ketukan pintu.
"Masuk"...ujar Citra
"Bagaimana Rey?"...tany Citra pada pria tampan yang ada di depannya.
"Maaf bu, jika aku lancang. Tapi aku merasa ada yang aneh". Tutur Rey
"uhukkk...uhukkk...aneh? maksudnya?" Citra batuk mendengar ucapan Rey sontak kaget dan bertanya.
"Ya, aku ngerasa aneh aja. Waktu kita ke sini, ibu bilang ada urusan bisnis. Tapi udah seminggu kita gak kerja, gak meeting, kita seperti sepsang kekasih yang sedang liburan"....Ucap Rey
"hmmm. Aku adalah bosmu, bukan ibumu. Usiaku di bawah, jadi panggil aku dewi". Tegas Citra.
"Tapi kenapa cuma aku? sementara bapak-bapak yang di kantor panggil ibu, gak masalah?" tanya Rey
"Kau adalah asisten pribadiku. Artinya kau rekan bagiku. Sedangkan mereka meski udah tua, tapi mereka bawahanku"...Jelas Citra.
"Emmm... tapi ini bukan modus kan?" tanya Rey sambil menaikan alis sebelahnya.
"Modus apaan?" tanya Citra
"Gak, maksud gue, jangan- jangan ada rasa..." Rey menggantung ucapannya.
"Anggap aja begitu"...jawab Citra sambil menunduk
"a...apa? jadi ibu jatuh cinta?" tanya Rey
"hummmm"...ketus Citra
"Itu artinya, kita ke sini bukan untuk urusan kerjaan?" Tanya Rey
__ADS_1
"hummmm". Ketus Citra sambik memeriksa berkas di tangannya.
"Apa ibu rencana tuk menculikku? dan...." sebelum Rey meneruskan bicaranya Citra sudah menjawabnya "hmmmmm"....
"Humm..ham...humm...ham..." apa gak ada jawaban lain apa? gumam Rey
"Bahahahaha"...Tawa Citra pecah. Rey hanya terdiam sambil memandang Citra dengan penuh tanda tanya.
"Astaga...apa bos ini ada riwayat gangguan jiwa, atau baru belajar gila ya?" gumam Rey yang didengar oleh Citra.
"Iya, aku pernah punya riwayat gila" jawab Citra
"Ap....apa? Kumatnya jangan di sini dong bu" Jawab Rey yang sedikit panik mendengar ucapan Citra sambil melangkah mundur perlahan.
Citra mendongakkan kepala, melihat Rey yang sedikit cemas, membuatnya merasa lucu dan melepaskan tawanya..."Bahahahahahahaha..." Rey semakin ketakutan.
"Aku, permisi sebentar bu". kata Rey dengan wajah pucat.
"Tu...tugas? I...iya, nanti saya kembali". Ucap Rey gagap
"Gak. Gak perlu kegeeran jadi cowok. Aku sama sekali gak suka sama kamu. Tapi melihatmu, aku teringat akan seseorang"... kata Citra sambil melangkah kaki mendekati Rey
"Seseorang?" tanya Rey
"Iya...seseorang yang hatinya selalu bersamaku, meski raga kami tak pernah bersatu". tutur Citra dengan nada lemas
"hufffffff....dari tadi kek, curhatnya. Biar aku gak ketakutan kayak gini". ketus Rey...
"Emang kamu mau, jadi teman curhatku?" tanya Citra
"Sebenarnya aku ingin punya teman. Aku bahkan tidak mengenal siapapun. Aku hanya mengingat masa kecil bersama ayahku, tetapi entah bagaimana aku bisa sebesar ini, aku sama sekali gak ingat". Tutur Rey.
"Apa? itu artinya kamu mengenal ayahmu? trus di mana ayahmu sekarang?" tanya Citra
__ADS_1
"Apa maksudmu bertanya seperti itu? Dia ayahku, tentu aku mengenalnya. Tapi aku gak tau dia ada di mana sekarang". tandas Rey
"Maaf...maaf... Berarti tau dong rumah kamu di mana?". Tanya Citra
" Ya tau... Tapi kemarin kemarin waktu aku ke sana rumah kecil mungil itu sudah dijual. Dan sekarang sudah direnovasi bak istana oleh orang kaya yang membelinya". Jelas Rey
"Apa? Emang di mana rumahmu?"
"Di jakarta. Nanti kalau kita kembali, siapa tau sempat lewat aku akan tunjukkan rumahnya".
"hmmmm, baiklah. Jadi gimana?" tanya Citra.
"Gimana apanya?"
"Ya, mau temanan gak?" jawab Citra dengan sabar.
"Ya, mau. Tapi ...."
"Tapi aku bosmu?... Udah, kita adalah tim. Jadi agar kerja sama kita lancar, kita harus berteman. Gimana? setuju?" tanya Citra.
"Ok, setuju". Jawab Rey sambil berjabatan tangan dengan Citra...
"Ok,,, istirahatlah...besok kita akan mulai kerja". tutur Citra
"Sip,bu bos, eh Dewi".... Jawab Rey sambil berlalu.
Citra masih berdiri menatap punggung pria yang sedang melangkah pergi.
"Maafkan aku Fin. Aku janji, aku akan mengembalikan segalanya secepat mungkin. Untuk itu, kau harus membantuku berjuang".... gumam Citra sambil menghapus air matanya....
Bersambung....🔜
__ADS_1