Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya

Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya
Eps. 15. menyadari adanya benih-benih cinta


__ADS_3

pagi ini, citra terlambat bangun karena ia baru bisa tertidur kembali sekitar pkl. 04.00 subuh... sedangkan arifin mungkin karena sudah terbiasa, sehingga ia selalu terbangun tepat waktu... Entah lembur selarut apapun dia, bahkan hari libur sekalipun ia selalu tepat waktu....


Arifin sudah menunggu di meja makan.... waktu menunjukkan pkl. 07. 30, namun citra tak kunjung turun... arifin berusaha menelponnya berkali-kali tapi tidak diangkatnya... arifin kembali teringt akn mimpinya... ia begitu gelisah, panik khwatir, detak jantungnya semakin meningkat... Ia pun segera berlari menaiki anak tangga menuju kamar citra... "tok.. tok... tok.... citra,, apa kamu di sana? apa kamu baik-baik aja?" (teriak arifin sambil mengetuk pintu)... Arifin mengulanginya beberapa kali, namun tidak ada suara apapun dari dalam kamar itu.. Arifin semakin panik, dan tidak bisa menahan diri... akhirnya dia berusaha mendobrak pintu... Tiba-tiba.... "awwww"(Citra yang kaget karena bunyi pintu yang begitu keras langsung berteriak ketakutan...)


" Hei... ada apa denganmu? apa kamu baik-baik aja? buka pintunya" (Arifin yang mendengar teriakan citra langsung mengentikan aksi dobraknya lalu mencoba memastikan bahwa citra sedng baik-baik sja)... tidak lama kemudian citra pun membuka pintu kamarnya... "hufffffffffffff" (arifin membuang napas legah),,,," kamu ngapain aja di sana... udah di telpon berkali-kali gk dijawab... dipanggil berkali-kali juga gk ada respon balik? bkin panik aja"(lanjut Arifin sambil menatap citra dengan tajam, sedikit kesal)... "maaf,,, maaf,,, aku ketiduran kak... aku janji.. ini tidak akan terulang... "....(kata citra sambil menjukkan wajah penuh rasa bersalahnya) "baiklah,,, aku tunggu di bawah untuk sarapan(kata arifin sambil berjalan meninggalkan citra)....


Di meja makan, sambil menunggu citra....


" Perasaan macam apa ini? aku belum pernah merasakan hal konyol seperti ini dengan wanita-wanita sebelumnya.... kenapa jantungku sepertinya akan berhenti jika ada hal buruk terjadi padanya??? Aghhhh... entahlah.... "(Guman Arifin dalam hati)...


Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang...

__ADS_1


Setelah sarapan, Arifin kembali ke kamarnya tanpa mengatakan apa-apa.... sesampainya di kamar, ia begitu gelisah...ia bertanya-tanya sebenarnya apa yang sedang terjadi pada dirinya? tiba-tiba ia mengingat seseorang,dan ia langsung mengambil ponselnya lalu mulai menelpon ....


" Hallo, apa kabar bro? (sapa Alekso)


"Baik, leks.... bagaimana kabar ayah? (sahut Arifin, tak lupa menanyakan kabar orang yang sangat ia sayangi) . ...


" Bos besar sehat-sehat".. (jawab alekso)


"hmmmm....huhhhhhh"...(gusar Arifin)


" hmmmm diam lo... ceritakan padaku, bagaimana perasaanmu saat pertama lo jatuh cinta? "tanya Arifin...

__ADS_1


" Mbahahahaahahaha.... serius? lo tanyakan itu padaku, bro? lo lagi jatuh cinta bro?... (tawa alekso pecah, tidak percaya jika sahabatnya telpon untuk menanyakan hal itu)


"loe ngeledek gue ni...?Hentikan tawamu...dan cepat ceritakan padaku..... " (tegas arifin)...


"gk... aku hanya gak percaya aja bro.... baiklah dengarkan... (Alekso pun menceritakan segalanya kepada sahabatnya)... " uhukkk... uhukkkk.... sudah cukup.... aku udah mendapatkan jawabannya.... thanks bro... (arifin yang sejak tadi menyimak penjelasan darj sahabatnya, tiba-tiba batuk sambil menghentikan pembicaraan sahabatnya, dan panggilan itu segera diakhirinya....)


"hemmmmmm.... dasar arifin, kalau udah dapat maunya, main padam padam aja ponselnya" (gumam alekso dalam hati)...


Di kamar citra sedang bengong harus ngapain di hari minggu ini...


sementara itu, di kamar sebelah, Arifin yang sudah menyadari perasaannya, berpikir untuk mengungkapkan isi hatinya, namun ia harus memastikan jika citra juga memiliki rasa yang sama terhadapnya...

__ADS_1


"Agh.... nanti aja dech... aku akan cari cara agar bisa mengetahui perasaannya terhadapku... sementara itu, aku juga harus memastikan agar Riko tidak selalu berada di dekatnya... "(gumam arifin sambil berjalan ke sana ke mari di dalam kamarnya)


Bersambung..... ➡️


__ADS_2