Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya

Aku Punya Hatinya Tapi Tidak Dengan Raganya
Eps.23 Hancurnya Hati Arifin


__ADS_3

Sepanjang perjalanan,Arifin tak henti-hentinya menangis sambil meminta maaf karena sudah meningglkan citra sendirian di teras...


"bertahanlah dewiku.....kamu pasti bisa...entar lagi kita akan tiba di rumah sakit....maafkan aku beb......"kata arifin sambil mengalirkan air mata penyesalannya....


Sesampainya di rumah sakit, semua tim medis sibuk dengan pasien lain,seolah tak ada satu pun yang menghiraukan teriakannya....Arifin yang amarahnya semakin meluap karena merasa tim medis sengaja tidak menghiraukan teriakannya mulai mengamuk ganas......ia mencari dokter rumah sakit di setiap ruangan...

__ADS_1


Saat ia ingin mendekati salah satu ruangan seorang dokter, ia melihat sesuatu yang aneh รก dari ruangan itu....terlihat seseorang misterius yang bercadar keluar dari ruangan itu. namun,ia tidak terlalu peduli tentang hal itu,yang ingin dia lakukan saat ini hanyalah menemukan dokter untuk selamatkan kekasihnya.....Ia pun masuk ke ruangan itu,....


Dokterrrr......apa kerjamu hanya bersantai di ruanganmu seperti ini?" teriak Arifin sambil mencegat leher baju dokter itu....."Oh tuan....tenanglah....tenangkan dirimu,,,,aku baru saja ingin beristirahat"(kata dokter itu dengan santainya)....Arifin yang semakin kesal mendengar perkataan dokter itu,segera menyeret dokter itu keluar dari ruangannya menuju ke IGD tempat ia membaringkan kekasihnya....


Sesampainya di IGD,Arifin memaksa dokter itu untuk segera menangani perawatan kekasihnya yang hampir kehabisan darah karena darahnya tidak henti-hentinya sejak kurang lebih 1 jam ini...wajah citra terlihat sangat pucat.....tak lama kemudisn,ada seorang dokter datang menghampiri mereka.....

__ADS_1


"Ra,aku mohon jangan seperti ini...lakukan tugasmu sekarang juga dan aku akan menuruti permintaanmu"......dokter itu menatap Arifin dengan senyum sinisnya..."hmmm...baiklah...silahkan tanda tangani surat persetujuan operasinya,agar kami segera melakukan tindakan....."kata dokter itu sambil menyodorkan map yang dibawanya kepada Arifin....Arifin pun mengambil map itu, lalu menandatanganinya tanpa memeriksa atau membaca apa isi surat itu.....setelah arifin menandatangani surat-surat itu, dokter wanita itu segera merampasnya dari tangan arifin, lalu kembali ke ruangan tempat Citra terbaring sambil tersenyum puas....



Citra pun segera dibawa ke ruang operasi.....

__ADS_1



Bersambung ,,,,,,,๐Ÿ”œ


__ADS_2