
selesai dengan pekerjaan Mita memutuskan untuk mampir di resto milik Wahyu tanpa memberi kabar, biar ada kejutan pikir Mita, dengan semangat Mita mengembalikan mobilnya membayangkan makan siang berdua dengan calon suaminya.
sesampainya di resto Wahyu Mita memarkirkan mobilnya dan berjalan dengan santai memasuki resto milik Wahyu. Mita juga menyapa beberapa karyawan Wahyu dengan ramah sambil berjalan menuju ruangan Wahyu.
Mita menajamkan matanya dengan apa yang dilihatnya di dalam ruangan itu, memastikan dengan benar jika matanya tidak salah dengan apa yang dilihatnya, Mita tetap berusaha tenang dengan meremas ujung kemeja yang dipakainya.
tok...tok...
Mita dengan sengaja mengetukkan jarinya pada pintu yang sudah di bukanya. " maaf aku ganggu, aku kira kamu gak sibuk, kalo gitu aku balik aja " ucap Mita dengan senyum terpaksanya, memutar tubuhnya dan kembali berjalan dengan cepat menuju mobilnya.
Mita meraih ponselnya yang terus berbunyi dan menampilkan nama Wahyu sebagai si pemanggil, Mita akhirnya menepikan mobilnya di jalan yang lumayan sepi.
" iya halo " jawab Mita
" kamu dimana ?" tanya Wahyu dari seberang
" aku lagi di pinggir jalan berhentiin mobil jawab telfon kamu " jawab Mita dengan nada datar
" aku samperin ya, kamu tunggu aku, kamu share lokasi ke aku ya ?" pinya Wahyu
" gak usah Yu, aku sehabis ini mau balik kekantor buat kerja, kamu selesaikan kerjaan kamu aja " jawab Mita
" ya udah kita ketemu nanti malam " ucap Wahyu
" nanti aku kabarin deh, bye" jawab Mita sambil memutus sambungan telfonnya.
.
.
Mita kembali bermain dengan tumpukan kertas-kertas yang menumpuk di hadapanya, dengan sesekali menarik napas secara kasar, pikirannya tidak bisa berfokus pada pekerjaan yang dilakukanya sejak tadi hanya membolak-balikkan kertas tanpa melakukan hal lain.
sampai pada jam tiga sore Mita memutuskan untuk kembali kerumahnya, setelah berpamitan pada sekretarisnya Mita lekas menuju mobilnya dan melajukanya bukan kerumah namun singgah di taman yang biasa di datanginya bersama Faiz.
" apa yang kamu lakukan disini ?" tanya seorang pria yang berdiri didepan Mita
Mita mendongakkan kepalanya menatap pria yang berdiri di hadapanya " lalu apa masalahnya dengan kak Arga ?" tanya Mita
__ADS_1
" aku rasa Tuhan memang menjodohkan kita, nyatanya setiap kali aku memikirkan kamu dan datang ke taman ini selalu bertemu dengan kamu " ucap Arga
" mungkin Tuhan sedang ingin mengujiku lagi jika aku berjodoh dengan mu " jawab Mita
" ck' aku berbicara serius Mit " ucap Arga
" sama " jawab Mita
" kenapa kamu suka sekali melamun disini ?" tanya Arga
" apa aku harus memberi laporan padamu kak ?" tanya Mita
" aku hanya bertanya, siapa tahu kamu mau membagi cerita dengan ku " jawab Arga
" aku suka disini setiap kali aku merasa tidak nyaman, dan ketika aku disini aku merasa lebih baik " ucap Mita
" benarkah ? apa yang mengganjal hati mu ?" tanya Arga
" tidak ada, aku hanya tidak sengaja melihat yang harusnya tidak kulihat, entah kenapa itu membuatku merasa tidak nyaman, karna aku sedang tahap belajar ..." jelas Mita yang tidak menyelesaikan ucapannya
" belajar apa ? bukankah kamu seorang direktur perusahaan tanpa belajar keras sudah dapat membuktikan dengan berkembang pesatnya perusahaan yang kamu kelola " ujar Arga
" cinta itu milik semua orang Mit, tidak kenal tempat, waktu dan usia, hanya bagaimana kamu bisa menerimanya, memilikinya atau kamu tidak dapat memilikinya, jadi jangan merasa ragu untuk cinta " ujar Arga
" benarkah ? tapi sepertinya aku tidak seberani itu kak " ucap Mita
" sudahlah kita bicarakan hal lain saja " ujar Arga
" apa ?" tanya Mita
" seperti kamu yang setuju menikah dengan Wahyu dan selalu menolak aku ?" tanya Arga
" memangnya apa urusannya dengan kakak ?" tanya Mita
" aku berkali-kali mengajak mu menikah, tapi kamu selalu saja ada alasan menolak ku, kenapa ? " tanya Arga
" kenapa kakak memilihku ? bukanya banyak gadis yang suka sama kakak ?" tanya Mita
__ADS_1
" cih, aku bertanya kamu selalu balik bertanya, sejak pertama bertemu dengan mu aku sudah menyukaimu, karna kamu itu lucu, manis, anggun dan cantik " ucap Arga
" benarkah ? bukan karna ada hal lain ?" tanya Mita
" hal lain apa maksud mu ?" tanya Arga
" karna aku bagian dari masa lalu kak Bimo dan kak Via misalnya ?" tanya Mita dengan tatapan lurus kedepan mengedarkan pandanganya keseluruhan taman.
Arga menatap intens pada Mita yang sedang menatap lurus kedepan, di wajah cantik itu Arga melihat banyak makna yang tidak dapat di tebaknya satu- persatu.
" aku hanya ingin kamu bahagia, karna sepertinya kisah cinta kita tak berbeda jauh, tidak perduli bagaimana pendapat mu tentang ku " jawab Arga
" aku merasa terharu, tapi aku yakin kakak memiliki sesuatu yang lebih rumit dari pada kisah ku, lebih baik kakak perhatikan kehidupan kakak dan tidak menyakutkanya dengan ku " ucap Mita
" aku tau dengan apa yang aku lakukan, dan aku tidak mudah menyerah " jawab Arga
" baiklah aku harus pergi lebih dulu, Selamat tinggal " ucap Mita sambil melangkahkan kakinya.
" ternyata semuanya tidak mudah " gumam Arga yang kemudian juga berlalu meninggalkan taman.
**"**************
temen-temen bagaimana dengan eps yang ini ?
kira-kira ada apa ya ? kalian pada ada yang tau gak ? kali aja ada yang kebetulan jalan di restonya Wahyu 😂
boleh gaksih kalo aku nunggu komennya tembus 100 baru up lagi ? dan like sampai 200 biar aku semangat dan ide-ide menulis ku berkeliaran dengan baik 😆, lah authornya maksa ya, mungkin ketularan Bimo ya suka maksa 😂
" udah lama gak di munculin sekalinya di sebut, yang jeleknya lu sebut thor " ujar Bimo sambil menatap sinis author
moon maap ya Bim, habis aku lagi kurang semangat, jadi aku minta dukungan dari para readers, ntar aku munculin kamu deh kalo kamu bantu aku agar para readers semangat ngasih like, komen dan vote mereka, apalagi kalo aku di dukung juga dengan bintang 5 yang ada di depan Bim 😂😂
" aku bantu thor, tapi beneran munculin aku ya ?" tanya Bimo
siap Bim, demi kamu yang tampan 😂
" hai kalian para readers cepetan kasih like, komen dan vote untuk dukung author, biar kita bisa temu lagi di ceritanya, aku kangen kalian juga ❤❤❤" ucap Bimo dengan senyum manis.
__ADS_1