Alasanku Cinta

Alasanku Cinta
eps 62


__ADS_3

Wahyu baru saja berjalan keluar dari kamar dan langsung mendapati istrinya yang tertidur di sofa, baru saja Wahyu berniat akan memindahkan istrinya, Mita sudah membuka matanya lebih dulu.


" ayo tidur di kamar " ajak Wahyu


" kamu marah sama aku ?" tanya Mita


" iya " jawab Wahyu


" aku sudah minta maaf " ucap Mita


" kamu tau kesalahan kamu apa ?" tanya Wahyu dan gelengan kepala sebagai jawaban.


" ya udah istirahat aja, jangan sampai ada kenapa-napa sama anak-anak ku " ucap Wahyu lalu berjalan meninggalkan Mita menuju kamar, nyeri hati Mita saat mendengar ucapan Wahyu tetapi hanya di buat diam olehnya dan menuruti perintah suaminya.


.


.


" kenapa belum bersiap, bukankah biasanya kamu sudah akan sangat semangat dan rapi ?" tanya Wahyu setelah selesai dengan sarapan yang melihat Mita masih memakai daster ibu hamil.


" hari ini aku mau kerumah ayah " jawab Mita lirih


" apa aku salah dengar Mit ? bukankah katamu wajib setiap hari kerumah sakit ?" tanya Wahyu


" kalo kamu marah dan gak suka aku bantuin tante Maya nemenin kak Bimo, harusnya kamu bilang jangan ngediemkan aku, maaf aku lupa posisi aku sebagai istri kamu, maaf karna aku mengabaikan kamu, maaf aku ngerepotin kamu, maaf udah bikin kamu salah paham dan marah sama aku, hiks... hikss...." ucap Mita dengan kepala yang tertunduk.

__ADS_1


" ya udah kamu mau aku antar kerumah sakit atau kerumah ayah ?" tanya Wahyu mengabaikan ucapan-ucapan Mita


" aku bisa berangkat sendiri " jawab Mita


" tentu, kamu aja bisa kerumah sakit sendiri " ujar Wahyu


" WAHYU " teriak Mita


" APA !? " bentak Wahyu lebih keras membuat Mita terlonjak kaget.


" aku gak ngerti sama kamu Mit, aku itu suami kamu seharusnya kamu lebih paham, setiap hari selama dua minggu kamu selalu kerumah sakit, aku juga butuh kamu Mit, belum lagi kamu melupakan kondisi kamu yang sedang hamil, kamu jadi kurang istirahat, sedang dokter mengatakan kalo kamu harus banyak istirahat karna di dalam perut kamu gak hanya satu tapi dua nyawa yang harusnya menjadi prioritas utama kamu, aku juga khawatir sama kamu, bukan aku gak mau tau dengan kondisi Bimo, lagi pula kamu harus sadar Bimo itu hanya mantan suami kamu, kecuali kamu memang masih mencintainya " ujar Wahyu tanpa melepas tatapan tajamnya pada Mita.


" aku.... aku... han----"


" aku hanya ingin membantu, ya? itulah alasan kamu " sela Wahyu pada ucapan Mita.


" wajar aku egois, kamu itu istri aku, aku ingatkan sekali lagi kamu itu lagi hamil anak aku Mita " sahut Wahyu dengan suara yang masih tinggi


" kamu bilang kalo ada apapa di bicarakan baik-baik, dari semalam aku udah ngomong sama kamu, aku udah minta maaf tapi aku di diemin, hari ini aku di marahin sama kamu, dan kamu bentak-bentak aku, kamu gak percaya sama aku ? hiks.... hikss.... " ucap Mita dengan suara pelan


" kamu masih mau marah? marah aja, aku emang salah 😭 " lanjut Mita lalu memilih masuk kedalam kamar, meninggalkan Wahyu yang terdiam di tempatnya.


" Mit.... Mita .... " panggil Wahyu sambil segera menyusul istrinya kekamar mereka.


setelah melihat Mita yang berdiri menghadap luar jendela Wahyu menghampiri istrinya dan memeluk Mita dari belakang, " maaf, aku selalu kelewatan kalo cemburu sama kamu, aku cinta banget sama kamu, aku sayang banget sama kamu, aku takut kalo kamu terus perhatian sama Bimo kamu bakal balik sama dia lagi dan ninggalin aku " jelas Wahyu

__ADS_1


Wahyu mengusap lembut perut buncit Mita penuh dengan kasih sayang, " maafkan papa ya sayang, udah bikin mami kalian sedih " ucap Wahyu


" Mita maukan maafin aku ?" tanya Wahyu yang sudah memutar tubuh Mita agar menghadapnya.


" iya, aku juga minta maaf karna mengabaikan kamu " jawab Mita


" terimakasih " ucap Wahyu kembali memeluk istrinya.


.


.


dua bulan berlalu usia kehamilan Mita sudah masuk ke bulan delapan, yang artinya akan sebentar lagi bertemu dengan anak kembarnya, Wahyu semakin hari semakin ketat pada Mita lebih sering meluangkan waktu untuk bersama Mita dan Jihan.


soal pekerjaan Mita memutuskan untuk berhenti sementara dan Wahyulah yang menggantikan untuk mengurus perusahaan,2 bulan ini Jihan sudah ikut tinggal dengan Mita karena keadaan Bimo yang masih belum sadarkan diri masih dalam kondisi koma, hingga Mita dan Wahyu lebih memutuskan untuk membantu menjaga Jihan agar Maya dan Ryan dapat lebih fokus untuk menjaga Bimo.


Mita dan Wahyu sama sekali tidak merasa keberatan dengan keberadaan Jihan di antara mereka berdua, bahkan Wahyu sudah mempersiapkan kamar sendiri untuk Jihan di rumah mereka ya baru seminggu lalu Wahyu berikan kepada Mita, sebagai hadiah untuk ibu hamil kesayangannya, dan tidak lupa Wahyu juga mempersiapkan kamar untuk bayi kembar mereka.


Mita sangat bersyukur karna akhirnya dia dapat menerima kebahagian dari Tuhan dengan tenang, tetapi tidak lagi untuk lupa diri.


END


*********************


Terima kasih untuk seluruh pembaca cerita aku dari yang berjudul Izinkan aku bahagia sampai pada cerita yang ini yang berjudul alasanku cinta, Aku bener-bener mengucapkan sekali lagi terima kasih untuk kalian semua.

__ADS_1


Please jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan dengan like comment vote dan rate, dan aku mau mengucapkan mohon maaf jika cerita ini tidak sesuai dengan keinginan kalian, aku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghadirkan cerita yang menarik, memuaskan, dan dapat menghibur kalian semua dikala waktu kosong.


__ADS_2