
" pulang bareng aku apa mau pulang sendiri ?" tanya Wahyu yang berdiri tepat di pintu ruang kerja Mita
" pulang bareng suami dong " jawab Mita dengan senyum manis
" sebelum pulang kita makan dulu ya ?" ajak Wahyu yang di angguki Mita
.
.
" mau makan apa dari tadi muter-muter mulu Wahyu ?" tanya Mita yang sudah kesal karan sudah satu jam mereka berputar tetapi belum juga Wahyu menghentikan mobilnya.
" aku pengen sayur lodeh sama ikan pepes Mit, tapi dari tadi gak ada yang jual aku lihat menu yang mereka tawarkan " jawab Wahyu
" makan soto aja yo, yang anget, pepes sama lodeh nya besok siang aja atau nanti pas libur aku masakin, aku udah laper ini " sahut Mita
" ya udah terserah " jawab Wahyu ketus lagi membuat Mita keheranan.
setelah tiga puluh menit kembali berputar akhirnya mereka singgah di warung makan yang menyediakan menu soto, Mita sangat semangat sedang Wahyu sangat lesu melangkahkan kakinya, Mita dengan lahap memakan soto di hadapan ya sedang Wahyu sangat enggan memasukkan barang sesuap nasi dan soto ke dalam mulutnya, sama sekali tak sesuai dengan yang ada dalam keinginan, walau akhirnya sedikit menerima paksaan dari Mita, Wahyu mau makan walau hanya beberapa suap nasi.
__ADS_1
di dalam mobil menuju jalan pulang, Mita sibuk dengan ponselnya sedang Wahyu terdiam tak bersuara, berbeda sekali dengan biasanya yang selalu menanyakan banyak hal pada istrinya, tanpa Mita sadari mobil sudah berhenti di parkiran apartemen, mereka berjalan bersama memang tetapi tak ada yang membuka suara, Mita berpikir mungkin karna suaminya lelah.
sampai di dalam kamar, Wahyu lebih dulu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, dan Mita menyiapkan pakaian ganti untuk Wahyu, setelah Wahyu selesai kemudian bergantian Mita yang membersihkan diri, sedang Wahyu sudah membaringkan tubuhnya di atas kasur dengan posisi yang bertiarap.
selesai dengan aktifitas mandinya, Mita yang meras aneh dengan Wahyu mencoba menghampiri suaminya. " Wahyu kamu kenapa ?" tanya Mita tetapi tak ada jawaban
" Wahyu " panggil Mita tetapi masih diam
" sayang " panggil Mita lagi, dan masih sama tak ada jawaban
"ya udah kalo gak mau jawab di panggil istri, aku tidur di sofa aja, kamu tidur sendiri disini " ancam Mita yang mau tidak mau membuat Wahyu menampakkan wajahnya pada Mita.
" loh kamu kenapa ? kamu nangis ?" tanya Mita yang khawatir terjadi sesuatu pada suaminya, karna melihat bekas air mata di ujung mata Wahyu dengan hidung yang memerah dan mata sedikit sembab.
" kamu jangan marahin aku, kamu gak ngertiin aku sih, gimana rasanya pengen makan lodeh sama pepes ikan kalo gak kesampaian, hati aku kesel banget Mit " jawab Wahyu dengan jujur, dan setelah mengucapkan perkataan itu timbulah rasa malu pada diri Wahyu dan sedikit heran, kenapa dirinya harus sampai menangis hanya karna makanan yang tak sampai ?
Wahyu menatap Mita yang menggigit bibirnya menahan tawa, Wahyu tau jika istrinya pasti merasa lucu, tapi itulah yang dirasakan Wahyu saat ini.
" hahahha, jadi kamu sampai nangis cuma gara-gara gak kesampaian makan dua makanan yang kamu pengen itu ? sejak kapan kamu jadi begitu sensitif dan ngambekan kaya gini Wahyu ?" tanya Mita masih sambil tertawa
__ADS_1
" Mit " ucap Wahyu yang menatap istrinya masih tertawa
" maaf, habis kamu lucu, udah besokkan gak banyak kerjaan di kantor habis makan siang nanti aku masakin ya, biar kamu gak ileran, kasian saking pengennya sampai nangis " ujar Mita yang kembali tertawa
" serius Mit ?" tanya Wahyu yang di angguki Mita, terbitlah senyum lebar di wajah Wahyu setelah mendengar janji istrinya.
" udah sekarang tidur dulu ya " ajak Mita
" besok gak banyak kerjaan kan ?" tanya Wahyu
" iya " jawab Mita
" malam ini, aku yang kerjain kamu ya " tanpa menunggu persetujuan Wahyu sudah dengan semangat mengajak Mita lembur, hingga mereka benar-benar kelelahan dan akhirnya tertidur.
*******
hari ini dua kali ya up 😊 dukunganya pada kemana ya ?
kasih semangat author dong 😊
__ADS_1
dengan like, komen, vote dan rate dari kalian semua 😘
Terimakasih yang sudah selalu hadir di cerita ku, Love U ❤