
hari-hari yang dilalui Mita begitu monoton, bekerja, pulang kerumah, tidur, begitu terus yang dilakukanya, hingga akhirnya Mita harus kembali ke Jepang untuk urusan bisnis, lelah karna melakukan perjalanan panjang, sesampainya di hotel Mita langsung mengistirahatkan dirinya, kali ini Mita datang seorang diri karna sekretarisnya sedang sakit, sebenarnya ada asistennya yang menawarkan diri untuk menemani Mita, tetapi Mita ingin melakukan pertemuan bisnisnya sendiri.
pagi-pagi sekali Mita sudah bersiap untuk bertemu rekan bisnis, dan setelah semua yang di perlukanya siap, Mita pergi menuju tempat janji temu dengan rekan bisnisnya.
Dengan semangat Mita menjelaskan konsep dan hal lainya pada calon rekan bisnisnya, sampai dua jam berlalu mereka setuju pada kesepakatan awal dan mengatur janji temu ulang, untuk melanjutkan bisnis mereka.
" cara kerja mu lumayan bagus, dan untung saja kali ini yang datang bukan pengganti seperti awal kita berbisnis dulu " ucap rekan bisnis Mita
" maksud anda ?" tanya Mita sedikit bingung
" biar ku ingatkan, kita pernah menjalin kerja sama sebelumnya, dan saat itu yang datang bertemu dengan ku adalah kakak mu dan sekretaris mu, sedangkan dirimu datang saat pertemuan telah selesai, bahkan karna keterlambatan mu aku sempat menolak kerja sama lagi dengan mu, dan ini kedua kalinya kita bekerja sama " jelas rekan bisnis Mita
" apa anda tuan Reyhan dari King grup ?" tanya Mita
" apa kamu memang terbiasa ceroboh nona, bagaimana bisa kamu berbisnis tetapi tidak mengenali rekan bisnis mu dan dengan mudahnya kamu menjelaskan semua konsep kerja sama ?" tanya Reyhan
" maafkan saya, karna hanya sempat melihat foto tuan sekilas tanpa membaca data yang di berikan sekretaris saya dengan detail " ucap Mita merasa sungkan
" terlalu ceroboh, bagaimana mungkin orang seperti mu bisa memimpin perusahaan " ucap Reyhan
__ADS_1
Mita mendelik mendengar ucapan Reyhan, " baiklah karna pembahasan tentang bisnis telah selesai, saya pamit lebih dulu " ucap Mita yang tak ingin lebih lama bersama pria yang bermulut tajam.
" aku akan segera menghubungi mu tentang kontrak ini " jawab Reyhan
" baiklah Terimakasih " ucap Mita lalu dengan cepat meninggalkan Reyhan dan asistenya
" menarik " gumam Reyhan
" benar tuan, bahkan wanita itu sangat cantik dan polos " sahut asisten Reyhan yang juga masih menatap lurus walau Mita sudah tak terlihat lagi.
.
.
bukan hal yang salahkan memberi kesempatan ? dan bukankah setiap orang selalu memiliki kesalahanya? ayolah Mita hanya ingin berdamai, dia menggangap kebohongan Wahyu sebagai buah karma untuknya, Mita berusaha meyakinkan hatinya untuk menutup rasa sakit hati, walau tubuhnya akan cepat bereaksi jika mengingat kejadian menyakitkan itu, perkataan Alif memang benar selalu terniang di kepalanya jika,
Hati mampu berdusta tetapi tubuh mu tidak akan bisa berdusta, tubuh mu yang akan lebih dulu memberikan reaksi, entah dalam hal apapun
sedangkan Wahyu bukan dia tidak merindukan istrinya dia sangat-sangat merindukan, tetapi mungkin lebih baik membiarkan istrinya menyendiri sedikit lebih lama, dan Wahyu bisa fokus pada pekerjaan demi masa depan keluarganya nanti, setidaknya saat dia kembali memohon maaf pada Mita dia masih memiliki sesuatu yang dapat di berikanya pada istrinya.
__ADS_1
sebenarnya Wahyu tidak benar-benar pergi begitu saja, Wahyu selalu memantau apa saja yang dilakukan Mita dan mengetahui kabar apapun tentang Mita dari seseorang yang mau membantunya memberikan informasi padanya, Wahyu sengaja menahan diri untuk tidak menghubungi istrinya agar Mita bisa benar-benar merasa tenang dan nyaman, Wahyu tidak ingin terus memaksa Mita karna Wahyu juga tidak mau jika Mita sampai harus kembali sakit seperti dulu, yang akan semakin membuat dirinya merasa bersalah pada wanita yang di cintainya itu, sampai pada hari Mita datang ke Jepang pun Wahyu mengetahuinya, dan hotel dimana tempat Mita tinggal sementara.
.
.
" ya acara pernikahan harus berjalan dengan lancar "
" heem dan aku sangat bahagia akhirnya aku menikah "
**********
selamat pagi, semoga semangat terus untuk membaca cerita ku ya,
maaf jika semakin kesini cerita semakin biasa saja, karna mungkin author spesialis menulis cerita sedih, dan cukup sulit untuk membuat cerita romantis 😅😁
Terimakasih untuk dukungan yang selalu kalian berikan, jangan lupa untuk terus memberikan dukungan, Love U 😘 😘
mampir juga yu ke cerita ku yang lainya.
__ADS_1