
Mita melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar, meletakkan sembarang tas yang dipakainya, dengan lesu Mita masuk kedalam kamar mandi berniat untuk mandi menyegarkan tubuh dan pikiranya, setelah satu jam Mita keluar dari kamar mandi, masih memakai kimono mandi dengan rambut yang setengah basah, Mita berjalan ke arah pintu karena mendengar sura ketukan.
" Mita " ucap pria yang berdiri di balik pintu dengan wajah khawatir dia adalah Wahyu
" masuk " ucap Mita yang memang ingin mendengar penjelasan Wahyu
" kamu dengerin aku dulu ya " ucap Wahyu
" iya " jawab Mita
" tadi aku emang sama Jenny di ruangan, tapi kita gak berdua aja, Jenny sama calon suaminya, dia datang karna membicarakan hal terakhir untuk kerja sama, dan juga sebagai hal terakhir kalinya aku mengurus bisnis yang disini, aku mau fokus sama usaha yang ada di jakarta dan memperbaiki semua kesalahan aku sama kamu " jelas Wahyu
" maksud kamu Jenny mau nikah tapi bukan sama kamu ?" tanya Mita
" bukan, dia nikah sama temenya sejak sekolah dulu, dan tadi suaminya yang niat banget kalo resto kita yang sediakan hidangan di acara pesta pernikahan mereka " jawab Wahyu
" berarti tadi aku salah denger ?" tanya Mita
" yang kamu denger itu bener, permaslah aku sama Jenny selesai sejak aku yang ketemu kamu di cafe waktu itu, dan tadi kami benar-benar hanya membahas pekerjaan dan di sana juga ada calon suami Jenny " jawab Wahyu
" maaf aku jadi salah paham, karena salah kamu juga ninggalin aku tanpa kabar selama tiga bulan, waktu dapat kabar kamu disini aku pengen ketemu dan memperjelas semuanya tapi malah gini " ucap Mita
" harusnya aku yang minta maaf, karna kurangnya komunikasi jadi salah paham " sahut Wahyu
" maafkan aku ya, aku janji ini terakhir kali aku berada disini, dan aku ingin memperbaiki semua kesalahku sama kamu, fokus sama kamu, karna sudah tidak ada lagi yang harus aku urus disini " imbuh Wahyu
" maksud kamu gimana ?" tanya Mita
__ADS_1
" waktu terakhir kita ketemu aku dapat kabar kalo bisnis aku disini sudah di ambang kebangkrutan, jadi aku tanpa berpikir lagi langsung kesini, dan menjadikan kesempatan agar kamu benar-benar bisa merasa tenang, sampai mau memaafkan aku, dan sekarang semua bisnis kuliner aku disini sudah bukan punya ku lagi " jawab Wahyu
" yang bener ceritanya " ujar Mita
" bisnis disini sekarang berpindah pada Bimo, karna aku gak mau nantinya ada salah paham lagi antara aku dan kamu, kalo aku harus urus bisnis disini dan memakan waktu yang cukup lama, dan aku mau fokus kembangin yang di jakarta biar gak jauh-jauh dari kamu " jelas Wahyu
" kamu gak apa-apa harus sampai harus ngelepas bisnis kamu gini ?" tanya Mita
" enggak ada apa-apanya, asal kamu mau percaya dan terus sama aku " jawab Wahyu
" tapi aku mikirin masa depan Yu, bukan aku matre tapi mempersiapkan untuk masa depan harus " ujar Mita
" aku tau, dan aku akan bekerja keras untuk kamu dan keluarga kita nanti " jawab Wahyu yakin
" aku belum maafin kamu " ucap Mita
" kamu gimana bisa tau aku disini ?" tanya Mita
" itu mudah buat aku Mit, dan siapa sih yang gak kenal Wahyu di sini " jawab Wahyu penuh keyakinan
" kamu mau maafin aku?, kamu mau meneruskan rumah tangga kita?, kamu mau punya anak-anak yang mirip kita ? kamu mau terus mencintai aku ?" tanya Wahyu
" aku mau " jawab Mita tanpa ragu
" masalah kita berawal di Jepang dan berakhir di Jepang, maafkan aku, aku benar-benar kapok dengan manis yang semu, aku benar-benar gak bisa kamu cuekin, atau kamu diemkan, aku lebih baik kamu pukul atau kamu maki-maki " ucap Wahyu, " cuma kamu yang ada di hati aku Mit, aku mohon percaya sama aku dan maafkan aku, aku tahu kenangan buruk itu pasti tidak akan bisa hilang begitu saja, tetapi aku akan berusaha membuat kamu melupakanya dan hanya mengingat aku " sambung Wahyu
" aku berharap kamu bisa menepati semua ucapan mu, karna aku juga mencintai kamu " jawab Mita
__ADS_1
" terimakasih, terimakasih, telah memberikan kesempatan kepadaku " ucap Wahyu yang sudah membawa Mita kedalam pelukanya.
" maafkan aku juga karna aku masih banyak kekurangan menjadi istri kamu, maaf jika aku berlebihan menanggapi semua masalah yang ada di rumah tangga kita, mari kita belajar bersama agar kita bisa mencapai kebahagian bersama " ucap Mita
" kamu tidak pernah salah, kamu adalah istri terbaik milik ku " jawab Wahyu, " jangan menangis air mata kamu sudah banyak terbuang sia-sia, aku hanya ingin kamu menangis karna bahagia " sambung Wahyu dengan tangan mengusap air mata Mita dan kembali memeluk istrinya,
terimakasih Tuhan, semua yang Kau berikan menjadi pelajaran berharga untuk ku. gumam Wahyu di hatinya dengan perasaan lega karna bisa kembali bersama orang yang dicintainya.
" kita keapartemen ku aja ya " ajak Wahyu
" gak apartemen kamu pasti sudah pernah di tem---"
" aku udah jual apartemen itu, dan sekarang aku beli apartemen di sebelah, apaertemenya bang Alif yang ada disini, gak ada yang gau selain aku yang menempati selama dua bulan terkahir ini " jawab Wahyu lebih dulu
" ya udah aku ganti baju dulu dan bereskan barang-barang " jawab Mita
" kamu ganti baju aja, aku yang beresin barang-barang kamu " ujar Wahyu yang di angguki Mita, setelah semua selesai, Mita dan Wahyu benar-benar pergi ke apartemen Wahyu yang baru.
*********
monoton banget ya endingnya 😁
Terimakasih sudah membaca, dan selalu memberikan dukungan untuk cerita ini ❤
semoga hari kalian selalu menyenangkan dan jangan lupa selalu jaga kesehatan
maafkan jika tidak sesuai keinginan, dan aku tidak bisa memuaskan hasrat membaca kalian, maafkan untuk semua typo yang ada, authornya masih amatiran sangat 😫
__ADS_1
baca juga karya aku yang lainya 😘 Love U ❤