Alasanku Cinta

Alasanku Cinta
eps 44


__ADS_3

Sudah hampir tiga jam lamanya Mita dan Reyhan berdiskusi tentang bisnis mereka sampai akhirnya mereka mencapai sebuah kesepakatan, dan selama itu juga Wahyu menunggu Mita di meja lain sambil menikmati beberapa makanan dan memperhatikan istrinya tanpa terlewatkan.


dahulu mungkin Mita yang selalu menemaninya jika sedang melakukan pekerjaan di kantor, jika mengingat-ingat itu Wahyu bisa tiba-tiba tersenyum sendiri, bagaimana dirinya duku sering menjadikan Mita sebagai tameng untuk perempuan-perempuan yang di berinya janji palsu, dan saat dimana Wahyu sangat suka menggoda Mita hingga kesal dan marah, lalu sekarang Mita benar-benar menjadi istrinya, Wahyu sangat bersyukur dengan kebaikan yangg Tuhan berikan padanya.


Mita yang sudah selesai dengan pekerjaanya, mulai membereskan kertas-kertas yang tadi di gunakannya untuk bekerja.


" jadi apa masalah kalian sudah selesai ?" tanya Reyhan yang sejak tadi memperhatikan Wahyu yang teru melihat ke arah mereka


" iya " jawab Mita


" baguslah, jika tidak kupastikan aku akan merebut mu " ucap Reyhan


" selera humor mu lumayan tuan " jawab Mita


" baiklah karna semua sudah selesai, aku pamit lebih dulu ,dab semoga kerja sama kita lancar " ucap Mita dengan mengulurkan tanganya


" kamu pintar menyela nona, dan sampai bertemu di Jakarta " ucap Reyhan sambil menyambut uluran tangan Mita yang kemudian mereka berpisah.


" kita pulang yu " ajak Mita yang sudah menghampiri Wahyu


" kamu bawa tisu basah ?" tanya Wahyu dan Mita mengangguk


" mana ?" pinta Wahyu, Mita membuka tasnya dan mengambil tisu basah lalu memberikanya pada Wahyu, setelah mengambil isi tisu itu Wahyu menarik tangan Mita yang digunakan untuk bersalaman dan mengelapnya seperti tangan Mita sangat kotor.


" gak gini juga Wahyu Mahesa " ucap Mita yang mengerti dengan apa yang dilakukan suaminya


" harus, yang boleh sentuh kamu cuma aku " sahut Wahyu


" ya udah ayo balik ke apartemen, aku capek banget " ajak Mita yang di setujui Wahyu.

__ADS_1


.


.


" Yu aku besok rencana balik ke Indonesia, kamu kapan ?" tanya Mita


" bareng kamu, urusanku sudah selesai semua disini " jawab Wahyu


" ya udah kita istirahat ya, biar besok gak kecapean di perjalanan " ajak Mita


" iya " jawab Wahyu.


" Mita " panggil Wahyu


" iya " jawab Mita


" iya " jawab Mita


" kalopun aku sudah gak kaya lagi ?" tanya Wahyu


" iya " jawab Mita


" boleh aku peluk kamu ?" tanya Wahyu lagi


" iya " jawab Mita


" aku mau ka..." ucapan Wahyu terhenti saat melihat Istrinya yang sudah terlelap di sampingnya, Wahyu tersenyum dan meninggalkan sebuah ciuman di kening Mita


" selamat malam dan selamat tidur " ucap Wahyu yang juga kemudian ikut memejamkan matanya.

__ADS_1


.


.


" papi kenapa mamah sekarang gak pernah datang temui Jihan ?" tanya gadis kecil yang sedang menatap papinya.


" mamah sedang sibuk bekerja sayang " jawab Bimo


" tapi kenapa mami yang sibuk masih sempat bermain dengan Jihan ? dan mamah tidak pernah datang ?" tanya Jihan


" maafkan papi sayang, nanti ketika Jihan sudah besar papi berjanji akan menjelaskan semuanya, saat Jihan sudah mengerti " jawab Bimo


" Jihan kangen mamah hiks....hiks.... " ucap Jihan, Bimo merasa jika dirinya sudah bisa memenuhi semua kasih sayang untuk Jihan tetapi ternyata tetap saja anak gadisnya merindukan sosok seorang ibu, apa yang harus Bimo lakukan ? tidak mungkin dia meminta Via kembali, jika bahkan sampai saat ini Via tak pernah bertanya tentang keadaan anaknya.


" ini sudah malam, lebih baik Jihan tidur " ucap Bimo dengan tangan yang mengusap lembut air mata di wajah anaknya.


" jika tidak bisa bertemu mamah bolehkah Jihan bertemu mami, Jihan rindu ingin di peluk " pinta gadis kecil yang menatap Bimo penuh harap, inilah yang membuatnya takut jika terus membiarkan Jihan bertemu Mita, Bimo takut tidak bisa mengendalikan perasaannya, sedang dirinya harus sadar jika semuanya sudah tidak mungkin, tetapi Bimo sungguh tidak tega menolak keinginan anaknya.


" Besok kita kerumah oma " jawab Bimo


" bertemu mami ?" tanya Jihan yang di angguki Bimo


" terimakasih papi, Jihan akan tidur sekarang " ucapnya dengan antusias.


Bimo mencium kening anaknya dan menggumamkan kata maaf berulang kali pada anaknya, hingga ikut terlelap di samping Jihan.


************


Terimakasih yang selalu memberikan dukungan, jangan lupa untuk terus mendukung, selamat menikmati hari libur 😘

__ADS_1


__ADS_2