Alasanku Cinta

Alasanku Cinta
eps 49


__ADS_3

setelah empat hari di rawat di rumah sakit akhirnya Wahyu di perbolehkan untuk pulang kerumah, Mita mengajak Wahyu tinggal sementara dirumahnya, agar lebih memudahkanya karna adanya bi Tini yang membantu mereka, bahkan selama Wahyu dirawat Alif sama sekali belum menjenguknya.


Mita dengan telaten membantu Wahyu yang akan berganti baju, karna salah satu tangannya masih sakit ujar Wahyu, bahkan dengan manjanya Wahyu selalu meminta makan di suapi oleh Mita tanpa ada penolakan dari istrinya itu, seperti siang ini Mita sedang menyuapi bayi besarnya yang makan dengan lahap.


" jijik, sakit sedikit aja makan disuapin " ucap Alif yang tau-tau sudah di dalam rumah Mita dengan membawa istri dan anaknya.


" abang kok baru kesini ?" tanya Mita


" sengaja, kan suami kamu udah sembuh jadi bisa abang tambahin lagi " jawab Alif, membuat Mita terkekeh, sedang Wahyu mendelik melihat istrinya yang tertawa.


" kalian udah pada makan belum ?" tanya Mita mengalihkan pembicaraan, melihat wajah pucat Wahyu


" sudah, abang kesini kangen sama kamu " ucap Alif yang memeluk adiknya, melepaskan rasa kesal dan memberi dukungan pada adiknya.


" bang jangan lama-lama " ucap Wahyu yang mencoba memisahkan kakak beradik itu.


" udah, kalian kalo mau berantem lagi silahkan, Mita mau main sama keponakan Mita, yu Ta kita keruang keluarga " ajak Mita meninggalkan Alif dan Wahyu.


.


.


" mba maafin Ita ya, karna terpaksa cerita sama kak Alif " ucap Ita


" gak apa-apa, walau gimana abang pasti juga bakal tau kok Ta " jawab Mita sambil tersenyum


" terimakasih mba " ucap Ita

__ADS_1


" boleh aku gendong, Galang ?" tanya Mita


" boleh dong mami, Galang juga kangen di gendong mami " jawab Ita menirukan suara anak kecil, dan dengan antusias Mita menerima keponakanya, memberikan ciuman dan mengganggu tidur lelap si bayi tampan yang menggemaskan.


" terimakasih ya Ta, aku terharu, jika saja Faiz ada disini dia pasti seneng banget punya adik " ucap Mita


" Faiz pasti bahagia kalo maminya bahagia, mba " jawab Ita


mereka berdua asik berbincang membahas segala hal yang menurut mereka menarik, hingga menghiraukan keberadaan, suami mereka yang sudah duduk di hadapan mereka berdua dan menatap pada dua wanita yang masih asik entah apa yang mereka bincangkan.


Wahyu sesekali tersenyum dengan mata yang terus menatap pada Mita, memperhatikan istrinya yang terus tertawa benar-benar membuatnya semakin terlihat cantik, Wahyu berjanji akan terus menjaga tawa cerah yang ada di wajah istrinya, sedang Alif selalu memperhatikan tingkah Wahyu yang seperti ABG baru merasakan jatuh cinta, menatap adiknya, rasa syukur di ucapkan di hati, jika pria yang menjadi suami adiknya itu kini benar-benar bisa berubah dan hanya mencintai adiknya, karna Alif berjanji tidak akan melepaskannya lagi jika kembali menyakiti kesayanganya, tak berbeda dengan Wahyu, Alif juga mulai sibuk menatap istrinya yang asik mengobrol dengan tangan yang sibuk memangku dan bermain dengan anak mereka, Alif tidak menyangkan jika gadis muda yang dinikahinya bisa begitu dewasa dalam mengurus rumah tangga mereka, kembali rasa syukur Alif ucapkan di hatinya, dan berharap keluarganya di penuhi kebahagian.


" sayang ayo kita pulang " ajak Alif pada istrinya


" boleh kak " jawab Ita


" kenapa cepat pulang, Mitakan masih mau main sama Galang ?" tanya Mita


" Mita berharap dia benar-benar kapok bang " ujar Mita


" iya, jika tidak dia tidak akan bisa selamat lagi, lagi pula kamu terlalu bodoh lekas memaafkanya " sahut Alif


" hehehe, gimana Mita juga gak tau bisa cinta sama dia, dan satu-satunya alasan Mita ya karna cinta dia " jawab Mita


" dulu kamu juga cinta sama ----" Aktif menghentikan ucapannya dan melirik Mita yang menatapnya " beruntung dia mendapat cinta kamu " ucap Alif


" iya bang " jawab Mita sambil melirik Wahyu yang diam mendengarkan kakak beradik membicarakannya, sedangkan Ita masih sedikit enggan berbicara dengan Wahyu, karna dia jugalah yang memergoki Wahyu saat asik bemesraan dengan wanita lain.

__ADS_1


" maafin akulah bang, aku sudah mengakui semua kesalahanku " ucap Wahyu


" tergantung kamu bisa menepati ucapan mu atau tidak " sahut Alif


" kak ayo kita pulang, sudah semakin sore, aku belum memasak untuk makan malam, kasian ayah sendiri di rumah "ajak Ita


" iya ayo " ajak Alif


" Mita abang pulang dulu, jaga baik-baik diri kamu ya, kalo ada apa-apa abang harus orang pertama yang kamu kasih tau, ingat " sambung Alif


" iya abang " jawab Mita dan memeluk abangnya, berganti memeluk Ita dan Galang.


setelah mengantar kakak dan iparnya Mita dan Wahyu kembali masuk kedalam rumah, " malam mau makan sama apa ?" tanya Mita


" makan kamu boleh ?" tanya Wahyu


" sehatin dulu badan kamu Wahyu, baru pikir mesum " jawab Mita jengah


" aku udah gak apa-apa kok " sahut Wahyu semangat


" yakin ? kalo ini gimana ?" tanya Mita sambil menekan lengan Wahyu


" aawwww...... " pekik Wahyu


" mangkanya udah jangan mesum, mandi sana aku mau bantuin bi Tini masak " ucap Mita sambil mendorong Wahyu masuk kedalam kamar dan kembali berjalan kedapur membantu bi Tini.


**************

__ADS_1


hai aku datang lagi, maaf baru update, ini nyempetin banget agar bisa ketemu sama kalian lagi, dengan cerita seadanya, aku kan kangen 🤗🤗🤗


selamat membaca, jangan lupa like, komen dan Vote ya 😘


__ADS_2