Alasanku Cinta

Alasanku Cinta
bonus 2


__ADS_3

sejak tadi Wahyu di buat pusing oleh ibu hamil kesayanganya, cake dengan marshmallow sudah di buatkan, tetapi gak sedikitpun di sentuh apalagi di cicipi oleh Mita.


sekarang kalian tau apa yang di minta ibu hamil di jam sebelas malam ini, " Wahyu aku pengen mangga muda yang baru petik di pohon, harus masih ada tangkainya dan ada daunya tiga lembar, juga getahnya masih harus kelihatan "


ingin rasanya Wahyu memilih menangis, dimana dia harus mencari pesanan ibu hamil menyebalkan sayangnya sangat di cintai olehnya, apalagi saat ini sedang tidak musim buah mangga, belipun tidak ada yang mentah semuanya sudah pasti mateng dan manis.


Wahyu mengusap frustasi wajahnya, sekarang bahkan jam sudah menunjuk angka dua belas malam, di tambah rasa ngantuk yang melanda membuat Wahyu semakin ingin segera pulang kerumah dan memeluk istrinya, tetapi dia tidak akan bisa pulang sebelum mendapat mangga muda sesuai harapan Mita.


" bang bangun dong, malah tidur aja mulai tadi " geram Wahyu pada kakak ipar yang di minta menemani malah hanya tidur tanpa membantu memberi solusinya.


" ngantuk Yu " sahut Alif dengan mata yang masih terpejam.


" ya udah aku telfon Mita, aja kalo aku gak dapat mangga muda karna abang gak bantuin cari " ancam Wahyu meraih ponselnya.


" dasar ipar durhaka, beraninya di ketek istri " geruru Alif sambil menyadarkan diri dan berharap dapat menghilangkan kantuknya " lagian ngidam susah banget sih bini mu, bukanya seharusnya udah tinggal nunggu hari kelahiran masih aja aneh-aneh " ucap Alif yang masih kesal dengan kelakuan pasangan suami istri.


" udahlah bang ngomelnya, ini kita kemana cari mangga yang dari pohon?" tanya Wahyu yang sudah malas menanggapi omelan iparnya itu.


" jalan aja sambil liat-liat siapa tau ada di depan rumah orang ntar kita beli sama pohonya " jawab Alif.


.


.


tepat jam tiga pagi Wahyu dan Alif sampai di rumah yang nampak sepi karna sudah pasti penghuninya sedang tidur dan bermimpi indah.


Wahyu masuk kedalam kamar di lihatnya Mita yang tertidur pulas, tak tega ingin membangunkan istrinya tetapi ingat pesan Mita jika dia harus membangunkan Mita ketika sudah mendapatkan mangga muda yang di inginkan.


" sayang, mami twins yang cantiknya selalu bikin papa twins meleleh, bangun dong " ucap Wahyu sambil menciumi wajah Mita


Mita yang merasa terganggu akhirnya membuka matanya dengan kesal " apasih Yu ?" tanya Mita dengan wajah cemberut yang terlihat lucu di mata Wahyu

__ADS_1


" taraaa " ucap Wahyu semangat sambil memperlihatkan setangkai mangga muda dengan daun tiga lembar dan masih ada getahnya.


" kamu dapat ?" tanya Mita dengan antusias dan langsung menerima buah mangga muda, tanpa di kupas hanya di bersihkan dengan tisu Mita menggigit begitu saja mangga muda itu, membuat Wahyu yang melihatnya meringis ngilu membayangkan bagaimana masamnya mangga itu.


suara kunyahan dari mulut Mita membuat air liur Wahyu mencuar, dan ngeri tetapi hanya sesaat sebelum Mita menatapnya tajam " ini gak ada masam-masamnya yu, aku pengen yang masam " ujar Mita mengembalikan mangga yang sudah di gigitnya.


" masa mangga muda gak masam ?" tanya Wahyu


" coba aja " ujar Mita dan dengan patuh Wahyu menggigit di bekas gigitan Mita yang langsung membuatnya terbelalak saat rasa masam memenuhi mulutnya.


ya Tuhan, mangga ini sangat masam, kenapa kata Mita sama sekali tidak asam ? apa memang begitu ? atau indra perasa istrinya sedang gangguan ? atau sengaja ingin mengerjai Wahyu ?


" ini masam banget Mit " ucap Wahyu


" aku udah gak mau, udah sana kamu mandi, kamu bau banget aku mau tidur ngantuk banget " ujar Mita


" sabar, sabar, sabar " ucap Wahyu sambil mengusap dadanya dan menatap sebal pada mangga yang di pegangnya, " gara-gara kamu aku gak tidur semalaman dan sekarang aku di katain bau harus mandi tengah malam, dasar mangga gak ada akhlak " Wahyu terus menggerutu kesal dan pada akhirnya memilih untuk membersihkan diri lalu istirahat dan tidur sambil memeluk istrinya.


.


.


" pagi sayang, wah anak mami sudah cantik sekali " puji Mita sambil memberi sebuah ciuman di pipi bulat Jihan yang diikuti oleh Wahyu.


" siap sekolah ?" tanya Wahyu


" siap pa " jawab Jihan semangat


" ayo kita selesaikan sarapan, lalu berangkat kesekolah kakak Jihan " ajak Mita


setelah selesai sarapan Wahyu dan Mita mengantar Jihan untuk pergi kesekolah, Mita tersenyum melihat Jihan yang antusias memasuki sekolahnya, tidak begitu berbeda dengan Faiz yang selalu semangat untuk pergi kesekolah.

__ADS_1


" kamu kenapa sayang ?" tanya Wahyu


" aku kangen Faiz Yu " jawab Mita


" sabar, aku yakin Faiz juga kangen sama kamu, tapi kamu harus selalu ingat jika Faiz selalu memperhatikan kita dari surga, jangan sedih lagi ya, aku juga yakin Faiz pasti gak mau maminya sedih " ucap Wahyu sambil memeluk istrinya.


" Terimakasih Wahyu, sudah mau menerima aku sebagai istri kamu, walau kekurangan masih sangat banyak dan menumpuk dari ku " ucap Mita dengan mata yang sudah berkaca-kaca


" tidak, aku yang seharusnya berterimakasih sama kamu, kamulah yang mau menerima segala kekurangan ku dan kebodohanku bahkan sampai hal terburuk yang ada di diriku kamu bisa menerimanya, kamu adalah istri terbaik milikku sampai kapanpun " jawab Wahyu


" aku sangat bersyukur ketika Tuhan lekas memberikan ku kesadaran, jika kamu adalah wanita yang benar-benar baik dan aku cintai, aku pasti akan kembali menyesal jika mendorong mu lagi seperti masa lalu yang sampai saat ini masih ku sesali, tetapi Tuhan adil, dan selalu tau dimana letak hati yang tulus untuk di tempati, dan itu kamu " sambung Wahyu


" terimakasih Wahyu, tapi.... " Mita terdiam


" kamu mau bilang terimakasih lagi sama aku ? itu gak perlu cukup dengan kamu selalu memupuk rasa cinta kamu cuma buat aku dan keluarga kecil kita aku udah bahagia banget sayang " sahut Wahyu


" bukan gitu Wahyu, aku pengen makan seblak " ucap Mita dengan wajah polos yang membuat Wahyu seketika merasa kesal dengan istrinya, bisa-bisanya di saat dirinya berusaha membuat suasana manis malah yang dipikirkan wanita kesayangannya makanan pedas itu.


" boleh ya ?" tanya Mita penuh harap


" gak boleh, kamu lagi hamil, seblak pedes banget " jawab Wahyu ketus


" hiks.... hikss..... kamu jadi pelit Wahyu " ucap Mita


" ya ampun, iya kita beli seblak, tapi jangan terlalu pedas " ucap Wahyu mengalah dan sekita wajah Mita menjadi cerah tanpa sedikitpun ada rasa bersalah.


***********


hai .....


aku balik lagi 😂 😂

__ADS_1


selamat membaca ya, jangan lupa like dan komenya 😘


__ADS_2