
Bimo benar-benar ingin melempar Wahyu dari pesawat yang mereka tumpangi saat ini, jika saja di dalam pesawat ini hanya ada mereka berdua mungkin Bimo sudah memilih membuat Wahyu tak sadarkan diri dari pada harus mengikuti Wahyu untuk makan nasi kuning sampai ke Kalimantan selatan.
setelah satu jam penerbangan mereka sampai di bandar udara Syansudin Noor Banjarmasin yang terletak di Banjarbaru, Bimo dan Wahyu kemudian menyusuri jalanan kota mencari warung ataupun rumah makan yang menyediakan menu sesuai dengan keinginan Wahyu, entah Wahyu yang tidak beruntung atau memang sedang sial karna tidak menemukan penjual nasi kuning yang diinginkan, dan setelah bertanya pada beberapa orang Wahyu mendapat informasi jika menu itu sering di jual pagi hari untuk sarapan.
" Bim kita nginep di hotel aja ya " ajak Wahyu
" aku mau balik, kerjaan ku banyak " jawab Bimo
" gak bisa kamu harus nemenin aku makan besok pagi " sahut Wahyu
" Wahyu, yang ngidam kamu kenapa aku yang kamu repotin, kenapa gak Alif aja kakak ipar kamu atau yang lainya, aku nyesel banget nerima ajakan kamu makan, kalo tau harus pergi sejauh ini " ujar Bimo dengan tatapan tajamnya.
" ya gimana itu kemauan ponakan kamu " jawab Wahyu santai
" boleh juga aku undang bang Alif kesini " imbuh Wahyu yang langsung mengotak-atik ponselnya
sedang Bimo semakin menatap nyalang pada Wahyu, tetapi di hatinya berusaha tenang, setidaknya dia membantu Mita agar anaknya tidak ileran seperti kata Wahyu, tidak ingin membuat kecewa ibu hamil atau istri orang kesayangannya itu, anggap saja sebagai penebus masa ngidam Mita saat mengandung Faiz dulu, seandainya saja Mita yang memintanya untuk menemani makan kemanapun pasti akan Bimo temani tanpa protes.
" bang Alif bakal nyusul, sambil nunggu kita cari hotel dulu yu " ajak Wahyu tanpa ada rasa bersalah sedikitpun melihat wajah Bimo yang memerah menahan marah dan kesal menjadi satu.
.
__ADS_1
.
Di perjalanan menuju hotel Bimo lebih banyak diam mengabaikan Wahyu yang terus mengoceh, Bimo melempar pandanganya kejalanan dan tiba-tiba meminta berhenti pada supir yang mereka sewa selama berada di Kalimantan, di sebuah rumah makan yang dulu pernah menjadi tempatnya makan bersama Mita, Faiz dan para karyawan Mita.
Bimo turun dari mobil yang di ikuti oleh Wahyu, dan langsung mencari tempat dimana mereka dulu juga makan, tempat yang masih sama tak ada yang berubah hanya beberapa pemanis tempat yang berbeda.
" ngapain disini ?" tanya Wahyu namun tak di jawab oleh Bimo yang sengaja mengabaikannya lantaran masih kesal dengan akal-akalan Wahyu yang menyeretnya hingga ke Kalimantan demi sepiring nasi kuning, bahkan baru bisa di temuinya besok pagi.
" tau aja aku lapar" ujar Wahyu setelah melihat Bimo memesan beberapa menu makanan yang diikuti oleh Wahyu
ddrrrtt..... dddrrttt.....
" Wahyu kamu kok belum pulang ?" tanya Mita yang sudah melihat wajah suaminya
" aku baru sampai di kalimantan satu jam yang lalu sayang, dan nasi kuning yang aku pengen masih besok pagi baru ada, jadi aku nginep di sini semalam, sehabis sarapan aku balik lagi " jawab Wahyu
" kamu sama siapa ?" tanya Mita, lalu Wahyu memutar kamera ponselnya menghadap Bimo, membuat Mita membulatkan matanya yang justru terlihat sangat lucu dan menggemaskan di mata Bimo, hingga tanpa sadar Bimo menarik ujung bibirnya dan segera menetralkan kembali ekspresi wajahnya.
" ya udah kalo sama kak Bimo aku percaya kamu gak bakal macem-macem disana, dan kak Bimo jagain Wahyu ya " pinta Mita
" suami kamu itu merepotkan, kalo gak ingat kamu bakal sedih udah aku buang dari atas pesawat " jawab Bimo yang justru membuat Mita terkekeh mendengarnya.
__ADS_1
" manis " gumam lirih Bimo tanpa menyadari ada telinga lain yang mendengarnya, dan langsung mengalihkan kembali kamera ponsel kearahnya sedang Bimo menatap penuh kecewa pada Wahyu yang tiba-tiba memelototinya.
" istri Wahyu, kalo lupa " ucap Wahyu
Bimo mengacuhkam gerutuan Wahyu dan memilih menikmati makan siang yang menjadi makan sore karna ulah Wahyu yang mengerjainya, sedang Wahyu kembali mengobrol dengan istrinya.
" kamu udah makan siang ?" tanya Wahyu
" sudah tadi aku minta bikinin bi Tini rujak mangga, sama makan bakso " jawab Mita
" kok kamu setiap kali hamil suka banget makan rujak sama bakso, jadi inget dulu waktu nemenin kamu ngidamnya Faiz " ujar Wahyu
uuhhuuuk.....uuuhuuuuk.....
suara seseorang tersedak saat melahap makanannya, dan tanpa Wahyu sadari panggilan telfonya sudah terputus.
**********
spesial moment Wahyu sama Bimo yang lagi berburu nasi kuning 😂
terimakasih yang selalu memberikan dukungan 😘😘😘
__ADS_1