Alasanku Cinta

Alasanku Cinta
eps 41


__ADS_3

" ya acara pernikahan harus berjalan dengan lancar "


" heem dan aku sangat bahagia akhirnya aku menikah "


" aku sangat bersyukur dan berterimakasih, akhirnya permasalahan di antara kita selesai, dan semoga semuanya berjalan lancar Jen "


" ya dan kuharap kamu dan istrimu juga cepat terselesaikan "


Mita yang mulanya sudah sangat yakin akan masuk kedalam ruangan Wahyu, mengurungkan niatnya setelah mendengar percakapan dari dalam ruangan itu, hatinya kembali merasa nyeri bahkan lebih perih dari perihnya daging yang terluka karna teriris pisau tajam.


Mita memutar tubuhnya, mengurungkan niatnya untuk menemui Wahyu, dan lebih memilih untuk meninggalkan resto, dan tanpa sengaja tubuh Mita bertabrakan dengan salah seorang pelayan resto yang sedang membawa beberapa makanan pesanan pelanggan, yang juga ikut terjatuh dan berserakan di lantai.


suara gaduh dari luar ruangnya mengundang rasa penasaran Wahyu yang kemudian dengan cepat melihat keluar ruangan, di lihatnya Mita yang baru saja beranjak berdiri setelah membantu pelayan tadi membereskan beberapa alat makanan.


" Mita " panggil Wahyu


Mita memalingkan wajahnya menatap Wahyu dengan senyum manisnya, " maaf aku tidak sengaja menabraknya dan membuat keributan disini, aku permisi " ucap Mita dengan cepat melangkahkan kakinya, hatinya terasa semakin sesak saat meilahat wanita lain berada tepat di samping Wahyu, yang jelas Mita tahu siapa wanita itu.


" berhenti menangis, mungkin hidup mu memang harus terus merasa sakit hati " ucap Mita pada dirinya sendiri dengan tangan yang mengusap kasar air matanya.


Mita memberhentikan taksi berharap segera bisa pergi dari tempat itu secepatnya, saat dia sudah mendapat taksi dan hendak membuka pintu mobil, tubuhnya terhuyung kebelakang karna di tarik oleh seseorang hingga membuat Mita menabrak dada bidang pria yang langsung memeluknya erat yang tak lain adalah Wahyu


" jangan pergi " ucap Wahyu, " aku merindukan mu " imbuhnya lagi.


" lepas " ucap Mita mencoba memberontak tetapi Wahyu semakin mempererat pelukanya.


" aku benci sama kamu " ucap Mita dengan tangan yang memukul dada bidang Wahyu.


" gak pa-pa benci aku sebanyak yang kamu mau, tetapi aku akan tetap mencintai kamu " jawab Wahyu

__ADS_1


" lepas, aku bilang lepasin " teriak Mita


" enggak, aku bakal lepas kalo kamu sudah tenang " ucap Wahyu, " kamu kesini mau ketemu aku kan ? kenapa kamu lari mau ninggalin aku lagi ?" tanya Wahyu


" aku kesini bukan mau ketemu kamu " jawab Mita


" gak apa-apa, aku yang mau ketemu kamu, aku kangen sama kamu " sahut Wahyu


" bukan urusan ku, aku kesini karna mau ketemu dia " tunjuk Mita pada seseorang yang baru saja keluar dari mobilnya, Wahyu mengikuti arah jari telunjuk Mita yang sedang menunjuk seorang pria yang menatap mereka berdua.


Mita menggunakan kesempatan saat Wahyu melonggarkan pelukanya dan berlari pada pria yang menatapnya dan memaksanya kembali masuk kedalam mobil, mobilpun melaju meninggalkan Wahyu yang terdiam menatap pada jalan yang di lewati mobil yang membawa Mita pergi.


" Wahyu kenapa diam aja, kejar dong " ucap Jenny dari belakang yang merasa kesal melihat Wahyu terdiam


" tapi dia benci sama aku " jawab Wahyu lirih


" aku pergi dulu " sahut Wahyu berlari ke mobilnya mencoba menyusul Mita.


.


.


sedang di dalam mobil yang di tumpangi Mita, seorang yang merasa di manfaatkan Mita mengeram kesal, bahkan setelah mereka melajukan mobil Mita hanya terdiam menatap kearah jalanan yang mereka lalui, tanpa mengeucapkan sepatah katapun.


" aku paling kesal jika membantu orang lain tanpa tahu mengucapkan terimakasih " ucap pria yang di sebelah Mita


Mita mengalihkan pangdangan dari jalanan dan melihat kesampingnya menatap pria yang juga menatapnya tajam,


" maaf aku merepotkan mu tuan Reyhan " ucap Mita

__ADS_1


" kamu memang merepotkan, seharusnya jangan melibatkan aku dengan permasalahan mu " jawab Reyhan


" sekali lagi maafkan aku " ucap Mita yang benar-benar menjadi merasa tidak nyaman dengan keadaanya sekarang.


" ck' katakan aku harus mengatar mu kemana ?" tanya Reyhan


" ke hotel X " jawab Mita


" kau dengar " ucap Reyhan pada asistenya yang mengangguk sebagai jawaban


setelah tiga puluh menit perjalanan, akhirnya Mita sampai di hotel tempatnya menginap, " sekali lagi terimakasih, maaf jika aku terlalu merepotkan " ucap Mita


" tak apa, ingatlah untuk segera menyelesaikan kontrak kerja sama " jawab Reyhan


tanpa di sadari Mita melayangkan delikan tajam pada Reyhan, dirinya yang masih kesal dengan suasana hati yang hancur masih harus diingatkan dengan pekerjaan, benar-benar tidak memiliki perasaan, pikir Mita.


" kenapa melototiku ?" tanya Reyhan


" tidak " jawab Mita


" jangan terlalu larut dalam kesedihan, itu hanya akan membuatmu terpuruk, lakukan apapun yang membuat mu nyaman " ucap Reyhan lalu kembali masuk kedalam mobil tanpa menunggu Mita berbicara lagi, Mita kemudian melangkahkan kakinya menuju kamar hotel yang ditempatinya.


*****************


Terimakasih sudah memberikan dukungan 😊, jangan lupa untuk selalu memberi like dan Vote setelah atau sebelum membaca.


up lagi kalo rame ya 😊


love U ❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2