
pagi sudah berganti siang, Mita masih menunggu kabar dari Wahyu, yang sejak tadi Mita mencoba menghubungkan tetapi tak pernah tersambung, setelah menemani Jihan tidur siang, Mita memilih duduk di ruang keluarga sambil memainkan ponselnya dan menunggu kabar dari suaminya.
Mita mendengar suara mobil yang datang, Mita berharap jika itu adalah suaminya, dengan antusias Mita berjalan menuju pintu menyambut kedatangan suaminya, senyum yang mengembang di wajahnya mulai meluntur saat melihat siapa yang turun dari mobil, bukan suaminya Wahyu tetapi Bimo yang baru saja datang bersama asistenya Andi, Mita hendak kembali masuk tetapi karna merasa tak enak hati jadilah dia menunggu Bimo sampai mendekat. Mita lupa jika Wahyu berpamitan akan keluar kota sehingga mengharapkan kedatangan suaminya.
berbeda dengan Bimo yang saat pertama kali keluar dari mobil di lihatnya Mita berdiri tak jauh dari pintu masuk rumah, membuat hatinya terutama jantungnya berdetak kencang, dan dengan sekuat tenaga Bimo menetralkan ekspresi wajahnya.
" kamu disini ?" tanya Bimo saat sudah berhadapan dengan Mita
" iya " jawab Mita singkat, Bimo melihat ada gurat kecewa dari wajah Mita, " aku masuk duluan " ucap Mita langsung menuju kamarnya meninggalkan Bimo yang terdiam.
Menjelang sore Mita membereskan beberapa barangnya dan keluar dari kamar, Mita berencana pamit dan ingin pulang kerumahnya, suara berisik terdengar dari ruang keluarga dan membawa Mita melangkah kesana, Mita menggelengkan kepalanya menepis ingatan-ingatan dari masalalu yang kemudian menarik nafasnya dalam-dalam.
" om, tante, Mita pamit pulang ya, Jihan juga sudah baikan " ucap Mita
" mami " ucap Jihan yang tak rela jika Mita pergi
" loh bukanya Wahyu bilang kamu nginep sampai besok ya Mit ?" tanya Maya
" maaf tante, Mita gak bisa ada yang harus Mita urus " jawab Mita
" sayabg banget padahal mamah mau ajak kamu masak bareng nanti untuk makan malam " ucap Maya dan Mita hanya tersenyum
" Jihan mami pulang dulu ya, nanti saat mami tidak sibuk mami pasti akan menemui Jihan " pamit Mita pada Jihan yang menunduk sedih
" apa Jihan boleh datang ketempat mami ?" tanyanya
__ADS_1
" boleh, jika Jihan ingin bertemu mami Jihan bisa menghubungi mami " jawab Mita
" baiklah, mami sudah berjanji dengan Jihan " ucap Jihan
" iya sayang, kalo begitu mami pulang dulu ya " pamit Mita lagi dan menciumi pipi Jihan
" Mita pulang dulu om, tante " pamit Mita
" hati-hati nak " jawab Ryan
" sering-seringlah ajak Wahyu datang kemari Mit " ujar Maya yang diangguki Mita dengan senyum
saat Mita mulai melangkahkan kakinya dia berpapasan dengan Bimo dan Andi yang baru saja keluar dari ruang kerja Bimo,
" iya kak " jawab Mita
" mau aku antar ?" tawar Bimo dan gelengan kepala sebagai jawaban " baiklah hati-hati " imbuh Bimo
" iya " jawab Mita dan melanjutkan langkahnya.
sampai di depan gerbang rumah, rasa sakit hati Mita kembali muncul, hatinya terasa tersayat, Mita berjongkok menyembunyikan wajahnya, dia terisak tanpa suara membuat semuanya terasa lebih menyakitkan.
" ya Tuhan sampai kapan aku akan terus teringat kejadian yang sudah beberapa tahun lalu ?" tanyanya masih dengan terus menyembunyikan wajahnya
" Mit " panggil Andi yang baru saja turun dari mobilnya
__ADS_1
Mita mendongak dan menghapus air matanya, " maaf aku pasti menghalangi jalan " ucap Mita sambil berdiri
" ayo aku antar pulang " ajak Andi, yang mengerti kenapa Mita menangis melihat jalanan di hadapanya, bahkan Andi tidak bisa melupakan kejadian saat Faiz mengalami kecelakaan tak jauh dari pagar rumah keluarga Rahardian.
" abang Andi pulang du ---"
" jangan seperti ini Mit, atau kamu menunggu ku menghubungi Alif ?" tanya Andi
" baiklah " jawab Mita yang akhirnya setuju diantar oleh Andi, dan di sepanjang jalan Mita hanya diam.
Mita ingin menjalani hidupnya tanpa bayang-bayang masalalu tetapi entah kenapa, semuanya seperti tidak bisa hilang dari kepalanya, berulang kali Mita meyakinkan hatinya untuk fokus pada kehidupannya saat ini, dan hanya itu yang bisa Mita lakukan.
" kemana aku mengatar mu ?" tanya Andi
" ke rumah ku saja bang " jawab Mita
" baiklah " sahut Andi
tiga puluh menit kemudian mereka sampai di rumah, Mita setelah mengucapkan terimakasih Mita masuk kedalam rumahnya dan langsung menuju kamarnya untuk membersihkan diri.
****************
jangan bosen ya sama cerita yang bergerak lambat 😊
jangan lupa baca, like, komen dan Vote, di depan juga ada bintang jangan di lewatkan buat di kasih rate ya 😘
__ADS_1