
Byyuuuurrrrrr.....
( anggap aja suara air yang di tumpah sengaja )
setelah menyiramkan sebotol air kepada seorang pria yang tengah asik makan siang dan melakukan adegan yang menyakitkan mata, Wanita hamil itu dengan santai mengedikkan bahunya seolah tak terjadi apapun dan tanpa rasa bersalah.
" kamu kalo mau selingkuh yang pinter, di meja ini ada tisu dan suruh dia bersihkan sendiri makanan yang nempel di mulutnya gak usah sok romantis sama wanita yang bukan istrimu " ucap Wanita hamil yang tak lain adalah Ita
" sayang, Wahyu kamu kenapa diem aja? trus perempuan hamil ini siapa ? datang-datang ngerusak suasana aja " ucap Wanita yang tak lain adalah Jenny dan tepat berada di sebelah Wahyu yang masih terdiam
" kamu mau jujur sendiri atau aku yang ngomong ?" tanya Ita
" kamu sama siapa ?" tanya Wahyu
" Ta, ayo pulang " ajak Mita yang sudah berada di belakang Ita dan hanya menatap datar pada pasangan yang ada di depannya.
" iya mba " jawab Ita, mereka berdua berjalan beriringan meninggalkan Wahyu yang masih terdiam kaku, sedang Jenny sudah sibuk menanyai Wahyu.
Mita memilih pergi dengan kenyataan yang di lihat dan di dengarnya, " ck' sayang " batin Mita, sudah sedekat itukah hubungan mereka, lebih baik meninggalkan dari pada harus menjadikan masalah rumah tangganya tontotan orang banyak yang ada di cafe itu.
" aku anterin kamu pulang ya Ta " ucap Mita
" mba maafin aku ya " ucap Ita
" maaf kenapa ?" tanya Mita saat mereka sudah berada di dalan mobil Mita
" tadi aku main siram kak Wahyu " ucap Ita
" gak apa-apa, tapi aku minta tolong jangan kasih tau siapapun terutama ayah sama bang Alif ya Ta ?!" pinta Mita
" tapi mba inikan bukan masalah kecil " jawab Ita
" tolong aku Ta, biar aku selesaikan dulu sama Wahyu, kalo aku gak sanggup nanti aku pasti minta bantuan bang Alif " ucap Mita
" baiklah mba, mba yang tenang dan sabar ya " ucap Ita yang semakin khawatir dengan keadaan Mita, terlihat tenang tetapi Ita yakin hati Mita tidak setenang yang terlihat, apalagi jika mengingat riwayat Mita yang sempat mengalami depresi, kekawatiran Ita semakin menjadi, walau hanya saudara ipar tetapi Ita sangat menyayangi Mita.
__ADS_1
" semoga Tuhan memberikan kesabaran ekstra padamu mba, dan semoga Tuhan memberikan pelajaran setimpal pada Wahyu, pria brengsek yang bertopeng " gumam Ita dihatinya.
" terimakasih Ta, ingat kamu jangan mikir macam-macam jaga ponakan aku dengan baik " ucap Mita yang justru menhawatirkan kondisi kakak iparnya, dan dengan cepat Ita mengaggukan kepalanya.
hingga tiga puluh menit kemudian mereka sampai di kediaman Arion, setelah menurunkan Ita, Mita bergegas berbalik arah menuju apartemen Wahyu dengan helaan napas beratnya.
.
.
" sayang sebenarnya ada apa ? siapa perempuan hamil tadi ?" tanya Jenny, " Wahyu kenapa kamu diem aja ?" tanya Jenny
" DIAM " bentak Wahyu
" maksud kamu apa bentak-bentak aku Hah ? memang salah aku tanya siapa perempuan tadi ? " sahut Jenny
" atau jangan-jangan bukan wanita hamil tetapi wanita satunya yang menepuk bahumu saat pesta yang diadakan ayah ku ? " tanya Jenny
" WAHYU " teriak Jenny dan secara mendadak Wahyu menghentikan mobilnya. " aaakhhhh " teriak Jenny yang terkejut dengan tindakan Wahyu
" dia istriku, wanita satu-satunya yang aku cintai dan saat ini aku yang menyakitinya " jawab Wahyu
" maksud kamu ?" tanya Jenny
" apa kurang jelas apa yang kukatakan ?" jawab Wahyu dengan pertanyaan
" brengs** kamu Yu, ku kira kamu pria baik-baik, tetapi ternyata kamu menjadikan aku simpanan, aku pernah bercerita padamu bukan, jika aku gagal menikah karna orang ketiga ?" tanya Jenny tanpa ada jawaban dari Wahyu
" ternyata sekarang aku sendiri yang menjadi orang ketiga dalam hubungan rumah tangga orang, kamu tau Yu ini menjijikan, sangat bodoh aku mudah percaya padamu dan menerima rencana perjodohan " ujar Jenny
" maafkan aku Jen, aku tidak bisa mengontrol diri, aku sudah melukai dua orang wanita sekaligus " ucap Wahyu
" apa kamu mencintai ku Wahyu ?" tanya Jenny, dan Wahyu hanya diam tak ada jawaban, sedang Jenny tersenyum getir memahami arti diamnya Wahyu
" lalu apa kamu mencintai istrimu ?" tanya Jenny
__ADS_1
" aku sangat mencintainya " jawab Wahyu cepat, bagai dihujani beribu pisau yang lebih tajam hati Jenny saat ini mendengar jawaban Wahyu yang begitu jelas dan tegas.
" lalu kenapa kamu menghianatinya, jika kamu mencintai istrimu, kamu tau sakit hati di hianati sangat dalam lebih sakit dari apapun Wahyu " ujar Jenny dengan perasaan kesal, marah, malu dan hancur menjadi satu
ingin rasanya Jenny egois dan memaksa Wahyu memilihnya, tetapi hatinya tak sanggup membayangkan rasa sakit yang akan di rasakan oleh istri Wahyu, kerna Jenny sendiri sudah merasakan rasanya di hianati oleh orang yang benar-benar di cintai, walau saat ini wanita itu pasti sedang menahan sesak dihatinya lebih dari yang Jenny rasakan saat ini.
" aku terhanyut dalam kesenangan sementara, maafkan aku Jenny, maaf " ucap Wahyu
" sampaikan maafku pada istrimu Wahyu, katakan padanya jika aku benar-benar tidak tau jika kamu sudah memiliki seorang istri, semua urusan tentang kita selesai dan bersungguh-sungguhlah saat nanti kamu mendapat maaf dan kesempatan dari istrimu " ucap Jenny yang kemudian memilih keluar dari mobil Wahyu
Jenny memilih untuk mengalah pada egonya, bagaimanpun sakitnya di bohongi akan lebih baik dan menjadi wanita terhormat, dengan tidak menjadi duri dalam pernikahan atau hubungan orang lain, keputusan yang diambilnya sudah benar untuk pergi menjauh, ini juga kesalahanya sendiri tanpa mencari tahu dengan benar tentang Wahyu sudah begitu saja meminta ayahnya untuk menjodohkan mereka, Jenny hanya berharap semoga Tuhan tak memberikan karma padanya sebagai balasan akan perbuatanya.
sedang Wahyu masih terdiam di dalam mobilnya, mengusap prustasi wajahnya, bagaimana ? apa yang harus dilakukan ? bagaimana meyakinkan Mita ? ini benar-benar kesalahanya, mengikuti hawa nafsu kesenangan semu ?
" aaaaakkkhhhhh" teriak frustasi Wahyu yang kemudian melajukan mobilnya kembali.
**************
aku datang nepatin janji ya buat up bonus di hari minggu 😊
jangan marah sama abang Wahyu ya dia khilaf sesaat ( author ngebela ) enggak kok wkwkwkw
selamat membaca selamat menikmati hari libur 😘
jangan lupa beri dukungan donk buat cerita ini
Like, Komen dan Vote
baca juga karya aku yang lainya
" kembali bernostalgia
" lembaran cerita cinta
Terimakasih ❤❤❤
__ADS_1