Alasanku Cinta

Alasanku Cinta
eps 38


__ADS_3

Mita mulai menggeliatkan tubuhnya, tetapi pergerakanya seperti tertahan, di lihatnya pada perut yang sedang di lingkari tangan kekar dan memeluknya dengan erat dari belakang, Mita tahu siapa pemilik tangan itu, bahkan pelukan yang tidak asing bagi tubuhnya.


Mita perlahan membalik tubuhnya menghadap suaminya yang masih terlelap, tangan Mita terulur mengusap pipi yang sebagian di tumbuhi bulu-bulu halus, dan dari wajah itu Mita bisa melihat betapa lelahnya yang di rasakan suaminya.


Mita mencoba membangunkan dirinya dengan sangat pelan agar tidak mengganggu tidur nyenyak suaminya, tetapi pelukan itu justru semakin erat mendekapnya


" jangan pergi " ucap Wahyu dengan mata yang masih terpejam


" aku gak pergi, aku cuma mau keluar kedapur masak sarapan buat kamu " jawab Mita sambil mengusap kepala Wahyu tetapi tak ada jawaban lagi.


jam sudah menunjuk angka sembilan pagi, tetapi Wahyu masih terlelap dalam tidurnya, Mita yang sudah merasa lapar coba membangunkan Wahyu dengan pelan agar tidak membuat Wahyu terkejut.


" maaf " ucap Wahyu saat kesadaranya sudah sepenuhnya kembali, Mita hanya menganggukan kepalanya.


" Mita " panggil Wahyu


" bangun dan bersihkan diri mu, sebelahnya sarapan " ucap Mita, dan Wahyu menuruti ucapan Mita.


selesai sarapan Mita kembali kekamarnya juga Wahyu yang mengekorinya ikut masuk kedalam kamar Mita, " kamu gak pulang atau kerja ?" tanya Mita


" aku mau disini sama kamu " jawab Wahyu


" aku mau kerumah ayah " ucap Mita


" aku ikut " sahut Wahyu


setelah selesai bersiap, Mita berjalan lebih dulu akan keluar dari rumahnya yanh tentu saja selalu di ikuti Wahyu, belum sempat Mita membuka pintu rumahnya sudah terbuka dari luar. Mita menatap Alif dan istrinya yang baru saja datang dan tersenyum pada mereka, tetapi tidak dengan pasangan suami istri yang mulanya datang dengan wajah cerah menjadi sangat menyeramkan setelah melihat Wahyu berada di sebelah Mita.

__ADS_1


Bugh..... Bugh..... Bugh.....


Alif memberikan pukulanya pada Wahyu tanpa perlawanan, sedang Mita yang terkejut dengan apa yang dilakukan kakaknya berteriak histeris dan mencoba menahan lengan Alif dengan sekuat tenaganya agar berhenti memukul Wahyu.


" abang berhenti " teriak Mita


" LEPAS, BIAR ABANG KASIH PELAJARAN YANG SETIMPAL BUAT DIA " bentak Alif


" ABANG " bentak Mita


" kenapa ? masih mau nolongin dia yang udah bikin kamu sakit hati ?" tanya Alif penuh emosi serta menatap tajam adiknya yang kemudian menundukkan kepalanya.


" tolong biar Mita sama Wahyu yang selesaikan semuanya bang " jawab Mita


" kamu lupa semua yang dia bilang sama kita ? dan kamu masih membelanya " bentak Alif


" abang sangat menyayangi mu Mit, abang gak rela kamu di sakitin kaya gini " ucap Alif sedang Mita memilih memeluk kakaknya dan membiarkan Wahyu yang masih terduduk di lantai.


" maafin Mita, kali ini tolong biarkan Mita memutuskan semua dan tolong abang dukung Mita apapun itu " ucap Mita


" abang hanya ingin yang terbaik untuk kamu " jawab Alif sambil melonggarkan pelukan adiknya dan mengusap air mata Mita.


Mita mendekat pada Wahyu dan membantunya berdiri, " kamu bisa pulang sendiri ?" tanya Mita


" bisa " jawab Wahyu


" pulanglah dan obati luka kamu " ucap Mita membuat Wahyu merasa sakit pada hatinya, apakah Mita sudah tidak perduli padanya ? bahkan saat Wahyu sedang kesakitan akibat pukulan dari Alif, Mita hanya menyuruhnya pulang tanpa mau mengobati ? bukankah tadi Mita sudah baik padanya ?

__ADS_1


" Wahyu, pulanglah " ulang Mita dan tanpa menjawab Wahyu berjalan keluar menuju mobilnya.


.


.


seminggu sudah berlalu setelah Wahyu mendapat bonus dari Alif yang berupa pukulan, kini kembali Wahyu menemui Mita yang sedang sibuk dengan pekerjaanya.


Wahyu datang tepat saat jam makan siang, dan berjalan dengan santai memasuki gedung tinggi yang menjadi tempat bekerja istrinya, langkah Wahyu terhenti saat melihat Mita yang keluar dari lift bersama seorang pria yang juga sangat di kenalnya dan siapa lagi jika bukan Bimo, mereka terlihat asik berjalan sambil berbicara bahkan tawa Mita seakan memperlihatkan bahwa dirinya sangat bahagia yang sama halnya dengan Bimo yang terlihat sangat bahagia, tatapan mata yang penuh cinta masih bisa Wahyu lihat.


" Mita " panggil Wahyu, mendengar namanya di sebut Mita mencari sumber suara yang ternyata tak jauh dari tempatnya berdiri saat ini.


Mita tersenyum pada Wahyu dan berjalan mendekat di ikuti oleh Bimo, " kamu baru datang ?" tanya Mita pada Wahyu


" iya aku mau ajak kamu makan siang " jawab Wahyu dan Mita mengangguk


" kak Bimo tentang rencana tadi kita bahas lain waktu bisa ? nanti aku kasih kabar ke kakak " ujar Mita


" bisa, nanti kabarin aja sama Andi, kalo gitu aku permisi duluan " ucap Bimo yang di jawab anggukan dan senyum manis dari Mita, sedang Bimo melewati begitu saja pada Wahyu tanpa menyapa.


" kita keruangan ku aja " ajak Mita yang di setujui oleh Wahyu.


**************


Mananih para pendukung Mita kok belum pada Vote ya, hayuuu dukung dong dengan Like, komen, Vote dan Bintang.


Terimakasih yang sudah memberi dukungan Love U ❤ ❤ ❤

__ADS_1


__ADS_2