
Mita menatap pantulan dirinya di depan cermin besar yang ada di hadapannya, ada rasa haru, bahagia, sedih dan rasa yang tak dapat diartikanya.
" semoga kali ini aku benar-benar bahagia, dan melupakannya " gumam Mita
" gimana kamu udah siap ?" tanya Alif yang berada di belakang adiknya, menatap haru pada kesayangannya yang hanya tinggal beberapa menit lagi sah menjadi seorang istri untuk sahabatnya.
" abang Mita merasa gugup, tapi juga takut " ujar Mita
" kenapa ?" tanya Alif
" gugup karna akan menikah, dan takut jika kak Arga benar-benar mengacaukan pernikahan Mita" jawab Mita
" udah kamu tenang aja, dan tunggu suami kamu menjemput kamu kesini setelah ijab qabul " ujar Alif
Mita hanya bisa melihat bagaimana prosesi ijab qabul melalui layar tv yang ada di dalam kamar dimana dia telah selesai di rias dengan Alif yang menemaninya karna Alif tidak mau meninggalkan adiknya sendiri.
Anita masuk untuk memanggil Mita agar keluar dari ruangan dan menemui Wahyu yang sudah menunggunya untuk melanjutkan proses acara pernikahan.
" mba ayo kita keluar sekarang ?" ajak Ita
" loh katanya aku keluar kalo ijab qabul selesai ?" tanya Mita
Alif dan Anita sama-sama tertawa melihat ekspresi bingung Mita " ijab qabulnya udah selesai, dari tadi apa yang kamu perhatikan dari layar itu ?" tanya Alif
" Mita kira itu orang lain bang" jawab Mita
__ADS_1
" ya ampun adik abang kok gini amat ya, yang kamu liat itu tadi Wahyu, yang sekarang sudah SAH menjadi suami kamu, udah ayo kita temui dia biar proses pernikahnya selesai " ajak Alif yang di angguki Mita.
gugup semakin gugup yang dirasakan Mita saat mulai melangkah untuk menemui suaminya, ya sekarang dia sudah benar-benar menjadi seorang istri, bahagia karna dia menikah dengan seseorang yang menjadi pilihan sendiri tanpa ada paksaan, dan masih ada ganjalan dihatinya yang tidak dapat di pungkirinya tetapi harus di tutupnya dengan benar.
Mita menatap Wahyu yang tersenyum padanya setelah menyelesaikan proses pernikahan, dan acara pernikahan juga sudah selesai karna memang tidak mengadakan acara pesta setelah ijab qabul.
.
.
Flashback
sehari setelah pertemuan Mita dan Arga yang berujung pertengkaran dengan Wahyu, membuat Mita mau tidak mau bercerita pada Alif tentang kejadian itu, karna hatinya benar-benar merasa tidak nyaman dengan ucapan Arga terakhir kali.
setelah sampai pada sebuah gedung yang menjulang tinggi Alif berjalan masuk hingga sampai di ruangan si pemilik gedung, setelah dipersilahkan masuk kedalam ruangan Alif melihat Arga yang sedang disibukkan dengan pekerjaannya.
" ada apa Lif ?" tanya Arga
" menurut mu apa ?" Alif balik bertanya
" kamu datang-datang bawa teka-teki Lif " jawab Arga
" aku terus terang aja sama kamu Ga, karna kamu sahabat aku, tolong jangan ganggu Mita, biar dia bahagia menikah dengan pria pilihannya, aku tau tujuan kamu memaksa ingin menikahi Mita karna Viakan ? aku yakin kamu tau bagaimana kehidupan adik ku saat menjadi istri dari Bimo, sampai dia bisa terlepas, jangan karna rasa bersalah mu pada Via kamu menggangu adikku, bukan keinginan Mita menikah dengan Bimo, semua masih ada campur tangan Via, aku tidak menyalahkan hanya aku tidak suka dengan cara mu " ujar Alif
" kamu terlalu munafik Lif, aku saja bisa melihat jika Mita memiliki cinta untuk Bimo, dan jika adikmu menikah dengan Wahyu, menurut mu apa yang akan terjadi jika Wahyu mengetahui Mita tidak mencintainya dan kembali menggangu Via dan Bimo ? aku yakin Wahyu akan melepaskan Mita agar wanita yang di cintainya bahagia, sedangkan Via ku akan kembali tersisihkan, tetapi jika Mita menikah denganku apapun itu aku tidak akan melepaskannya, dan aku akan berusaha membuat Mita hanya melihat padaku dan Via bisa tetap bersama Bimo " jawab Arga
__ADS_1
" kamu memang sama persis seperti Bimo, dan karna itu pula Via mau menikah dengan Bimo yang sebenarnya tidak benar-benar ada dihatinya, kamu tau tujuan utama Via memaksa Bimo menikah dengan Mita, karna dia ingin Bimo tidak mencintainya lagi dan dia bisa kembali pada mu Ga, tetapi Tuhan berkehendak lain hingga dia memiliki seorang anak perempuan yang semakin mempersulit untuk lepas dari Bimo, dan kamu sendiri mengetahui apa yang terjadi setelah kalian bertemu " ujar Alif
" kamu tidak tau apa-apa tentang Via, Lif ---- "
" CUKUP JANGAN MEMBUAT SEMUANYA SEMAKIN RUMIT, SEMUANYA SUDAH SANGAT MEMBOSANKAN, AKU MEMPERINGATIMU UNTUK BERHENTI MENGGANGGU ADIKKU " ucap Alif dengan suara yang meninggi
" lebih baik kamu mengurus Via mu itu dari pada sibuk dengan hal yang tidak jelas, karna aku tidak akan memaafkan siapapun yang menggangu adikku lagi, termasuk kamu " ujar Alif sambil berlebihan pergi meninggalkan Arga yang terdiam.
" apa aku gagal lagi memberikan kebahagian untuk kamu Vi " gumam Arga sambil menyugar rambutnya kebelakang dengan helaan napas prustasi.
**********
hai... apa ada yang kangen aku ???
ngarep ya sebagai author wkwkwk
sebenarnya tadi malam udah aku tulis tapi ketiduran, karna kegiatan beberapa hari kemarin cukup buat lelah aku 😁.
gimana ada yang rindu sama cerita ini ? disini aku sedikit naruh alasan Arga ngedeketin Mita ya, entahlah menurut kalian nyambung gak sih ?
cerita izinkan aku bahagia dan di lanjutkan ke alasanku cinta ini sudah terkonsepya, dan pengennya mengupas tentang tokoh-tokoh yang ada sampai selesai jika memungkinkan.
bantuin aku dengan dukungan like, komen dan vote ya, biar semangat dan idenya lancar saat membelah konsep cerita untuk kalian, ini juga demi bantuin Mita loh 😆
Terimakasih yang sudah memberi dukungan ❤❤❤ untuk kalian semua 😘
__ADS_1