
Kenzo akhirnya memilih menarik tangan Clara menuju kedalam gedung. Kenzo menarik tangan Clara hingga didepan lift, Banyak pasang mata yang melihat pertengkaran mereka saat berjalan menuju lift.
"Eh itu kenapa pak Kenzo kok tumben berantem biasanya juga selalu romantis-romantisan sama istrinya?" tanya receptionist.
"iya ya tumben berantem biasanya romantis-romantisan," balas karyawan 1.
"Kamu tau nggak kemarin aku liat pak Kenzo dan Viona pergi bersama dan tadi pagi mereka datang bersama," kata karyawan 2.
"Apa jangan-jangan mereka berselingkuh dibelakang nona Clara ya," balas karyawan 1.
"Aduh kalian ini pagi-pagi udah bergosip aja bukannya masuk kerja buat kerja malah bergosip," ucap Camila.
Camila menyelak percakapan gosip-gosip tersebut dan membuat para karyawan yang bergosip diam seketika, lalu Camila menuju lift dan naik keatas.
Setibanya diruangannya Camila langsung menghampiri Viona yang sedang duduk sambil memeriksa beberapa dokumen.
"Viona," teriak Camila.
"Ada apa Camila?" tanya Viona.
"kamu gila ya pagi-pagi udah di jadiin bahan gosip sama para karyawan, kamu ada hubungan apa sama pak Kenzo sampai-sampai bisa pulang dan berangkat bareng kekantor kemarin sama tadi pagi?" tanya Camila.
"Aku nggak ada hubungan apa-apa sama pak Kenzo, kemarin aku cuma mengantarkan dia ke bengkel langganan ku dan tadi pagi dia menjemputku karena mobilku kemarin ditinggal di kantor," jawab Viona.
Camila yang mendengar alasan Camila mulai memahami keadaan yang sebenarnya.
"Viona lebih baik kamu menjauh dari pak Kenzo apa kamu tidak tau bahwa pak Kenzo sudah memiliki kekasih yaitu Clara sekretarisnya pak Kenzo," ucap Camila.
berarti pak Kenzo sudah ada yang punya lebih baik aku menghindar darinya daripada jadi bahan gosip kantor, batin Viona.
"iya aku akan menjauhnya demi kebaikan bersama daripada aku harus mendengarkan gosip yang tidak enak didengar," jawab Viona.
***************
Dilain tempat Kenzo dan Clara baru saja keluar dari lift dan Kenzo memegang tangan Clara hingga masuk kedalam Ruangannya.
"Kamu apa-apaan kok bisa bareng karyawan magang itu?" tanya Clara dengan nada marah.
"Aku kemarin benerin mobilku di bengkel langganan Viona dan setelah itu aku makan malam dirumahnya," jawab Kenzo.
Kenzo sengaja ingin membuat Clara cemburu karena ia ingin meyakinkan dirinya Clara benar-benar mencintainya atau tidak.
"Terus kenapa kamu bisa datang kekantor barengan dia?" tanya Clara.
"Tadi aku menjemput Viona dirumahnya karena kemarin kami hanya menggunakan satu mobil yaitu mobilku,mobil dia ditinggalkan dikantor," jawab Kenzo.
"Baiklah kalau begitu ceritanya aku ingin melanjutkan pekerjaanku," balas Clara.
Kenzo terus melihat ekspresi Clara namun tidak ada seperti seseorang yang sedang cemburu dan malah Clara langsung memakhlumi saja.
__ADS_1
Clara kembali ketempatnya yang berada persis disamping pintu ruangan CEO. Clara langsung duduk ditempatnya dan langsung melanjutkan pekerjaannya.
Saat sedang mengerjakan tugasnya waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang, mendadak teleponnya berbunyi dan tertera nama Kenzo. Clara langsung mengangkat teleponnya.
"Hallo sayang ada apa?" tanya Clara.
"Hallo, Sayang makan siang bareng yuk sekalian cari perlengkapan untuk pertunangan kita," ajak Kenzo.
"Baiklah aku akan menunggumu," jawab Clara.
Setelah mengakhiri percakapannya dengan kenzo, Clara langsung mengirimkan pesan kepada seseorang.
Kenzo yang masih di ruangannya masih mengerjakan beberapa berkas setelah ia selesai Kenzo langsung keluar ruangannya ke tempat Clara.
Clara dan Kenzo masuk kedalam lift, saat didalam lift mendadak pintu lift terbuka dan menampilkan Viona, Viona masuk kedalam lift dan menyapa Kenzo dan Clara lalu mengalihkan pandangannya.
Jadi pak Kenzo dan Clara beneran pasangan kekasih, Aku harus menjauh dari pak Kenzo agar gosip-gosip yang tidak benar itu tidak menyebar, batin Viona.
Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di lobby, Viona berjalan menuju kantin kantor sedangkan Clara dan Kenzo berjalan menuju parkiran mobil.
Setelah sampai mobilnya Kenzo tetap melakukan hal seperti biasa yaitu membukakan pintu dan memasangkan seatbelt ke Clara, walaupun dia merasa curiga dengan Clara tetapi dia sangat mencintainya karena Clara merupakan cinta pertamanya.
Kenzo yang sudah berada di belakang kemudinya melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sesekali ia melirik Clara yang sedang bermain ponselnya.
**************
"Sayang nanti setelah makan kita tidak perlu balik ke kantor lagi," kata Kenzo.
"Kenapa?" tanya Clara.
Kenzo yang melihat ekspresi Clara yang menunjukkan tidak suka merasa bingung, bukannya seharusnya senang tidak perlu kembali ke kantor, batin Kenzo.
"Setelah ini aku mau mengajak kamu untuk membeli beberapa keperluan untuk pertunangan kita, kamu mau kan pergi belanja bersama?" tanya Kenzo.
"Tentu saja mau," jawab Clara.
Setelah pembicaraan makanan dan minuman yang mereka pesan sudah datang, dan mereka berdua makan tanpa ada pembicaraan lagi.
Selesai makan Kenzo langsung melunasi pesanan mereka dan mengajak Clara ke pusat pembelanjaan untuk memberi pelengkapan tunangan.
Saat sampai disana Kenzo langsung mengajak Clara kesebuah toko pakaian yang menampilkan beberapa pakaian yang cukup indah dan Clara langsung mencoba pakaian dan langsung memilih pakaian yang akan ia beli, setelah membeli baju mereka melanjutkan memilih cincin tunangan.
Namun disaat memilih cincin tunangan ada seorang pria yang menghampiri mereka.
"Hai Clara kamu kok disini bukannya ini waktu kerja?" tanya Darko.
Clara yang dihampiri oleh pacarnya kaget dan langsung bingung mau jawab apa, Kenzo yang melihat ada pria yang menyapa Clara langsung membalas sapaannya.
"Hai kami disini sedang memilih Cincin tunangan kami, dan kamu siapanya Clara," jawab Kenzo.
__ADS_1
"Oh, Aku hanya temannya Clara saja dan kebetulan sedang jalan-jalan kemari," balas Darko.
Clara yang mendengar Darko hanya mengatakan bahwa mereka hanya teman sangat bersyukur.
Untung saja darko tidak membongkar hubungan kami dan dia berarti masih mengingat rencana kami, batin Clara.
"Aku pamit undur diri ya mau melanjutkan jalan-jalan lagi," ucap Darko.
"Oke," jawab Kenzo.
"Oke,selamat jalan-jalan," jawab Clara.
Clara yang melihat kepergian Darko merasa kembali tenang dan mereka melanjutkan memilih cincin.
Saat memilih cincin mata Clara melihat sebuah cincin berwarna emas dan polos namun tetap menampilkan keindahannya.
"Sayang aku mau cincin yang ini warnanya sangat bagus dan aku suka modelnya," kata Clara.
"Oke sayang," jawab Kenzo.
"Mbak saya mau coba cincin yang ini," kata Kenzo.
Pegawai tersebut mengambilkan cincin yang diinginkan oleh Clara dan mereka berdua mencobanya. Dirasa cincin tersebut sudah pas dengan jari mereka, Kenzo langsung menyerahkan kepada pegawai toko untuk diukir nama mereka di cincin tersebut.
Tidak berapa lama pesanan cincin mereka sudah selesai dan Kenzo melunasi pembayaran dan memasuki cincin tersebut ke kantongnya.
"Sayang bagaimana kalau setelah ini kita jalan-jalan saja?" tanya Kenzo.
"Baiklah, Ayo kita jalan-jalan," jawab Clara.
Merekapun berjalan-jalan sambil sesekali memasuki beberapa toko untuk membeli barang yang di inginkan.
Bersambung......
.
.
.
.
.
.
Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.
__ADS_1