Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 16 KEJUJURAN


__ADS_3

Clara yang sudah merasa lelah langsung membuka pintu apartmentnya, namun saat masuk kedalam apartmentnya betapa terkejutnya ada seorang pria yang tidak dia kenali sedang tertawa sangat kencang.


"Ahhhhh siapa kamu? kamu maling hah?" Teriak Clara.


Clara yang panik langsung ingin mengambil handphonenya yang berada didalam tasnya untuk menelepon Kenzo dan mengatakan bahwa ada maling di apartmentnya, belum ia mengambil handphonenya lelaki tersebut langsung membalikkan badannya menghadap Clara.


"Kalau kau berani menelepon kekasihmu yang bodoh itu aku akan membongkar rahasiamu," kata Samuel.


"Apa yang kau maksud?" tanya Clara.


"Tentu saja saya tau bahwa kamu selingkuh di belakang Kenzo," jawab Samuel sambil tersenyum sinis.


"Siapa kamu berani-beraninya mengancam saya?" tanya Clara dengan nada tinggi.


"Kamu tidak perlu tau siapa saya yang perlu kamu tau, saya adalah musuh Kenzo yang sudah sejak lama membencinya hahahaha," jawab Samuel sambil tertawa.


"Apa yang kamu inginkan dari saya?" tanya Clara.


"Saya hanya ingin kamu membantuku menghancurkan Kenzo, kalau kamu tidak mau membantu saya, saya akan langsung membongkar perselingkuhan kamu," jawab Samuel.


"Apa keuntungannya bagi saya jika membantu anda?" tanya Clara.


"Cepat atau lambat pasti perselingkuhan kamu akan terbongkar dan Kenzo pasti akan langsung memutuskan hubungannya dengan mu," ucap Samuel sambil melempar map ke hadapan Clara.


Clara yang dilempar map langsung membuka isi map tersebut dan betapa terkejutnya dia ketika mendapati beberapa foto-foto kebersamaan Clara dan Darko,seketika wajah Clara langsung memucat dan bimbang.


"Baiklah saya pikirkan dulu," balas Clara.


Samuel yang mendengarkan jawaban Clara langsung tersenyum penuh kemenangan dan berjalan menuju Clara sambil memberikan sebuah kartu nama.


"Saya beri kamu waktu 2 hari jika kamu tidak segera memutuskan apa keputusan kamu saya akan langsung membongkar tentang perselingkuhanmu," kata Samuel.


Clara yang mendengarkan perkataan Samuel membuatnya terdiam karena ia tidak ingin rencana yang dia sudah rencanakan sejak lama gagal semua hanya karena seseorang yang dia tidak kenal.


Setelah dirasa semua urusan dengan Clara selesai Samuel melangkahkan kakinya kearah pintu keluar, namun ia membalikan badannya.


"Jangan lupa ya cantik kamu harus segera mengambil keputusan," ucap Samuel.


Setelah itu Samuel langsung meninggalkan Clara yang masih terdiam ditempatnya. Clara yang masih bingung buru-buru mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada Darko.


Clara :


Sayang tadi ada lelaki yang tidak aku kenal datang kesini?.


Darko: Siapa dia?.

__ADS_1


Clara :


Aku tidak tau sayang, dia mengajak kita bekerja sama untuk menghancurkan Kenzo kalau tidak dia akan membongkar tentang apa yang harus aku lakukan?.


Darko :


Kamu tenang dulu sayang, nanti kita pikirkan bersama sekarang kamu tidur dulu, aku juga ingin tidur.


Percakapan Clara dan Darkopun selesai, namun Clara masih memikirkan apa yang harus dia lakukan karena dia tidak ingin mengambil resiko yang membuatnya bisa-bisa di tendang dari kehidupan Kenzo.


Disisi lain Kenzo yang sedang duduk diatas ranjangnya sedang mengecek handphonenya dan ada notifikasi dari black card miliknya bahwa Clara membeli sebuah barang di toko tas dan pakaian pria di toko baju pria. Kenzo yang melihat notif itu mengira bahwa Clara memilihkan pakaian untuknya.


Setelah mengecek pengeluaran yang dilakukan Clara ia mengecek keuangan perusahaan namun kenapa keuangan perusahaannya menjadi berantakan dan berpikir jangan-jangan ada mata-mata di dalam perusahaannya. Akhirnya Kenzo memutuskan untuk menelepon Steven.


"Hello Steven," kata Kenzo.


"Ada apa kamu meneleponku malam-malam begini mengganggu tidurku saja," jawab Steven.


"Maaf bro aku ingin kamu menyelidiki keuangan perusahaan kenapa bisa berantakan," kata Kenzo.


"Jangan-jangan ada mata-mata di perusahaan," kata Steven.


"Aku juga berpikir begitu," balas Kenzo.


"Baiklah aku akan menyeledikinya," ucap Steven.


****************


Malam hari yang menenangkan berganti dengan pagi hari, banyak para pekerja memulai aktifitasnya, termasuk Kenzo yang sedang duduk termenung memikirkan keuangan perusahaan, namun dia juga memikirkan hal lain yaitu sikap Viona yang selalu menghindar.


Setelah berpikir ia memutuskan untuk memanggil Viona keruangannya. Viona yang dipanggil langsung menuju ruangan CEO karena dia berpikir apa Viona membuat kesalahan.


Saat didepan pintu ruangan Kenzo, Viona langsung mengetok pintunya dan Kenzo langsung menyuruh dia masuk kedalam ruangannya.


"Apa bapak memanggil saya?" tanya Viona.


"Iya saya ingin bertanya sesuatu," jawab Kenzo.


"Bertanya tentang apa pak?" tanya Viona.


"Kenapa kamu seperti menghindari saya apa saya membuat kamu merasa tidak nyaman? padahal saya kan hanya ingin menjadi teman dekatmu dan kenapa beberapa hari belakangan ini kamu seperti orang asing saja Viona," tanya Kenzo.


"Saya sudah punya kekasih pak dan saya tidak ingin membuatnya cemburu karena saya sangat mencintainya," jawab Viona.


"Hebat kamu kok punya kekasih nggak dikenali ke saya?" ucap Kenzo.

__ADS_1


"emang bapak siapanya saya orang tua saya saja bukan pak," balas Viona.


Setelah Kenzo mendengarkan jawaban Viona, Kenzo langsung tertawa terbahak-bahak. Viona yang melihat Kenzo tertawa terbahak-bahak menatap Kenzo dengan bingung. Setelah tertawa Kenzo langsung melanjutkan pembicaraanya.


"Kamu lucu sekali Viona saya menjadi semakin gemes dengan kamu," kata Kenzo.


"ihhh bapak kan udah punya kekasih nggak boleh gemes-gemes ke saya," ejek Viona sambil menjulurkan lidahnya ๐Ÿ˜œ.


Kenzo yang melihat tingkah laku Viona langsung bangkit dari kursinya dan mendekat kearah Viona hingga menyebabkan hampir tidak ada jarak diantara keduanya.


"Kenapa bapak jadi dekat-dekat kesaya pak mau membuat hal mesum ya," kata Viona.


Viona berusaha memundurkan dirinya namun semakin ia mundur kenzo juga semakin maju berjalan kearahnya.


"Kamu kecil-kecil sudah memikirkan hal-hal yang negatif saja ya, saya hanya ingin kamu kembali seperti biasa, kalau kamu terus menghindar sama saja kamu membuat saya merasa bersalah seperti saya mempunyai kesalahan terhadapmu," kata Kenzo.


"Bukannya mau menghindar pak saya hanya merasa tidak enak dengan rekan kerja saya pak karena nanti mereka mengira bahwa saya adalah seseorang yang paling spesial disini," balas Viona.


Memang kamu wanita yang spesial Viona. arghhhh apa yang kupikirkan aku sudah punya Clara namun aku merasa tidak rela jika Viona mendiamkanku seperti ini. ada apa ini, batin Kenzo.


"Pak Kenzo ada yang ingin diomongkan lagi? tanya Viona.


"Saya cuma ingin kamu menganggap saya sebagai teman kamu dan saya mohon jangan menghindar dari saya, lalu jangan lupa kamu harus mengenalkan kekasihmu kepada saya, saya ingin melihat seperti apa lelaki pilihanmu," jawab Kenzo.


"Baik pak kalau tidak ada yang ingin diomongkan lagi saya undur diri," ucap Viona.


"Silahkan kamu kembali keruanganmu itu saja yang ingin kubicarakan," balas Kenzo.


Viona yang sudah merasa tidak ada yang Kenzo bicarakan dengannya langsung keluar dari ruangan Kenzo dan Kembali menuju ruangan Viona.


Viona yang menuju ruangannya terus saja berpikir bagaimana ini, jika aku terus berdekatan dengan pak Kenzo aku takut banyak karyawan yang menjadi salahpaham terhadapku, batin Viona.


Bersambung......


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update๐Ÿ˜. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat ๐Ÿ˜Š jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2