Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 19 KEBERSAMAAN


__ADS_3

Kenzo yang mengetahui tentang Samuel yang mengunjungi Clara menyuruh Steven tetap melanjutkan penyelidikan yang dilakukan detektif sewaan itu.


"Aku juga berpikir sebaiknya kita tetap melanjutkan penyelidikan yang dilakukan oleh detektif sewaanmu, aku menjadi merasa sangat curiga terhadap kekasihku," balas Kenzo.


"Baiklah aku juga sudah menyuruh detektif sewaanku untuk tetap menyelidiki kekasihmu," kata Steven.


Setelah membahas mengenai Samuel teman lama mereka, mereka memilih bersantai sekalian sarapan di restaurant tersebut.


siang hari yang begitu terik karena disinari oleh matahari perlahan berganti dengan sore hari yang menampilkan matahari mulai menyembunyikan dirinya dari orang-orang.


selesai sarapan dan berbincang-bincang, mereka akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pertemuan mereka. Steven dan Kenzo memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.


Kenzo yang sudah sampai duluan di rumahnya langsung menuju ruang tamu untuk berkumpul bareng bersama keluarganya dan mendadak mengingat bahwa mamanya pernah berkenalan dengan mamanya Samuel serta mamanya adalah teman akrab dari mamanya Samuel.


Kenzo yang sudah berada di ruang tamu langsung menghampiri mamanya yang sedang duduk di sofa sambil menonton televisi dan sesekali memakan cemilan yang dia pegang.


"Ma, mama masih ingat dengan Samuel?" tanya Kenzo.


Mamanya yang mendengar pertanyaan dari Kenzo langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan senang.


"Tentu saja masih ingat, mama Samuel aja masih temanan baik sama mama," jawab Jenny.


"Nggak apa - apa ma waktu itu kan mama tau sendiri bahwa mendadak Samuel hilang tanpa kabar sama sekali," kata Kenzo.


"Oh soal itu kata mamanya Samuel, waktu itu Samuel sakit jadi dia harus di rawat diluar negeri," balas Jenny.


"Apa mama tau Samuel sakit apa ma?" tanya Kenzo.


"Mama juga nggak tau Samuel sakit apa, mamanya Samuel cuma bilang Samuel sakit parah dan harus berobat di luar negeri," jawab Jenny.


Kenzo yang mendengarkan ucapan mamanya merasa semakin curiga mengenai penyakit yang diidap oleh Samuel, Samuel yang terus melamun mendadak mamanya memanggilnya dan memecah lamunannya.


"Kenzo kamu kenapa kok sepertinya penasaran sekali dengan penyakit yang diidap oleh Samuel?" tanya Jenny.


"Tidak apa-apa kok ma aku hanya penasaran saja soalnya kan Samuel sudah lama menghilang semenjak lulus kuliah," jawab Kenzo.


"Oh begitu," balas Jenny.


"Ma aku kembali ke kamar duluan ya mau istirahat besok kan aku sudah mulai bekerja lagi," kata Kenzo.


"Baiklah, Selamat istirahat dan jangan terlalu banyak bekerja karena kesehatan nomor satu," balas Jenny.


Kenzo yang sudah merasa lelah langsung menuju kamarnya, Setelah sampai ke kamarnya Kenzo langsung menuju lemari pakaian dan melepaskan dasi yang masih menggantung dilehernya, serta perlahan mulai melepas satu persatu kancing bajunya, melepaskan celananya lalu menggantinya dengan pakaian tidur.


Setelah mengganti pakaiannya, Kenzo langsung memilih untuk mebaringkan tubuhnya yang merasa lelah karena pikirannya yang menumpuk dikepalanya dari urusan kantor, dirinya yang merasa curiga dengan Clara, serta motif Samuel yang mengujungi kekasihnya di apartment Clara.


Dilain tempat Clara yang sudah memutuskan untuk memberikan keputusan mengenai tawaran Samuel menghubungi nomor Samuel yang ada di kartu nama Samuel.


"Hallo dengan Samuel," kata Clara.


"Ya tentu saja dengan Samuel jelas-jelas nomor yang tertera nomorku," balas Samuel.


"Aku ingin bertemu denganmu bisakah kita bertemu?" tanya Clara.


"Baiklah, bertemu dimana?" tanya Samuel.


"Di Aryani Restaurant jam 7," jawab Clara.


"Baiklah aku akan segera kesana," balas Samuel.


Samuel yang mendapatkan telepon dari Clara merasa sangat senang karena dia sangat yakin Clara akan menyetujui tawarannya.


Samuel yang masih berada di apartmentnya langsung mengganti pakaian favoritnya karena dia merasa bahwa hari ini adalah hari spesial hari dimana dia dapat mulai menghancurkan Kenzo secara perlahan.


Setelah mengganti pakaiannya dia langsung mengambil kunci mobilnya, dengan langkah cepat Samuel berjalan menuju mobil ferrari berwarna merah favoritnya karena dia sangat suka warna merah.


Samuel menstarter mobilnya dan mulai melakukan mobilnya menuju Aryani Restaurant sambil mendengarkan musik yang berasal dari speaker mobilnya.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup lancar Samuel akhirnya sampai di restaurant tempat dia janjian dengan Clara.


Samuel mengedarkan pandangannya dan menemukan sosok Clara yang sedang meminum jusnya, Samuel yang sudah melihat Clara langsung menghampirinya.


"Hai Clara jadi apa keputusanmu?" tanya Samuel.


Clara yang melihat kehadiran Samuel menyuruh Samuel duduk terlebih dahulu dan memesan makanan.


Samuel langsung menyetujui ajakan Clara untuk makan bersama, setelah selesai makan Samuel langsung menanyakan keputudan yang dipilih oleh Clara.


"Jadi apa keputusanmu?" tanya Samuel.


"Saya akan menyetujuinya, tapi aku mempunyai syarat yang ingin aku ajukan" Clara.


"Apa syaratnya?" tanya Samuel.

__ADS_1


"Saya ingin memintamu memberikan 2 milyar, saya mau perawaran nih dan membeli barang-barang branded yang saya inginkan," jawqb Clara.


Samuel yang mendengarkan penuturan dari Clara merasa sangat aneh bukannya Kenzo sangat kaya kenapa meminta uang kepadanya.


"Bukannya kekasihmu itu sangat kaya raya atau dia sudah jatuh miskin sehingga kamu harus meminta uang kepada saya," balas Samuel.


"Terserah kamu mau memberikan atau tidak kalau kamu tidak mau memberikannya maka aku tidak mau membantumu sepenuhnya untuk kerja sama dan walaupun kamu mengancam saya, saya sangst tidak peduli, biarlah kita hancur bersama," ucap Clara.


Samuel yang mendengar jawaban Clara merasa tidak ada untungnya jika mereka hancur bersama dan dia akhirnya ingin menyetujui persyaratan yang diberikan oleh Clara.


"Baiklah saya menyetujui persyaratanmu mana nomor rekeningmu," balas Samuel.


Clara yang senang mendengar jawaban Samuel langsung memberikan nomor rekeningnya dan Samuel langsung mengirimkan nominal uang yang diminta oleh Clara melalu mobile banking di hpnya lalu langsung menunjukkan kepada Clara bahwa dia sudah mengirim uang sesuai dengan nominal yang diinginkan oleh Clara.


Clara yang merasa senang setelah mengecek uang yang dikirim oleh Samuel langsung tersenyum sambil melihat kearah Samuel.


"Terima kasih atas kerjasamanya aku harap kita bisa bekerjasama dengan baik," kata Clara.


"Baiklah jangan lupa kamu simpan nomorku saat aku membutuhkanmu aku akan langsung meneleponmu dan sekarang aku mau pergi duluan," balas Samuel.


Clara yang melihat Samuel perlahan menjauh dan menghilang dari pandangannya langsung memutuskan untuk pergi dari restaurant tersebut.


********************


Malam hari yang menampilkan bulan yang sangat indah perlahan mulai turun dan berganti dengan matahari yang mulai menyinari seluruh dunia dengan kehangatannya.


Kenzo yang sudah mulai terbangun perlahan karena merasakan hangatnya matahari yang masuk melalui sela-sela jendela.


Kenzo mulai meregangkan ototnya dan berjalan menuju kamar mandi, perlahan kenzo mulai melepaskan piyamanya dan memilih sabun aroma terapi lalu menuangkannya di bathtub.


Setelah menuangkan aroma terapi tersebut Kenzo langsung memasukan tubuhnya kedalam bathtub sambil memejamkan matanya untuk menjernihkan pikirannya.


Saat dirasa sudah cukup untuk berendam di dalam bathtub Kenzo memakai bathrobenya dan berjalan keluar menuju lemari pakaiannya.


Kenzo melepaskan bathrobenya dan mulai mengambil kemeja favoritnya yang berwarna biru muda dan celana panjangnya, setelah mengambilnya dia langsung memakai kemejanya dan mengancingkan kancing kemejanya, setelah itu dia memakaikan dasi kelehernya lalu menggunakannya.


Selesai menggunakan pakaiannya Kenzo langsung keluar dari kamarnya dan menuju ruang makan dan makan bersama keluarganya.


Setelah selesai makan Kenzo berpamitan untuk berpamitan ke kantornya, Kenzo langsung menuju mobil kesayangannya dan melajukan mobilnya dengan kecepetan sedang.


Saat sudah sampai di kantor dia berjalan menuju lift, Kenzo yang sedang berjalan menuju lift melihat Clara yang sedang berdiri menunggu pintu lift terbuka.


Kenzo yang melihat Clara didepan pintu lift langsung menghampirinya dan meminta Clara untuk keruangannya, akhirnya mereka berdua masuk kedalam lift dan menuju ruangan Kenzo.


Clara yang mendengar perintah Kenzo langsung duduk didepan Kenzo sambil berpikir apa yang ingin dibicarakan oleh Kenzo saat jam kantor.


"Sayang nanti sore kamu bisa pergi bersama ku?" tanya Kenzo.


"Tentu saja bisa apa sih yang nggak bisa untukmu," jawab Clara.


"Baiklah nanti sore sepulang kerja kamu tunggu di ruanganmu," kata Kenzo.


"Baik pak, jika tidak ada yang ingin dibicarakan lagi saya undur diri," kata Clara.


"Oke," balas Kenzo.


Clara yang merasa Kenzo sudah tidak ada yang ingin dibicarakan lagi langsung pergi meninggalkan ruangan Kenzo menuju ruangannya.


Matahari yang tadinya menyinari seluruh dunia perlahan mulai menyembunyikan dirinya pertanda hari sudah mulai sore dan waktunya untuk semua karyawan kantor pulang kerumah masing-masing atau ketempat lain.


Kenzo yang sudah menyelesaikan pekerjaannya berjalan menuju meja Clara dan mengajaknya untuk pergi ketempat dimana dia memesan pakaian yang akan mereka pakai saat acara tunangannya.


Kenzo yang mengendarai mobilnya menuju tempat yang mereka tuju yaitu Novi Mall, Akhirnya sampai di mall tersebut.


Saat sudah sampai Novi Mall mereka langsung berjalan menuju toko tempat mereka memesan pakaian untuk acara tunangannya dan langsung menghampiri karyawan yang sudah siap melayani mereka berdua.


"Pak saya ingin mencoba pakaian yang saya pesan," kata Kenzo kepada karyawan toko.


Kenzo mengeluarkan kwitansi pembayaran pakaiannya lalu memberikannya kepada karyawan tersebut dan karyawan tersebut langsung mengambil pakaian yang Kenzo dan Clara pesan.


Clara dan Kenzo yang melihat pakaian mereka sudah jadi sangat terpesona dengan keindahan gaun Clara dan setelan milik Kenzo.


Kenzo dan Clara memutuskan mencoba memakai pakaiannya masing-masing agar bisa melihat apakah sudah pas ditubuh mereka.


Kenzo mempersilahkan Clara untuk memakai pakaiannya duluan, Kenzo menunggu Clara sambil membaca majalah fashion yang berada diatas meja.


Clara berjalan menuju ruangan ganti dan mulai membuka pakaiannya dan menggantinya dengan gaun yang akan digunakannya saat tunangan.



Foto Clara menggunakan gaun tunangan


Setelah memakai gaunnya Clara melihat dirinya didepan cermin menampilkan dirinya yang menggunakan gaun yang sangat indah berwarna putih dan menampilkan belahan pahanya yang mulus dan sangat indah.

__ADS_1


Clara membuka tirai ruang ganti dan Kenzo yang mengetahui Clara sudah selesai menggunakan gaunnya langsung melihat kearah Clara, mata Kenzo yang melihat sosok Clara yang menggunakan gaun menjadi sangat terpesona dengan kecantikan Clara dan semakin bertambah cantiknya karena memakai gaun yang sangat indah.


Clara berjalan mendekati Kenzo dan menepuk bahu Kenzo membuat Kenzo yang sedang melamun langsung sadar akan lamunannya.


"Bagaimana penampilanku?" tanya Clara.


"Penampilanmu sangat indah ditambah kecantikanmu," jawab Kenzo.


Clara yang mendapat pujian dari Kenzo merasa senang, setelah Clara selesai memakai gaunnya sekarang giliran Kenzo yang akan memakai setelannya, Clara yang masih mengenakan gaunnya memilih duduk di sofa tempat Kenzo duduk sambil menunggu Kenzo yang sedang ganti baju.


Kenzo yang sudah berada diruang gsnti langsung memakai setelan yang dipesannya.



Foto Kenzo menggunakan setelan tunangan


Kenzo menggunakan kemeja putih dan jas berwarna putih senada dengan gaun milik Clara dan tidak lupa dilengkapi dengan dasi berbentuk kupu-kupu, setelah selesai memakai setelannya Kenzo keluar dari ruang ganti dan menuju Clara.


"Bagaimana penampilanku?" tanya Kenzo.


"Penampilanmu sangat bagus dan setelanmu membuat tingkat kegantenganmu bertambah," jawab Clara.


"Tentu saja aku sangat ganteng," balas Kenzo.


Clara didalam hatinya berkata Kenzo tidak ganteng karena menurutku yang paling ganteng adalah pacarku Darko.


"Bagaimana gaunmu sudah pas?" tanya Kenzo.


"Gaunku sudah pas dan bagaimana setelanmu apa sudah pas?" tanya Clara.


"Pakaianku sudah pas," jawab Kenzo.


Setelah mereka berdua merasa bahwa pakaian mereka sudah pas, Kenzo berjalan menuju karyawan tersebut dan berkata pakaian mereka sudah pas ukurannya.


Kenzo dan Clara langsung mengganti pakaiannya di ruang ganti dan menyerahkan pakaian tersebut kepada karyawan toko untuk di bungkus.


Setelah selesai membungkus pakaian tersebut Karyawan toko langsung menyerahkannya kepada Kenzo.


Kenzo yang merasa semua keperluan mereka sudah selesai langsung mengajak Clara berjalan-jalan sambil menikmati kebersamaannya bersama Clara.


"Sayang apa kamu ada barang yang ingin dibeli?" tanya Kenzo.


"Sayang aku ingin berbelanja dulu di supermarket karena bahan makanan dirumahku sudah habis," jawab Clara.


Kenzo yang mendengar keinginan Clara langsung mengajak Clara ke supermarket. Ketika mereks sudah sampai didepan supermarket Clara langsung mengambil troli dan berjalan beriringan sambil Clara mengambil beberapa kebutuhan untuk apartmentnya.


Tidak lama Clara sudah selesai mengambil semua kebutuhannya dan langsung berjalan menuju kasir, Kenzo langsung mengeluarkan black cardnya untuk membayar barang yang dibeli Clara.


Setelah selesai membeli barang Clara dan Kenzo langsung memutuskan untuk sarapan di foodcourt yang berada di mall tersebut.


Clara dan Kenzo yang sudah berada di foodcourt langsung memesan makanan dan sambil menunggu Kenzo mengajak Clara untuk membicarakan pertemuan orangtua.


"Sayang acara tunangan kita kan sudah semakin dekat, aku ingin sebelum acara tunangan mengadakan pertemuan orangtua, kapan orangtuamu mempunyai waktu untuk bertemu?" tanya Kenzo.


"Aku akan mencoba bertanya kepada mereka kapan mereka dapat bertemu dengan orangtuamu," jawab Clara.


"Baiklah, aku ingin secepatnya kamu mengatakan kapan orangtuamu dapat bertemu dengan orangtuaku," kata Kenzo.


"Oke," balas Clara.


Setelah perbincangan tentang pertemuan orangtua, satu persatu makanan dan minuman yang mereka pesan diantar kemeja mereka.


Clara dan Kenzo menikmati makan malam tersebut, Kenzo merasa sangat senang karena hari ini dia dapat menghabiskan waktu dengan Clara.


Semenjak menjadi CEO Kenzo semakin sibuk dengan pekerjaannya dan hal tersebut membuat dirinya tidak mempunyai waktu untuk Clara.


Kenzo sedang berusaha agar bisa meluangkan waktu sebisa mungkin untuk menghabiskan waktu bersama Clara karena dia tidak ingin Clara berpaling hati keorang lain atau mencari pelampiasan karena kurangnya waktu untuk bersama yang diberikan oleh Kenzo.


Setelah selesai sarapan Kenzo memutuskan untuk mengantarkan Clara untuk pulang ke apartment Clara.


Bersambung......


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2