Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 8 KARYAWAN BARU


__ADS_3

Pagi harinya Kenzo yang masih sedikit pusing akibat alkohol namun dia berusaha sebisa mungkin untuk bangun, walaupun hari ini hari minggu namun dia harus mengurus beberapa pekerjaannya dan mengharuskan dirinya memanggil seketarisnya sekaligus kekasihnya yang sudah membohonginya.


Kenzo mengambil handphonenya yang berada diatas nakas lalu mencari nomor kontak Clara.


"Hallo, sayang," kata Kenzo berusaha sebiasa mungkin sambil menahan amarahnya.


"Hallo," jawab Clara dengan suara khas bangun tidur.


"Sayang kamu hari ini bisa kerumahku? aku butuh membahas soal pekerjaan," tanya Kenzo.


"Bisa sayang aku akan kerumahmu tunggu sebentar ya," jawab Clara.


Tut sambungan telepon terputus, lalu Kenzo menuju kebawah untuk menunggu Clara sambil mengecek beberapa file kantor.


Tak lama kemudian orang yang mengetok pintu rumah, Kenzopun berdiri dan membukakan pintu mempersilahkan Clara masuk kedalam rumah.


Merekapun duduk disofa yang berada diruang tamu, Clara melihat ekspresi wajah Kenzo yang tidak seperti biasanya kali ini ekspresinya seperti orang yang sedang menahan marah.


Clara ingin bertanya tapi dia tidak mempunyai keberanian untuk bertanya, akhirnya mereka hanya berbicara tentang perkerjaan, saat Clara ingin berdiri dan berjalan menuju pintu keluar Kenzo menahan tangannya.


"Sayang apakah kamu masih mencintaiku?" tanya Kenzo dengan suara pelan.


"Tentu saja apa kamu meragukanku sayang?" tanya Clara.


"Tidak," kata Kenzo hanya kata itu yang keluar dari mulut.


Setelah berpamitan pada Kenzo Clara langsung keluar dan menuju mobilnya.


*************


Hari berganti dengan hari senin, pagi hari yang cerah burung-burung bertebangan dan bersuara serta sinar matahari yang menelusup ke jendela menganggu seorang gadis muda yang masih tertidur dibawah selimut.


Gadis tersebut bernama Viona Smith berusia 19 tahun yang merupakan karyawan magang di Novi Company.


Hari ini merupakan hari pertama dia magang diperusahaan milik Kenzo.


Viona mulai mengerjapkan matanya dan perlahan terbuka karena sinar matahari yang menusuk matanya melalui jendela.


Menggeliat lalu mulai mengarahkan matanya kepada jam dinding yang sudah menunjukan pukul setengah 8 pagi.


"Astaga aku hampir telat!" teriak Viona.


Viona pun melangkahkan kakinya dan buru-buru ganti pakaiannya.



Viona memakai baju lengan panjang dan celana jeans serta hak yang cukup tinggi, rambutnya ia gerai lalu dengan tergesa-gesa menuruni anak tangga, pada saat anak tangga terakhir tanpa sengaja sepatu hak yang ia gunakan patah.


Viona pun kembali kekamarnya lagi dan menggantinya, Setelah itu ia langsung berlari menuju ke mobilnya yang terpakir di depan rumahnya.


Viona mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi karena takut terlambat, namun saat mengendarai mobilnya mobil yang berada didepannya mengerem mendadak sehingga mengakibatkan mobil yang dikendarai Viona menabrak mobil tersebut.


Viona yang panik langsung turun dari mobilnya.

__ADS_1


"Aduh gimana nih udah mau telat malah nabrak mobil orang," gumam Viona.


Mendadak mata Viona terpaku pada sesosok yang turun dari mobil yang ia tabrak, Seorang pria yang sangat tampan, memakai kacamata hitam dan memakai jas serta kemeja putih.



Mata Viona tidak henti-hentinya memandang sosok tersebut yang sudah berada didepannya.


"Wah ada yang ganteng banget nih nggak apa-apa deh aku dimarahin," gumam Viona sampai menahan tawanya.


Kenzo yang sudah berada didepan Viona menegur Viona yang masih bengong menatapnya setelah mengatakan hal yang aneh.


"Hei kamu tuh gimana sih ngendarain mobil kok bisa nabrak lihat mobilku jadi lecet gara-gara ulahmu," kata Kenzo sambil menunjukkan muka marahnya.


"Aduh bang ganteng sorry ya soalnya aku buru-buru nih gimana kalau urusan ganti ruginya nanti aja ini kontakku," kata Viona sambil menyerahkan hpnya ke Kenzo.


"Aku tidak butuh kontakmu kita selesaikan disini saja," balas Kenzo.


"Tapi saya terburu-buru ayolah baik deh nanti hubungi kontakku saja untuk aku ganti rugi," balas Viona dengan mata memohonnya yang terlihat menggemaskan.


Kenzo yang melihat jam ditangannya yang sudah menunjukkan hampir pukul setengah 9 akhirnya mengalah.


"Baiklah kita selesaikan ini lain waktu," kata Kenzo.


"Terima kasih abang ganteng," balas Viona.


Merekapun kembali ke mobil masing-masing dan melajukan mobilnya kembali.


Kenzo yang berada didalam mobil tersenyum-senyum sendiri dengan omongan gadis itu tadi.


Sementara ditempat lain Viona yang sedang menyetir mengernyitkan matanya.


Kok tujuannya kayaknya sama ya ke tempat magang baruku, batin Viona.


"Aduh cowok yang tadi ganteng banget ya seneng banget deh kalau ketemu lagi," gumam Viona.


tak berapa lama Viona berhasil sampai ketempat tujuannya, lalu menuju tempat informasi untuk mengambil nametagnya.


Viona ditempatkan di tempatkan di bagian Marketing. Viona yang sudah takut telat menjadi panik tanpa sengaja saat ia berlari menuju ruangannya ia menabrak seseorang.


Saat mendongakan matanya dia menangkap wajah pria yang sama dengan orang yang ditabrak


mobilnya.


"Wow sepertinya aku sedang bermimpi," gumam Viona.


"Kamu? Kamu lagi Kenapa kamu ada disini?" tanya Kenzo.


"Saya menjadi karyawan magang disini pak, kok bapak ada disini juga," jawab Viona.


"Saya ini pemilik perusahaan ini jadi wajar dong saya disini," balas Kenzo.


Viona mendadak wajahnya menjadi memucat dan seketika dia langsung membungkukan badannya.

__ADS_1


"Maaf pak," balas Viona.


"Oke, Kali ini saya maafkan dan saya minta kamu keruangan saya sekarang," kata Kenzo.


Viona pun mengikuti Kenzo keruangannya saat menuju ruangan pintu mata Kenzo mengarah ke Clara.


Clara yang dilirik langsung membalas lirikan mata Kenzo namun dia membaca mata itu memberikan tatapan kemaran dan Clara memalingkan wajahnya.


Kenzo dan Viona sampai diruangan Kenzo lalu Kenzo duduk di tempat duduk dia yang nyaman dan menyuruh Viona untuk duduk juga.


"Kamu udah dua kali bikin saya si*l hari ini sekarang saya ingin membicarakan ganti rugi mobil saya jadi gimana?" tanya Kenzo.


"Baik pak, gimana kalau mobil bapak saya bawa ke bengkel langganan saya dijamin puas perawatannya dan saya akan membayar semua biaya kerusakannya," jawab Viona.


"Apakah saya bisa mempercayaimu?" tanya Kenzo.


"Tentu pak anda bisa mempercayai 100 persen" jawab Viona.


enak nih kerjain dia apalagi daritadi bicaranya aneh-aneh, batin Kenzo.


"Baiklah nanti sepulang kerja kamu anter saya ke bengkel langganan kamu," kata Kenzo.


"Siap pak, Terima kasih," balas Viona sambil membungkukan badannya.


Setelah dari ruangan Kenzo Viona memilih untuk menuju diruangannya. Saat sampai diruangannya dia mencari ketua tim marketing.


"Kamu darimana saja kok bisa telat perjanjiannya kamu masuk pukul 9?" tanya ketua tim.


"Maaf bu saya tadi tidak sengaja menabrak mobil saat menuju kesini sehinggal menyebabkan saya datang terlambat," jawab Viona.


"Kali ini saya maafkan namun jika lebih dari 3 kali kamu melanggar maka saya tidak bisa membantu kamu lagi, karena kita ini berkerja harus profesional walaupun kamu hanya sebagai karyawan magang," kata ketua tim.


"Baik, saya akan usahakan agar bersikap profesional," kata Viona dengan wajah sedihnya.


"Jangan usahakan tapi harus," perintah ketua tim.


"Siap bu," balas Viona dengan wajah semangatnya.


Setelah itu Ketua tim memberikan tugas-tugas yang harus dikerjakan Viona dan sekaligus menunjukkan meja tempat Viona akan gunakan.


Apa yang akan terjadi selanjutnya saksikan di bab berikutnya ๐Ÿ˜Š


.


.


.


.


.


Bersambung......

__ADS_1


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update๐Ÿ˜. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat ๐Ÿ˜Š jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2