
Viona yang mendengar perkataan mamanya memeluk mamanya.
"Terima kasih ma, aku yakin mama akan memberikan pasangan yang terbaik untukku," kata Viona sambil memeluk mamanya.
"Ayo kita pulang ke rumah keluarga Kenzo," ajak Vina.
"Baiklah ma," kata Viona.
Viona mengambil tas jinjingnya dan beranjak keluar apartementnya bersama mamanya dan saat di dalam lift Viona mengirim pesan kepada Kenzo bahwa dirinya dijemput mamanya untuk pulang ke rumah Kenzo.
Kenzo yang sedang meeting di kantor mengangkat sebelah alisnya saat menerima pesan dari Viona.
"Ada apa ini, kenapa mamanya Viona menjemput Viona? semoga tidak ada masalah lagi dalam hubunganku dengan Viona dan aku harus segera memiliki Viona," gumam Kenzo.
Viona dan mamanya sedang dalam perjalanan pulang menuju rumah Kenzo menggunakan mobil Viona.
Mama Viona melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang melintasi jalanan perkotaan yang sudah sangat macet.
"Ma nanti tolong jangan marah sama mamanya Kenzo ya," kata Viona.
"Iya mama tidak akan marah dengan mama Kenzo tapi mama akan menegur kalian berdua yang tidak pernah menceritakan permasalahan pada kami dan tau tau kamu minta menghentikan perjodohan ini, mama tidak habis pikir apa yang ada dipikirkanmu sampai kamu terpikir untuk memutuskan pertunangan ini," kata Vina.
Viona yang merasa bersalah menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Di mansion keluarga Kenzo mama Kenzo bersama adik Kenzo sedang menonton film drakor Tapi kali ini mama Kenzo tidak antusias karena sahabatnya alias mamanya Viona sedang pergi menjemput anaknya di apartemennya sendiri.
Tidak lama terdengar suara deruan mobil di halaman rumah Kenzo.
"Sepertinya mama Viona sudah datang, mama mau menyambutnya ahh," pekik Jenny.
"Mamaku kadang-kadang tidak jelas, baru juga tidak ketemu beberapa jam sudah kangen aja;" gumam Pixie.
Mama Kenzo berlari kearah pintu keluar dan membuka pintu rumahnya.
Mama Viona dan Viona yang melihat Mama Kenzo membuka pintu untuk mereka tersenyum.
"Akhirnya jeng Vina pulang juga, eh sama calon mama juga, ayo masuk nanti masuk angin kalau diluar lama-lama," kata Jenny.
Jeng bisa kita bicara berdua dulu di kamar," kata Vina.
"Boleh dong jeng," balas Jenny.
"Viona kamu ke kamar dulu aja nanti mama panggil kamu," kata Vina.
"Iya ma," balas Viona.
Viona pergi menuju kamarnya sedangkan mama Viona dan mama Kenzo menuju kamar mama Kenzo untuk berbicara berdua.
__ADS_1
Mama Kenzo membuka pintu kamarnya.
"Jeng duduk di sofa itu, sepertinya ada yang ingin kamu bicarakan," kata Jenny.
"Maaf jeng ini tentang pertunangan anak kita," balas Vina.
"Iya jeng, semua sudah siap kok, acaranya kan seminggu lagi, apa ada masalah?" tanya Jenny.
"Iya jeng ada masalah dengan anak kita, Viona ingin membatalkan pertunangannya," jawab Vina.
Mama Kenzo tersentak kaget dan reflek memegang dadanya yang terasa sesak.
"Apa yang terjadi dengan mereka jeng? mereka tidak boleh membatalkan acara pertunangan ini; tolong bujuk Viona jeng, aku tidak ingin anakku sedih lagi," kata Jenny.
Mama Kenzo menangis dan memohon kepada mama Viona untuk membujuk mama Viona.
"Jeng jangan seperti ini, nanti kita adakan rapat keluarga setelah makan malam jeng untuk bahas masalah ini, kamu hubungin Kenzo untuk segera pulang malam ini," kata Vina.
"Baik jeng tapi tolong banget jeng jangan sampai batal, selain malu yang akan kita dapatkan dan juga kehancuran anak kita, Kenzo pasti akan sangat hancur lagi karena sudah dua kali disakiti wanita," kata Jenny sambil menangis tersedu-sedu.
Mama viona memeluk mama Kenzo dan menepuk bahu mama Kenzo agar tidak menangis mama Viona.
"Maaf Jeng, aku akan berusaha membuat putri ku memaafkan kesalahan putramu," kata Vina.
__ADS_1
Di dalam kamar Viona monda-mandir karena khawatir dan dirinya merasa tidak enak dengan keluarga Kenzo yang sudah sangat baik padanya.