Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 63 SEBUAH KEPUTUSAN


__ADS_3

Di mansion keluarga Kenzo, Kenzo dan papanya sudah kembali ke rumah dan mereka paspasan bertemu di depan pintu rumahnya.


"Papa tau apa yang ingin dibicarakan?" tanya Kenzo.


"Papa tidak tau, yang papa tau mama mu tadi sepertinya menangis dan jangan sampai ada kabar buruk," jawab John.


Kenzo dan papanya berdampingan memasuki rumah dan mereka berdua Kenzo saling melirik saat melihat semuanya sudah berkumpul di ruang tamu.


"Wow, ada acara apa nih sampai kita disuruh pulang?" tanya John sambil tertawa.


Mamanya Kenzo berdiri menyambut suaminya lalu ia memeluk suaminya erat dan Papa Kenzo memeluk balik istrinya.


"Ayo kenzo dan papa kita duduk dan bicarakan semuanya," ajak Jenny.


Kenzo dan papanya duduk di sofa ruang tamu lalu Kenzo melirik Viona yang sepertinya sedang gugup.


"Jeng boleh dimulai dari kamu," kata Jenny.


"Terima kasih jeng, maaf telah membuat kalian repot hari ini," kata Vina.


Mama viona mengambil napas lalu ia menatap Kenzo.


"Maaf Kenzo sepertinya pertunangan kalian tidak bisa di teruskan," kata Vina.


Viona mengadahkan kepalanya terkejut mendengar apa yang di ucapkan mama nya karena kata mamanya dikamar akan tetap berlanjut kenapa sekarang berubah.


Kenzo sangat terkejut Begitupun seluruh keluarga Kenzo yang ada di sana.


"Ada apa ma? Mama sudah ku angap seperti mama ku sendiri juga, kenapa mama memutuskan tidak jadi mempertunangkan ku dengan Viona kenapa ma?" tanya Kenzo.


"Viona tidak bahagia bersama mu, mama sudah mengetahui apa yang kamu lakukan pada anak mama, sikap mu telah menentukan jalan mu Kenzo," jawab Vina.


"Jeng tolong denger dulu, aku mohon jangan seperti ini pada putraku, aku minta maaf atas nama putra ku," balas Jenny sambil menangis.


"Kalian tenang dulu dan jangan gegabah seperti ini," kata John sambil mengelus punggung istrinya.


Kenzo bangkit dari duduknya dan berlutut dihadapan mama Viona.


"Ma, tolong jangan pisahkan aku sangat mencintai Viona," ucap kenzo.


Lalu Kenzo beralih Ke Viona dan memeluk kaki Viona.


"Sayang maafkan aku, aku tau aku salah telah memperlakukanmu kasar, maafkan aku, kamu hanya milikku Viona dan kamu tidak boleh kemana pun," kata Kenzo sambil memeluk kaki Viona.


Viona terdiam sambil mengeluarkan air matanya dan mama Viona yang melihat anaknya menangis langsung mengajak anaknya pergi dari sana.


"Viona ayo kita pergi dari rumah inin bukankah semua sudah selesai dan mama sudah mengabulkan yang kamu mau," ucap Vina.

__ADS_1


Viona memegang tangan Kenzo berusaha melepaskan tangan Kenzo dari kakinya.


"Jeng tolong jangan pergi, maafkan kami yang tidak bisa membahagiakan putrimu, kami berjanji kali ini kami akan membahagiakan putri mu jeng," kata Jenny dengan histeris.


Mama Viona tidak menatap mama Kenzo lalu ia berlalu melewati mereka semua sambil menarik tangan Viona untuk ikut dengannya.


Bugh


Mama Kenzo mendadak pingsan dan langsung ditangkap oleh papanya Kenzo.


"Mama tolong bangun," ucap John sambil mengguncang-guncangkan tubuh istrinya.


Viona dan mamanya berbalik melihat mama Kenzo yang jatuh pingsan.


Kenzo yang ikut panik langsung menggendong mamanya dan dibaringkan di sofa.


"Pixie tolong panggil dokter sekarang!" teriak Kenzo.


Pixie langsung mengambil ponselnya dan menekan ponselnya untuk menghubungi dokter.


Mama Viona mengambil minyak kayu putih lalu ia langsung menghampiri mama Kenzo dan meminta Kenzo untuk mengoleskan minyak tersebut ke tangan dan leher mama Kenzo.


Viona benar-benar kalut saat ini di satu sisi dia menyukai keluarga kenzo tapi dia tidak suka dengan sikap kenzo.


Tidak lama bunyi bell rumahnya berbunyi dan Pelayannya buru-buru membuka pintu lalu menyuruh dokter tersebut untuk masuk.


Dokter tersebut langsung memeriksa mama Kenzo.


"Tekanan darahnya sangat rendah," kata dokter.


Dokter menyuntikkan vitamin untuk mama Kenzo dan Perlahan mata mama Kenzo membuka.


"Jeng ayo bangun," kata Vina.


Mama Kenzo buru-buru bangkit dari sofa.


"Pelan-pelan ma, mama baru sadar," kata John.


Mama Kenzo langsung menggenggam tangan mama Viona.


"Jeng tolong dengerin aku dulu, tolong jangan buat semuanya hancur begini, kami janji Viona tidak akan tersakiti lagi," lirih Jenny.


Mama Kenzo melirik Viona yang diujung sana hanya terdiam seperti orang linglung.


"Jeng kamu jangan terlalu memikirkan ini, ini semua urusan anak kita kalau salah satunya tidak bahagia untuk apa dilanjutkan," ucap Vina.


"Viona sayang nak ke sini," panggil Jenny.

__ADS_1


Mau tidak mau Viona berjalan menuju mama Kenzo karena tidak mungkin mama kenzo yang menghampirinya.


"Mama mohon sama kamu tolong jangan batalkan pertunangan ini atau kamu sama Kenzo mau langsung nikah saja biar kalian bisa tinggal seatap dan lebih mengenal satu sama lain," kata Jenny sambil memeluk Viona.


Mata Viona terbelalak saat mendengar perkataan mamanya Kenzo.


"Iya jeng kalau saya setuju soal itu," balas Vina.


Viona melirik mamanya yang sekarang berbalik lagi menyetujui hubungannya dengan Kenzo.


"Apa apaan ini," gumam Viona dalam hati.


Kenzo yang masih berpikir mengernyitkan dahinya.


"Maksudnya apa membatalkan pertunangam dan langsung menikah, aku si mau aja," gumam Kenzo.


"Maksudnya bagaimana ma?" tanya Viona pada Vina.


"Iya tadi mama hanya mengetes apa Kenzo sungguh-sungguh mencintaimu atau tidak tapi tadi mama sangat yakin kenzo bisa membimbingmu menjadi wanita yang tidak labil," balas Vina sambil terkekeh.


"pa mama memaafkan ku?" tanya Kenzo.


"Aku memaafkan mu nak, mulai sekarang kalian persiapkan pernihakan kalian berdua, mama tidak mau anak mama tekdung diluar nikah," jawab Vina.


"Ma, aku masih belum mengerti, jadi aku jadinya menikah?" tanya Viona.


"Iya nak kamu akan menikah dengan Kenzo, mama tidak mau anak mama yang sudah melakukan hubungan suami istri malah pergi begitu saja dan kamu juga patut disalahkan nak, kamu juga melakukannya dan mana mungkin kenzo bergerak sendiri," balas Vina.


"Bisa aja jeng," kata Jenny sambil tertawa.


"Kalian ini ratu drama atau bagaimana, tapi papa tidak suka ya mama sampai sakit begini," ucap John sambil mendengus kesal.


"Habisnya mama bingung tadi mama viona mau pergi dari rumah ini, aku tidak rela pa," kata Jenny sambil memeluk suaminya dengan erat.


Mama Viona menggapai tangan Kenzo dan Viona lalu menyatukannya.


"Mama mohon sama kalian berdua bersikaplah dewasa, untuk Kenzo mama tau kamu lebih dewasa dibandingkan Viona anak mama tapi tolong jangan berbuat kasar pada anak mama mengerti, Viona anak satu-satunya mama dan mama juga ingin cepat menggendong cucu," kata Vina sambil tersenyum.


"Baiklah ma, terserah mama," balas Viona.


"Viona mama mohon sama kamu jangan kecentilan dengan pria lain karena kamu sudah milik keluarga Kenzo dan jangan mempermalukan keluarga kita," kata Vina.


Viona menunduk karena bagaimanapun Viona juga salah karena sudah membuat kesal Kenzo dengan bertemu dengan Samuel.


Bersambung....


Jangan lupa tinggalkan Like, komen atau votenya ya biar author semangat upnya 😊 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2