Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 32 KUMPUL


__ADS_3

Viona dan mamanya mengikuti langkah kaki Kenzo menuju mobil pribadi milik Kenzo.


Saat sudah sampai didepan mobil Kenzo langsung memasukkan semua barang-barang milik Viona dan mamanya kebagasi mobil lalu Kenzo membukakan pintu untuk Viona dan mamanya.


Viona langsung duduk disamping Kenzo sedangkan mamanya duduk dibelakang, di dalam mobil hanya ada suasana hening sehingga Kenzo memilih memutar sebuah lagu berjudul i'm yours di radio mobilnya.


"Kamu suka lagu ini juga Kenzo?" tanya Viona.


"Aku suka lagu ini dan kamu juga suka lagu ini?" tanya Kenzo.


"Aku juga suka lagu ini dan sama penyanyinya juga aku suka," jawab Viona.


Kenzo yang mendengar perkataan Viona langsung menyentil jidat Viona.


"Viona kamu tidak boleh genit-genit sama orang lain," balas Kenzo.


"Kenzo jidatku sakit, emang kenapa kalau aku suka sama penyanyi itu, terus aku harus suka sama siapa aku kan jomblo," kata Viona.


"Makanya jangan genit-genit sama laki-laki lain, kamu nggak liat bahwa Kenzo sedang cemburu, iya kan Zo kamu Cemburu sama Viona?" Vina.


Kenzo yang mendengar ucapan mamanya Viona bingung harus menjawab apa dan akhirnya dia hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Kenzo yang mengendarai mobilnya akhirnya sampai dodepan rumahnya.


Viona yang menyadari sudah sampai didepan rumah Kenzo berniat membuka pintu mobil namun Kenzo mencegahnya.


"Biar aku saja Vi," kata Kenzo.


Kenzo turun dari mobil dan membukakan pintu mobilnya untuk Viona dan mamanya Viona, mama Viona dan Viona langsung keluar dari mobil setelah Kenzo membukakan pintu mobilnya untuk mereka.


"Terima Kasih Kenzo," kata Vina dan Viona berbarengan.


"Sama-sama," balas Kenzo sambil tersenyum kecil saat melihat Viona dan mamanya yang selalu kompak.


Bodyguard yang melihat kedatangan mereka langsung mengambil barang-barang yang berada di bagasi mobil dan membawanya masuk kedalam rumah.


Kenzo, Viona dan mamanya Viona melangkahkan kaki mereka ke rumah Kenzo dan saat pintu rumah dibuka tiba-tiba ada yang berteriak membuat mereka bertiga menjadi kaget.


"Surprise," teriak semua anggota keluarga Kenzo.


Semua orang sedang berkumpul di rumah tersebut ada mama Kenzo, papa Kenzo, kedua adiknya Kenzo dan Steven.


Mama Kenzo yang melihat Viona dan mamanya Viona sudah tiba langsung memeluk mereka.


Semua orang berpelukan menyambut kedatangan Viona dan mamanya Viona.

__ADS_1


Kenzo yang melihat keluarganya bahagia saat Viona dan mamanya Viona tiba dirumahnya menampilkan senyumannya.


"Ayo masuk kedalam," ajak Jenny.


Mama Kenzo mengajak mereka semua duduk di ruang keluarga dan di sana sudah banyak tersedia cemil-cemilan yang menggugah selera.


"Wah calon kakak ipar kita cantik ya ma pa," kata Pixie.


"Iya dong nggak kayak wanita ular itu," kata Jenny.


Kenzo yang mendengar perkataan mamanya mengepalkan tangannya karena dia menjadi teringat dengan kenangan-kenangan indah bersama Clara tapi hancur seketika karena perselingkuhan yang dilakukan Clara.


Saat mama Kenzo selesai berbicara ia melirik kearah Kenzo dan membuat suasana disana mendadak dingin sehingga papa Kenzo berusaha mencairkan suasana.


"Ayo semuanya dicicipin ini kue-kuenya di jamin enak dan markotop pokoknya," kata John.


Semua orang yang berada di ruang tamu tersebut langsung mencoba kue yang tersedia di meja ruang tamu.


"Enak banget jeng kuenya," kata Vina.


"Kenzo kamu kenapa kok jadi sedih? apa kami membuatmu menjadi sedih?" tanya Vina sambil melirik Kenzo.


"Tidak apa-apa Tante saya pamit mau bersih-bersih dulu ke kamar ya," kata Kenzo.


"Silahkan nak nanti balik lagi ya kita kumpul lagi," kata Vina.


"Iya tante aku pasti di sini kok pengen makan masakan tante yang endol itu," balas Steven.


"Iya dong pastinya endol tante saja masih endol gini," kata Jenny sambil tersenyum.


"Udah deh ma jangan genit-genit," kata John.


"Hussh, steven kan uda mama anggap seperti anak sendiri masa iya mama naksir sama steven," balas Jenny.


Steven tersenyum kecil saat melihat keluarga yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri itu mulai bahagia.


Setelah selesai dengan acara kumpul-kumpul dan mencoba cemilan yang tersedia mama Viona dan Viona diantar oleh Steven menuju kamar yang sudah disediakan.


"ma rumah ini sangat indah dan aku sebenarnya tidak enak merepotkan mereka ma tapi karena mama kenzo memaksa mau gimana lagi ya jadi aku menuruti saja permintaannya," kata Viona.


"uda ahh, tidak enakan mulu sampe kapan kamu akan merasa begitu, oh iya mama mau cerita sama kamu mama sama mama Kenzo ada rencana jodohin kamu sama kenzo loh," Vina sambil tersenyum.


"Jangan gitu ma aku makin tidak enak dan Kenzo juga keliatannya masih mencintai Clara kekasihnya ma," balas Viona.


"Ya kamu harus berusaha dong membuat Kenzo lupa sama Clara, kamu gampang banget pesimisnya tidak kaya mama," kata Vina.

__ADS_1


Viona yang mendengar perkataan mamanya hanya bisa dan Viona juga tidak mau mengecewakan mamanya dan juga mama Kenzo.


Kenzo yang berada didalam kamarnya menjambak rambutnya karena teringat dengan kenangan-kenangan indah bersama Clara.


"Clara kenapa kamu dapat membuatku menjadi tergila-gila padamu!" teriak Kenzo sambil terus menjambak rambutnya.


Kenzo yang sudah sangat frustasi tapi ia tidak ingin membuat keluarganya kembali sedih memutuskan untuk mengambil minuman beralkohol yang terdapat dikamarnya dan meneguknya berkali-kali.


Viona yang sudah selesai membersihkan dirinya memutuskan untuk keluar berkeliling rumah Kenzo tapi saat sedang asyik berkeliling tanpa sengaja ia mendengar suara isakan tangis seseorang.


"Siapa tuh yang nangis, apa di rumah ini ada hantu," gumam Viona.


Viona yang merasa merinding memutuskan mengikuti suara tersebut dan akhirnya ia mengetahui bahwa suara tersebut berasal dari sebuah kamar yang tertutup rapat.


Viona menempelkan telinganya ke pintu kamar tersebut.


"Kok seperti suara Kenzo kenapa Kenzo menangis seperti itu hatiku jadi sakit mendengar Kenzo seperti itu," gumam Viona.


Tok Tok Tok


Viona mengetuk pintu kamar Kenzo berkali-kali tapi Kenzo tidak menyautinya.


"Ini Viona, Kenzo kamu kenapa apa aku boleh masuk? Maaf mengganggu kamu tolong buka pintunya," tanya Viona.


Kenzo yang sedang mabuk mendengar suara perempuan yang berasal dari lusr kamarnya berkhayal bahwa itu adalah Clara.


"Apa Clara telah kembali, tapi tidak mungkin dia kembali," gumam Kenzo sambil tertawa-tawa.


Kenzo terus menangis dan sesekali tertawa membuat Viona yang berada diluar pintu kamar Kenzo menjadi khawatir.


Viona terus mengedor pintu kamar Kenzo berharap Kenzo akan membukakan pintunya.


"Kenzo tolong buka pintunya," teriak Viona.


Bersambung......


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2