
Mama Viona dan mama Kenzo yang berada di ruang tamu kembali menonton acara berita dan sesekali memakan cemilan yang ada di meja.
"Apa yang ingin mereka berdua bicarakan ya jeng?" tanya Vina.
"Mungkin mereka ingin membicarakan mengenai pertunangan dan jeng aku lupa bilang padamu bahwa anakku sudah mau bertunangan dengan anakmu," jawab Jenny.
"Kata Kenzo dia akan berusaha memberikan cintanya untuk anakmu," lanjut Jenny.
Mama Viona sangat kaget mendengar berita tersebut dan merasa sangat senang karena Kenzo sudah mau membukakan hatinya untuk anaknya.
"Berita bagus jeng berarti cinta anakku tidak akan bertepuk sebelah tangan," kata Vina.
Di tempat lain seorang pria memakai jas dan celana bahan hitam sedang berdiri di balkon dan memandang keluar gedung.
Pria tersebut adalah Samuel saat sedang menatap keluar gedung tiba-tiba pengawal Samuel datang keruangannya ingin melaporkan tentang Kenzo.
Samuel yang mengetahui pengawalnya datang ke ruangannya langsung masuk kedalam dan duduk di kursi kebesarannya.
"Tuan saya ingin menyampaikan bahwa Kenzo akan dijodohkan dengan gadis bernama Viona yang merupakan anak magang di perusahaannya dan sekarang mereka tinggal bersama di rumah Kenzo," kata pengawal Samuel sambil menyerahkan file berisi penyelidikannya dan kegiatan gadis tersebut.
"Aku akan merebut gadis itu darimu Kenzo dan aku akan membuaf gadis tersebut jatuh kepelukanku," kata Samuel sambil menyeringai licik.
Pengawal Samuel yang merasa sudah tidak ada urusan lagi dengan tuannya ingin pamit undur diri.
"Permisi tuan Sam saya pamit undur diri," kata pengawal Samuel.
Samuel mengsngkat tangannya dan memberikan kode agar pengawalnya pergi dari hadapannya.
Kenzo yang sudah berada di dalam kamar bersama Viona langsung duduk disamping Viona.
"Viona maafkan aku, aku tadi hanya ingin menghindar dari mamaku saja tapi aku malah mengajakmu," kata Kenzo.
"Tidak apa-apa kok Kenzo," kata Viona.
"Kenzo sudah lama kamu tidak ke kantor dan aku juga harus menyelasaikan magangku, kita kapan ke kantor lagi untuk bekerja?" tanya Viona.
"Besok kita akan mulai bekerja kembali dan aku juga harus hand over dengan Steven juga soalnya," jawab Kenzo.
Setelah menyelesaikan pembicaraan mereka Viona menyalakan televisi dan menontonnya dengan serius.
Kenzo yang menatap Viona sedang serius menonton televisi menatap wajah Viona yang sangat cantik, putih dan mulus.
Viona yang melihat Kenzo menatapnya mulai iseng dengan mendekatkan tubuhnya ke tubuh Kenzo.
Kenzo yang melihat Viona iseng kepadanya langsung mengurung tubuh Viona dengan kedua tangannya yang kekar.
Viona yang melihst perilaku Kenzo dengan mengurung tubuhnya dengan kedua tangan Kenzo merasa terkejut.
__ADS_1
"Kenzo ngapain kamu begini nanti kalau ada pihak ketiga gimana," kata Viona.
"Kalau ada pihak ketiga aku akan benar-benar membunuhnya agar tidak ada pihak ketiga lagi!" teriak Kenzo.
Kenzo yang mendengar perkataan Viona tersulut emosinya karena ia mengingat kembali penghianatan yang dilakukan oleh Clara.
"Maaf aku tadi reflek mengatakan itu," kata Viona.
Kenzo menatap tatapan senduh dari Viona mendadak mengusap bibir Viona dengan jarinya dan membungkam bibir Viona dengan bibirnya.
Kenzo terus memperdalam ciumannya kepada Viona membuat Viona yang baru pertama kali dicium seperti orang bingung dan tidak membalas setiap apa yang dilakukan Kenzo.
Kenzo tersenyum dibalik bibirnya yang masih menempel dengan bibir Viona dan Viona yang sudah mulai merasakan akan kehabisan nafas memukul dada Kenzo lalu Kenzo langsung melepaskan ciumannya.
Hah hah hah
Suara nafas Viona karena ia sudah mulai kehabisan nafasnya.
"Baru ciuman saja sudah sesak nafas bagaimana dengan yang lain," kata Kenzo sambil menoel dagu Viona dan mengedipkan sebelah matanya.
Viona yang melihat Kenzo mulai genit kepadanya kembali menggoda Kenzo.
"Wow abang ganteng bangat si eneng jadi makin tergila-gila," goda Viona kepada Kenzo.
"Sudah honey bunny jangan menggodaku nanti abang tidak tahan," kata Kenzo.
"Kamu panggil aku honey bunny aku panggil kamu apa ya?" tanya Viona sambil terkekeh geli.
"Aku tidak akan memanggil orang dengan panggilan yang sama emang aku orang gila apa panggil-panggil orang yang tidak aku kenal dengsn panggilan sayang," kata Viona.
Setelah mereka asyik saling menggoda satu sama lain akhirnya mereka merasa lelah dan tidur siang bersama tanpa melakukan apapun.
Kenzo yang belum tertidur menatap Viona yang berada didalam pelukannya.
Semoga perjodohan ini yang terbaik untukku dan semoga Clara bisa bahagia bersama kekasihnya, batin Kenzo.
Pagi hari mulai menyapa setiap orang dengan menampilkan matahari yang masuk melalui sela-sela jendela dan Kenzo serta Viona sudah siap untuk pergi ke kantor bersama.
Viona dan Kenzo yang sudah siap menuju ruang makan untuk makan bersama sebelum berangkat ke kantor.
"Wow ada pasangan romantis pagi ini dan sebaiknya kalian sarapan dulu agar tidak masuk angin," kata Jenny dan Vina.
"Kompak sekali mama-mamaku ini," kata Viona sambil memeluk kedua mama itu.
Kenzo yang melihat mamanya memeluk Viona melangkah maju menuju mamanya.
"Aku nggak dipeluk ma?" tanya Kenzo.
__ADS_1
"Mama pasti memeluk kamu, kamu kan pangerannya mama," kata Jenny sambil memeluk Kenzo.
"Pangeran mama seharusnya papa dong, Kenzo kan pangerannya Viona," kata John.
"Papa cemburuan aja sama anak sendiri," kata Jenny.
Semua orang yang melihat tingkah laku mama Kenzo seperti anak kecil membuat mereka tertawa.
Kenzo dan Viona yang sudah selesai makan langsung berpamitan dan berjalan menuju mobil Kenzo.
Kenzo yang sudah di depan mobilnya langsung membukakan pintu mobil untuk Viona dan Kenzo memilih menyetir mobilnya sendiri agar dirinya bisa berduaan saja dengan Viona.
Kenzo yang sedang menyetir melirik ke arah Viona dan ia merasa bahwa penampilan Viona hari ini sangat cantik walaupun masih terlihat sederhana.
"Honey bunny besok-besok jangan pakai rok sependek itu ya aku tidak suka jika rokmu kependekan," kata Kenzo.
Viona melepaskan headsetnya dan menatap kearah Kenzo.
"Kenzo ini tidak pendek kan aku padukan dengan stocking hitam, kamu kan bisa liat ini pahaku tidak keliatan juga," balas Viona.
"Kita belum tunangan kamu sudah membantah," kata Kenzo.
"nggak kok, babangku yang ganteng jangan marah dong," kata Viona sambil mengelus paha Kenzo.
Kenzo yang pahanya dielus oleh Viona menjadi merasa kesal dengan Viona.
"Apa-apaan Viona mengelus pahaku seperti itu ingin aku terkam rasanya," gumam Kenzo.
Pakaian Kenzo saat berangkat kerja hari ini
Pakaian Viona saat berangkat kerja hari ini
Bersambung......
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.