
Kenzo masih berpikir sepertinya Viona mulai menghindar dariku, apa aku berbuat salah ya atau cuma perasaan ku saja, batin Kenzo.
Setelah melihat Viona yang pergi begitu saja ia memutuskan mengambil berkas-berkasnya dan menuju parkiran mobil.
Saat diparkiran mobil ia melihat Viona yang masih berdiri disamping mobilnya sambil membuka kap mesinnya, dan Kenzo memutuskan menghampirinya.
"Viona ada apa kok masih disini?" tanya Kenzo.
"Ini pak si cakep mendadak nggak mau nyala," jawab Viona.
"Si cakep siapa?" tanya Kenzo.
"Mobil saya namanya cakep pak nggak mau nyala," jawab Viona.
"Sini saya periksa," kata Kenzo.
"Tidak usah pak saya bisa panggil bengkel langganan saya kesini," tolak Viona.
"nggak apa-apa kok saya bisa benerin," kata Kenzo.
"Baiklah pak," balas Viona.
Kenzo pun mengecek mesin mobil viona dan tidak lama kemudian Kenzo selesai memperbaikinya.
"Viona coba kamu coba starter sambil aku dorong mobilmu," perintah Kenzo.
Viona yang melihat muka Kenzo penuh dengan oli menahan tawanya
"Ada apa?" tanya Kenzo.
"Wajah pak Kenzo dipenuhi oli," jawab Viona.
Kenzo yang mendengar omongan Viona reflek langsung mengelap mukanya dengan kemeja yang ia gunakan. Setelah mengelap Kenzo kembali berbicara pada Viona.
"Ayo starter mobilnya sambil aku dorong mobilmu," perintah Kenzo.
"Pak anda yakin mau dorong mobil saya?" tanya Viona.
"iya cepetan kamu masuk kedalam mobil," ucap Kenzo.
Vionapun masuk kedalam mobil dan mencoba mestarter mobilnya sambil Kenzo mendorong mobilnya, tidak butuh waktu yang cukup lama mobil Viona sudah bisa berjalan. Setelah mobilnya sudah berfungsi lagi Viona menghampiri Kenzo.
"Pak mobil saya sudah bisa jalan, makasih ya pak," kata Viona.
"iya sama-sama," balas Kenzo.
Viona kembali kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya meninggalkan Kenzo yang masih berada di parkiran kantor, Kenzo akhirnya memutuskan untuk kembali kerumahnya.
__ADS_1
**************
Pagi hari yang cukup sejuk karena semalam hujan membuat seorang gadis yang tidak lain adalah Viona malas untuk bangun, namun karena suara alarm yang berasal dari handphonenya dan kewajibannya untuk bekerja mengharuskannya bangun dari tidur yang nyenya.
Viona mulai meregangkan otot tubuhnya dan mulai bersiap-siap untuk bekerja.Setelah sudah siap ia menuju ruang makan untuk melaksanakan makan pagi bersama mamanya.
"Pagi ma," sapa Viona.
"Pagi, ayo makan," balas mama Viona.
"Sayang mama mau nanya Kenzo kok nggak datang-datang lagi?" tanya mama Viona.
"Udahlah ma nggak usah bahas pak Kenzo," jawab Viona.
"Kenapa? mama pikir kamu ada hubungan dengan dia," tanya mama Viona.
"Aku tidak punya hubungan apa-apa dengannya ma," jawab Viona.
"Baiklah lanjutkan makanmu," kata mama Viona.
Viona mulai memakan makanannya dan setelah selesai makan ia memutuskan untuk berpamitan kepada mamanya dan pergi ke kantor.
******************
Viona yang sudah sampai di kantor langsung menuju tempat ia bekerja, saat memasuki ruangannya Viona merasa bingung kenapa pagi-pagi sudah ramai saja. viona memutuskan menemui sahabatnya Camila.
"Camila tumben pagi-pagi ramai ada apa?" tanya Viona sambil menepuk bahu sahabatnya.
"Terus apa hubungannya dengan keramaian yang terjadi diruangan ini?" tanya Viona.
"kamu tidak tau karyawan baru itu rumornya sangat ganteng," jawab Camila.
Viona yang mendengar pekataan Camila hanya mendengarkannya dengan malas dan langsung berjalan menuju mejanya.
Tidak berapa lama karyawan baru tersebut datang menghampiri tiap-tiap divisi, namanya adalah roni memili tinggi yang sangat tinggi, berambut hitam dan sangat ganteng.
Camila yang melihat itu mulutnya langsung menganga dan matanya fokus menatap pria tersebut. Viona yang melihat tingkah temannya langsung menepuk bahunya dan menyadarkan Camila dari lamunannya.
Pelan namun pasti pria tersebut berjalan menuju mereka berdua.
"Hello, perkenalkan nama saya Roni mulai hari ini saya akan bekerja di divisi desain, mohon kerja samanya," kata Roni.
"Salam kenal juga saya Camila dan ini teman saya Viona," balas Camila.
merekapun menjabat tangan Roni, namun saat Roni menjabat tangan Viona ia seperti menahan tangan Viona dan membuat Viona merasa risih hingga menarik tangannya dari dekapan tangan Roni.
Setelah acara perkenalan seluruh karyawan melanjutkan pekerjaannya masing-masing, pagi berganti sore dan sudah waktunya pulang mendadak Roni menghampiri ruangan Viona dan Camila.
__ADS_1
"Hai, sebagai awal pertemuan yuk aku traktir makan dimall bareng karyawan lain juga kok biar semakin akrab, mau kan?" tanya Roni.
Camila yang mendengarkan ajakan Roni begitu antusias sementara dilain sisi Viona yang mendengar ajakan Roni merasa malas namun karena Camila ingin pergi dan tidak enak dikira sombong Viona akhirnya mau ikut.
Setelah dirasa semuanya sudah berkumpul mereka semua berjalan menuju mobil masing-masing menuju pusat pembelanjaan terbesar yaitu Novi Mall.
Tidak memakan waktu cukup lama karena mall tersebut dan kantor sangat dekat sehingga mereka semua sudah tiba di mall dengan cepat.
Viona dan Camila berjalan beriringan dengan beberapa karyawan kantor dan dipimpin oleh Roni untuk menuju tempat makan yang akan mereka nikmati malam ini.
Roni beserta semua teman kantornya makan dalam keheningan sesekali mereka becanda dan mengobrol satu sama lain.
Semua karyawan yang ditraktir Roni sudah selesai makan, Akhirnya mereka mulai memutuskan pulang tinggal Viona dan Camila yang melanjutkan untuk melihat-lihat setiap toko untuk mencuci mata.
Viona dan Camila yang sedang melihat berbagai macam pakaian dikejutkan dengan suara bariton pria yang familiar dan disampingnya tentu saja kekasihnya Clara.
"Hai Viona dan Camila," sapa Kenzo.
Camila yang mendengar sapaan dari atasannya langsung menjawab berbeda dengan Viona yang hanya diam saja dan membuang pandangannya ke arah lain.
Kenzo yang melihat Viona mengalihkan pandangannya dan tidak membalas sapaannya merasa Viona benar-benar menghindar darinya padahal Kenzo merasa dia tidak mempunyai salah apa-apa terhadap Viona.
Clara yang melihat pandangan Kenzo terhadap Viona merasa ada sesuatu yang berbeda dengan pandangan tersebut tapi ia tidak mengerti kenapa Kenzo terus saja terpaku dengan sosok Viona dan ia merasa curiga dengan hubungan Kenzo dan Viona.
"Viona dan Camila kalian sedang apa disini?" tanya Kenzo.
"Kami tadi di traktir Roni pak karyawan baru di tim desain,dan sekarang saya dan Viona hanya sedang melihat-lihat pak sekalian cuci mata siapa tau ada cowok ganteng yang enak diliat pak," jawab Camila.
Kenzo yang melihat Camila langsung menjawab pertanyaan, merasa aneh dengan Viona yang terus saja dia dan akhirnya Kenzo memutuskan untuk mengakhiri pertemuan mereka karena keadaan mulai aneh dan bingung untuk mau bertanya apa lagi.
"Camila dan Viona silahkan lanjutkan jalan-jalan kalian saya dan Clara undur diri duluan," ucap Kenzo.
"Baik pak silahkan lanjutkan juga jalan-jalannya pak," balas Camila.
Kenzo dan Clara berlalu pergi dari hadapan mereka berdua, sambil Kenzo terus memikirkan kenapa Viona seperti menghindari dirinya dari kemarin.
Bersambung......
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.