Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 12 RENCANA


__ADS_3

Merekapun berjalan-jalan sambil sesekali memasuki beberapa toko untuk membeli barang yang di inginkan.


Setelah berjalan-jalan dan membeli beberapa keperluan mereka, mereka memutuskan untuk kembali.Kenzo terlebih dahulu mengantarkan Clara ke apartmentnya.


Sampai di apartment Clara, Kenzo langsung membuka pintu melepaskan seatbeltnya dan melepas seatbelt Clara, setelah itu ia membukakan pintu untuk Clara dan memeluknya,setelah memeluk Clara ia menunggu Clara sampai masuk apartment dan Kenzo kembali kemobilnya untuk pulang kerumah.


********************


Clara yang sudah sampai didalam kamarnya langsung membaringkan tubuhnya di ranjang. Sambil berbaring Clara menghubungi seseorang yang tidak lain adalah Darko kekasihnya.


"Hallo sayang aku rindu kamu," kata Clara.


"Aku juga rindu kamu sayang," kata Darko.


"Sayang mampir ke apartment ku dong aku bosan sendirian di apartment," kata Clara.


"Siap sayang aku kesana ya," jawab Darko.


"Oke sayang ditunggu," balas Clara.


Clara menutup teleponnya dan berbaring diranjangnya.


Aduh Kenzo wajahnya tampan namun mau bagaimana aku sudah mencintai orang lain sebelum bertemu dengan Kenzo dan selama ini aku hanya ingin memanfaatkannya saja, batin Clara.


Ditempat lain Darko yang mendengar bahwa Clara menginginkan dirinya ke apartmentnya merasa senang, ia memilih pakaian yang cocok untuk ia kenakan, setelah menemukan pakaian yang cocok Darko langsung menggunakannya.


Darko pun keluar lalu menuju mobilnya, setelah sampai mobil ia mengendarai mobilnya menuju apartment Clara.


Sebelum sampai di apartment Clara Darko mampir terlebih dahulu disebuah toko bunga, ia membeli bunga mawar untuk diberikan ke Clara.


Setelah bunga tersebut selesai dirangkai dengan indah Darko membayarnya dan kembali kemobil dan mengendarai mobilnya menuju apartment Clara.


Tidak lama kemudian mobil yang dikendarai oleh Darko sampai didepan apartment Clara, ia pun langsung turun dan membawa bunganya menuju pintu apartment Clara.


Darko memencet bel apartment tersebut berkali-kali sampai terdengar suara dari dalam, dan Clara keluar dari apartmentnya.


"Sayang kamu membawakan bunga untukku, ini sangat indah sekali," kata Clara mengambil bunga tersebut dan menciumnya.


Darko yang melihat Clara hanya mengambil bunga dan mencium-cium bunga merasa iri.


"Sayang kamu nggak mau peluk dan cium aku?" tanya Darko.


"Mau dong sayang sini aku peluk," jawab Clara.


Clara langsung memeluk Darko dan menciumnya.


"Sayang ayo masuk kedalam aja nggak enak diluar lama-lama," ajak Clara.


"Oke sayang," jawab Darko.


merekapun masuk kedalam apartment Clara, tidak jauh dari tempat mereka berdiri ada seseorang yang sedang memotret kemesraan mereka didepan apartment Clara.


Orang tersebut adalah detektif sewaan Steven yang mengamati setiap gerak gerik Clara.Setelah Clara dan Darko masuk ke apartmentnya detektif tersebut menghubungi seseorang.

__ADS_1


"Hallo pak saya ingin melapor," kata detektif Tom.


"Iya apa laporanmu hari ini?" tanya Steven.


"Saya melihat nona Clara bersama seorang pria masuk ke apartmentnya, dan nona clara menerima bunga dari pria tersebut serta memeluk dan mencium pria tersebut," kata detektif Tom.


"apakah pria tersebut adalah pria yang sama dengan Clara di rekaman cctv foodcourt?" tanya Steven.


"iya tuan pria tersebut adalah pria yang sama," Detektif Tom.


"S*al aku pikir Clara hanya butuh kesenangan sesaat kenapa dia berani-beraninya selingkuh dengan pria lain bahkan berani-beraninya dia membawa pria tersebut masuk ke apartmentnya!" teriak Steven.


"ada yang perlu saya bantu lagi tuan?" tanya detektif Tom.


"Apa kamu tau apa yang mereka rencanakan?" tanya Steven.


"Saya kurang tau tuan soalnya saya hanya bisa sebatas mengamati jarak jauh saja," jawab detektif Tom.


"Aku maunya kamu mengawasi setiap gerak gerik mereka serta apa yang mereka katakan. aku tidak mau tau kamu harus bisa. mengerti!!!" teriak Steven.


"iya mengerti tuan akan saya laksanakan," jawab detektif Tom.


telepon pun terputus dan detektif tersebut tetap melanjutkan pekerjaannya sambil memikirkan bagaimana menyadap percakapan mereka.


Dilain tempat Clara sedang memasak untuk Darko, Darko yang menunggu mulai merasa bosan dan menghampiri Clara yang sedang memasak.


"Sayang udah mau selesai belum?" tanya Darko.


"Belum sayang, tunggu sebentar ya kamu duduk dulu aja," jawab Clara.


"Sayang kenapa kamu tidak mau makan?" tanya Darko.


"Aku sudah makan sayang tadi, kamu kan tau kalau aku tadi pergi bersama Darko," jawab Clara.


"Oke," ucap Darko.


Darko pun menyelesaikan makannya, setelah selesai makan ia menaruh piringnya kewastafel lalu menghampiri Clara dan mengajaknya masuk kedalam kamar.


"Sayang tadi aku itu merasa cemburu saat kamu berjalan bareng dengan pria itu," kata Darko.


"Jangan cemburu sayang kamu tau kan untuk mencapai titik ini kita memerlukan usaha yang tidak cukup gampang.Kamu tidak lupa dengan rencana kita kan?" tanya Clara.


"Tentu saja aku tidak melupakannya, untung tadi aku mengingatnya kalau tidak aku sudah mengatakan bahwa kamu adalah kekasihku," jawab Darko.


"iya untung saja kamu tidak mengatakannya, kalau tidak bisa hancur rencana kita padanya, dan perlu kamu tau aku hanya mencintai dirimu," balas Clara.


Darko yang mendengar ucapan Clara merasa berbunga-bunga dan mengajak Clara melakukan aktifitasnya yang tadi sempat tertunda.


Diluar pintu apartment tersebut ada seseorang yang mulai memasang alat penyadap agar dapat mendengarkan apa saya yang dikatakan dari dalam apartment itu, tentu saja tidak semudah yang dipikirkan detektif tersebut memerlukan mengeluarkan dana yang tidak banyak karena satpam yang menjaga gedung apartment tersebut merasa curiga akan dirinya.


****************


Detektif tersebut akhirnya menelepon kembali Steven untuk memberitahukan apa yang ia lakukan.

__ADS_1


"Tuan saya sudah memasang alat penyadap di apartment tersebut sehingga ada nanti bisa mendengar apa saja yang orang-orang yang didalam ruangan itu ngobrolkan," detektif Tom.


"Baiklah, dan jangan lupa setiap gerak gerik mereka kamu tetap harus melapor!" perintah Steven.


"Baik tuan, dan untuk laporan berupa suara akan saya kirimkan ke email tuan," jawab detektif Tom.


"Oke," ucap Steven.


sambungan telepon pun terputus dan detektif tersebut melanjutkan pengamatannya.


**************


Kenzo yang sudah sampai kerumahnya langsung masuk kedalam rumahnya namun saat melalui ruang tamu ada seseorang yang memanggilnya.


"KENZO!" teriak Jenny.


Kenzo langsung menghampiri mamanya dan menyapanya.


"Ada apa ma, Kenzo lelah ingin istirahat," ucap Kenzo.


"Kenzo mama ingin tanya sesuatu," kata Jenny.


"Tanya apa ma?" tanya Kenzo.


"Kamu hari ini kemana aja?" tanya Jenny.


"Hari ini aku hanya pergi bersama Clara pas jam makan siang untuk membeli beberapa pelengkapan tunangan, serta sekaligus mengajaknya membeli beberapa barang yang ia inginkan ma," jawab Kenzo.


"Kamu serius dengan acara tunangan kalian?" tanya Jenny.


"Tentu saja ma kan mama tau Clara merupakan cinta pertamaku dan aku sangat mencintainya," jawab Kenzo.


"Baiklah apa saja yang kamu lakukan mama akan menerimanya yang penting kamu bahagia," ucap Jenny.


"Mama kembali ke kamar duluan ya," lanjut mama Kenzo.


Kenzo merasa bingung dengan pertanyaan mamanya namun sesaat berikutnya ia ingat bahwa dulu mamanya sempat menolak Clara namun karena usahanya akhirnya mamanya dapat menerima Clara.


Kenzo pun kembali ke kamarnya lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelahnya ia memutuskan untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah setelah jalan-jalan bersama Clara.


Bersambung......


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2