
Clara yang sudah selesai memasak menata berbagai makanan yang dia masak ke atas meja, setelah dirasa semuanya sudah siap ia berjalan menuju Kenzo yang sedang membaca majalah fashion yang tadi berada diatas meja.
"Kenzo ayo kita makan bareng," ajak Clara.
Kenzo yang mendengar Clara memanggilnya langsung meletakan majalah fashion tersebut kembali keatas meja dan langsung berjalan menuju meja makan.
Kenzo yang melihat berbagai macam makanan sudah tersaji dan telihat sangat lezat langsung merasa ingin sekali memakannya.
Kenzo langsung duduk dan menunggu Clara yang masih menyiapkan minuman, tidak menunggu lama Clara langsung duduk dihadapan Kenzo.
"Sayang ayo makan," kata Clara.
"Oke," balas Kenzo.
Kenzo menikmati makanannya dan sesekali melirik Clara yang sedang makan juga.
Setelah selesai makan Kenzo dan Clara membereskan piring-piring dan segera mencucinya, lalu mereka berdua duduk di ruang tamu sambil menonton televisi.
Kenzo yang sudah merasa lelah karena bekerja memilih kembali duluan kedalam kamar dan meninggalkan Clara yang masih menonton televisi
di ruang tamu.
Setelah meninggalkan Clara Kenzo masuk kedalam kamar sambil berpikir untuk memeriksa seluruh kamar tamu tersebut.
Kenzo mulai dari membuka satu persatu lemari dan disana banyak terdapat baju laki-laki, lalu juga membuka laci yang berada di samping ranjang tanpa sengaja sebuah foto jatuh dari laci tersebut.
Kenzo yang melihat foto tersebut langaung menatapnya dan menyadari bahwa ini adalah Clara dan Darko mereka sedang berada di halaman kampus tempat Kenzo menimbah ilmu, di belakang foto tertulis tanggal pengambilan foto.
Kenzo yang melihat tanggal pengambilan foto tersebut memegang kepalanya dan berpikir berarti Clara dan Darko sudah saling mengenal sebelum mengenal dirinya, dan mengapa dengan mudahnya dia mempercayai wanita yang belum dikenalnya cukup lama dan langsung mengajaknya pacaran.
Lalu mendadak Kenzo berpikir mungkin mereka hanya saling mengenal dan karena kenzo yang sibuk membuat Clara butuh pelampiasan.
Kenzo yang sudah mulai mengantuk memilih mengembalikan foto tersebut ketempatnya, lalu dia merebahkan dirinya di ranjang dan langsung tertidur.
**********************
Dilain tempat Steven yang sedang bersantai mendadak menerima telepon dari detektif yang dia sewa.
"Hallo pak ada apa?" tanya Steven.
"Hallo saya ingin melaporkan mengenai Clara," detektif Tom.
"Baik apa laporan hari ini," balas Steven.
"Saya kemarin malam pas mengamati apartment Clara ada seorang lelaki masih muda masuk ke apartment tersebut dengan diam-diam, setelah saya menyelidiki lelaki tersebut saya mengetahui bahwa lelaki tersebut bernama Samuel merupakan teman akrab dari Kenzo dulu namun entah kenapa dia sudah lama hilang dan mendadak kembali lagi," ucap detektif Tom.
"Lanjutkan penyelidikan kamu selidiki juga asal usulnya karena saya merasa curiga terhadapnya dan ada niat buruk yang dia rencanakan," perintah Steven.
__ADS_1
"Siap pak, saya akan menyelidiki lebih dalam," balas detektif Tom.
Telepon terputus dan Steven melanjutkan kegiatan santainya sambil berpikir siapa sebenarnya samuel dan apa hubungannya dengan Kenzo tapi Steven merasa tidak asing dengan nama tersebut.
Sambil menyeduh kopinya Steven berusaha mengingat dan mendadak dia teringat dengan sosok samuel yang satu SMP dengan mereka, Samuel adalah teman lama Steven dan Kenzo namun karena suatu hal mendadak dia menghilang tanpa sebab.
******************
Pagi hari menyapa siapa saja yang masih terlelap dibawah selimut. Kenzo yang mendengarkan suara alarm yang berasal dari handphonenya langsung mematikan nada deringnya dan mulai meregangkan otot-ototnya yang masih kaku setelah tidur.
Setelah sudah sadar sepenuhnya Kenzo langsung bangkit menuju kamar mandi dan langsung menghampiri Clara yang ternyata sudah berada di dapur sedang memasak.
Kenzo langsung datang memeluk Clara yang sedang memasak dari belakang. Clara yang dipeluk merasa kaget.
"Aghhhhhh," teriak Clara.
"Sayang ini aku," ucap Kenzo.
"pagi-pagi udah langsung meluk - meluk aja sih," kata Clara.
Setelah Clara selesai memasak, mereka langsung sarapan pagi dan Kenzo langsung pulang kerumahnya karena hari ini merupakan hari libur.
Clara yang merasa masih memikirkan tentang Samuel yang mengancamnya, mengambil ponselnya dan menyuruh Darko untuk datang ke apartmentnya.
Darko yang menerima panggilan telepon dari Clara langsung pergi menuju apartment Clara.
Saat Darko sudah berada di depan apartment Clara, Clara langsung menyuruh Darko masuk kedalam apartmentnya dan memeluknya.
"Siapa lelaki tersebut?" tanya Darko.
"Lelaki tersebut bernama Samuel dan aku tidak mengenalnya," jawab Clara.
"Sepertinya aku tidak mengenal nama Samuel di tempat kita kuliah dan kita tidak memiliki musuh," balas Darko.
"Aku juga tidak memiliki musuh," kata Clara.
"Apa dia memberikan sesuatu padamu?" tanya Darko.
Clara langsung berjalan menuju tempat dia menyimpan kartu nama Samuel dan memberikannya kepada Darko.
"Dia memberikan kartu nama ini lalu memberikan waktu 2 hari untuk mengambil keputusan dan jika sampai 2 hari aku tidak memberikan jawaban dia mengancam akan membongkar rahasia kita," kata Clara.
Darko yang mengambil kartu nama tersebut seperti mengingat sesuatu.
"Sayang ini bukannya Samuel pengusaha terkenal nomor 2, dia adalah pemilik Loren Company dan merupakan perusahaan terbesar kedua setelah Novi Company," kata Darko.
"Terus apa hubungannya dengan Kenzo?" tanya Clara.
__ADS_1
"Aku juga tidak tau hubungan Kenzo dan Samuel tapi sepertinya sangat menguntungkan bagi kita jika bekerja sama dengan Samuel," jawab Darko.
"Apa kita lebih baik menyetujuin ajakan kerjasamanya saja ya?" tanya Clara.
"Kalau menurutku terima saja sepertinya sangat menguntungkan kerjasama dengan dia," jawab Darko.
"Baiklah akan aku pikirkan dulu tawaran dia," balas Clara.
"ingat jangan lama-lama menghubunginya kan kamu tau sendiri dia hanya memberikan waktu 2 hari kepadamu," ucap Darko.
Setelah pedebatan keputusan apa yang mereka pilih, Akhirnya mereka memilih bersantai diruang tamu sesekali berbincang-bincang.
"Sayang kemarin kan Kenzo nginep untung saja aku bisa mencari alasan tentang bajumu yang ada di kamar tamu," kata Clara.
"Iya nanti aku akan bereskan baju-baju tersebut agar dia tidak mencurigaimu, bagaimana pun aku tidak ingin rencana kita gagal hanya karena bajuku dan orang yang tidak dikenal tersebut," balas Darko.
Setelah pembicaraan mengenai baju, Darko langsung menuju kamar tamu dan membereskan pakaiannya lalu dia masukin kedalam koper yang ada disudut ruang tamu.
Darko yang sudah selesai membereskan pakaiannya langsung menuju Clara untuk pamit pulang menaruh pakaiannya dirumahnya dan nanti sore dia akan kembali ke apartment Clara.
Dilain tempat Steven meminta Kenzo datang untuk menemuinya, Kenzo yang menerima ajakan Steven langsung pergi menemui Steven.
"Hai bro ada apa ingin menemuiku?" tanya Kenzo.
"Aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu," ucap Steven.
"Menanyakan tentang apa?" tanya Kenzo.
"Apa kamu mengingat teman kita yang bernama Samuel?" tanya Steven.
"Tentu saja aku mengingatnya dia kan teman akrab kita dari SMP sampai kita kuliah tapi mendadak dia menghilang tanpa memberikan kabar sama sekali," jawab Kenzo.
"beberapa hari yang lalu detektif yang aku sewa melihat Samuel mengunjungi Clara, tapi kami belum mengetahui apa motif dari Samuel mengunjungi Clara," ucap Steven.
Kenzo yang mengetahui tentang Samuel yang mengunjungi Clara menyuruh Steven tetap melanjutkan penyelidikan yang dilakukan detektif sewaan itu.
Bersambung......
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.