
Darko yang sudang selesai merapikan pakaiannya untuk ia bawa melewati kamar neneknya yang terbuka.
Dirinya melihat neneknya sedang termenung lalu ia melangkahkan kakinya masuk dan memeluk neneknya.
Neneknya yang diepluk Darko menjadi terkejut saat ada seseorang yang memeluknya.
"Ada apa bukannya kamu lebih memilih gadis itu?" tanya Nia.
"iya nenek aku tetap pada keputusanku tapi perlu nenek ingat aku akan selalu menyanyangi nenek selamanya," jawab Darko.
Setelah menyelesaikan pembicaraannya Darko keluar dari kamar neneknya dan melangkahkan kakinya menuju Clara yang sedang menunggunya.
Darko menggenggam tangan Clara lalu membawanya masuk kedalam mobil dan hari ini mereka akan kembali ke rumah ibunya Darko.
Di tempat lain Kenzo dan Viona sudah sampai di rumah Kenzo karena orangtua mereka menuruh mereka untuk segera mengurus pertunangan dan tanggalnya.
Viona yang biasa bersemangat hari ini tidak semangat seperti biasanya karena dirinya merasa terganggu dengan pesan yang dikirimkan oleh Samuel.
Viona ingin mencoba bertemu dengan Samuel hanya saja Viona tidak berani meminta ijin kepada Kenzo dan Kenzo yang melihat Viona seperti memikirkan sesuatu mendekati Viona.
"Viona kamu suka kalung yang mana?" tanya Kenzo sambil menepuk bahu Viona.
Viona yang ditepuk bahunya tersentak kaget dan kembali sadar dari lamunannya.
"Terserah kamu aja sayang, kamu yang pilih aja pasti aku suka kok," jawab Viona.
__ADS_1
"Viona kamu kok sepertinya tidak tertarik dengan persiapan pertunangan kita dan sebenarnya kamu masih mau melanjutkan pertunangan kita nggak?!" tanya Kenzo dengan nada marahnya.
"Maaf Kenzo, aku lagi memikirkan sesuatu," jawab Viona dengan nada rendah.
"Oke, kita lupakan dulu masalah kalung ini dan ayo kita ke kamarku," ajak Kenzo kepada Viona.
Viona celingak celinguk melihat mamanya dan mamanya Kenzo hanya diam saja tanpa membelanya menjadi merasa heran.
"Jeng apa benar kita tidak membela anakmu?" tanya Jenny.
"Tidak perlu jeng, anakku memang terkadang labil saking banyak yang suka," kata Vina sambil tertawa.
"Bahaya kalau banyak yang suka nanti anakku sakit hati lagi," kata Jenny dengan mengerucutkan bibirnya.
"Jangan khawatir jeng, aku jamin hati anakku hanya untuk anakmu," balas Vina.
Kenzo menarik tangan Viona dengan erat menuju kamarnya lalu saat sudah sampai didalam kamar Kenzo menutup pintu kamarnya dengan kencang.
"Ayo jelasin hunny bunny apa yang sedang kamu pikirkan!" teriak Kenzo.
Viona yang terdiam menatap mata Kenzo dengan matanya yang mulai berkaca-kaca karena selama ini dirinya tidak pernah melihat Kenzo marah kepadanya.
"Aku ingin bertemu dengan Samuel, apa kamu mengijinkanku?" tanya Viona sambil menatap kearah Kenzo.
"Tidak, aku tidak mengijinkanmu bertemu dengan dia!" teriak Kenzo.
__ADS_1
Viona yang melihat kemarahan Kenzo yang sudah sangat besar mulai menitikan air matanya.
"apa kamu juga akan berselingkuh seperti Clara?" tanya Kenzo sambil mengusap wajahnya.
Viona menggelengkan kepalanya dan tiba-tiba Kenzo maju lalu menarik tengkuk Viona dan mulai mencium bibir Viona serta ********** dengan kasar.
Viona yang mulai kehabisan nafas memukul dada Kenzo sambil menangis dan Kenzo melepaskan tautan bibir mereka.
"Ada apa sayang, apa kamu lebih suka kalau Samuel yang menciummu seperti itu?! teriak Kenzo.
"Tidak Kenzo, aku hanya ingin hubungan kita baik-baik saja," balas Viona.
Bersambung......
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.