Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 23 TERPESONA


__ADS_3

Viona berjalan menuju meja makan lalu duduk dikursi yang berada di ruang makan tersebut sedangkan Kenzo masih sibuk menata makanan yang ia masak


Viona yang sudah duduk disalah satu kursi yang berada di ruang makan tersebut matanya menatap kearah Kenzo yang sedang menata makanan dengan memakai apron yang ada di dapur tersebut, apron tersebut berwarna pink dan membut Viona menahan tawanya karena seorang Kenzo yang merupakan seorang pengusaha terkenal menggunakan apron berwarna pink.


Kenzo yang sudah selesai menata makanan dimeja melepaskan apron yang berwarna pink tersebut lalu ia menatap mata Viona yang menatapnya tanpa berkedip, Viona yang ditatap oleh Kenzo langsung mengarahkan matanya kearah lain.


Sedangkan Kenzo langsung duduk di salah satu kursi yang berhadapan dengan Viona.


"Ada apa Viona?" tanya Kenzo.


"nggak apa-apa pak, cuma lucu aja pak Kenzo menggunakan apron berwarna pink dan memasak makanan," jawab Viona.


"Jadi menurut kamu saya lucu pas menggunakan apron berwarna pink?" tanya Kenzo


"Iya pak," jawab Viona masih menahan tawanya.


"Ayo kita makan dulu saya udah capek-capek masak masa cuma diliatin kamu doang masakan saya," ajak Kenzo.


"Baik pak, ayo kita makan pak," balas Viona.


mereka akhirnya mulai makan dalam diam dan hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu, setelah selesai makan mereka berdua membersihkan piring-piring yang mereka gunakan.


Setelah membersihkan piring Kenzo menuju kamar yang kemarin ia tiduri untuk mengambil jasnya yang berada disana.


Kenzo yang masih memikirkan ini apartment milik siapa mencoba untuk menanyakan kepada Viona karena yang ia tau Viona tinggal dengan mamanya dirumah mamanya.


Kenzo yang baru keluar dari kamar langsung menghampiri Viona yang sedang duduk di sofa sambil menonton acara televisi favoritnya.


"Viona," panggil Kenzo.


Viona yang dipanggil langsung mengalihkan pandangannya kearah Kenzo yang berada di depannya.


"Iya pak," kata Viona.


"Saya ingin bertanya ini apartment siapa?" tanya Kenzo.


"Oh, ini apartment pribadi saya pak cuma saya jarang pakai," jawab Viona.


"Oh begitu, kenapa jarang dipakai?" tanya Kenzo.


"Dulu saya pas awal masuk kuliah berniat tinggal diapartment ini cuma saya berpikir ulang kasihan mama saya sendirian jadinya apartment ini jarang digunakan," jawab Viona.


"Oh begitu," kata Kenzo.


Setelah itu hanya terjadi keheningan diantara mereka namun beberapa menit kemudian Kenzo mengingat kenapa dia bisa ada disini sedangkan kemarin seingat Kenzo dia berada di club.


"Viona saya ingin bertanya, kenapa saya bisa berada diapartment milik kamu?" tanya Kenzo.

__ADS_1


Viona yang sedang melanjutkan menonton televisi mulai memikirkan alasan apa yang cocok untuk dia katakan kepada Kenzo. Viona yang sedang berpikir lamunannya dibuyarkan oleh Kenzo yang mendekatinya dan memegang bahunya.


"Viona kenapa jadi diam?, kamu belum menjawab pertanyaan saya," kata Kenzo.


"Nggak apa-apa pak, kemarin bapak sedang mabuk berat dan kebetulan saya sedang berada di club bareng teman-teman saya pak," balas Viona.


"Viona bolehkah aku meminta sesuatu kepadamu?" tanya Kenzo.


Viona yang mendengarkan ucapan Kenzo langsung menengok kearah Kenzo.


"Boleh pak asal permintaan pak Kenzo tidak aneh-aneh," jawab Viona.


Kenzo yang sedang memandang Viona terkekeh geli saat medengarkan jawaban dari Viona.


"Nggak kok saya nggak minta macam sama kamu kok, saya cuma mau minta tolong sama kamu jangan panggil saya bapak ketika kita sedang berfua seperti ini," kata Kenzo.


"Saya nggak bisa pak karena pak Kenzo adalah atasan saya dan sangat tidak sopan jika kita saya memanggil nama saja kepada pak Kenzo," kata Viona.


"Saya tidak mau dibantah Viona, lagian emang muka saya mirip bapak-bapak," kata Kenzo.


"nggak mirip bapak-bapak kok pak Kenzo, pak Kenzo kan ganteng banget masa mirip bapak-bapak," balas Viona sambil tertawa.


Kenzo yang melihat Viona terkekeh seperti itu membuatnya menjadi terpesona dengan kecantikan Viona dan kepolosan Viona saat mengobrol dengannya. Viona yang ditatap Kenzo secara intens membuat Viona berbicara kepada Kenzo dan membuat Kenzo tersadar dari dirinya yang terpesona dengan Viona.


"Hey Kenzo apa yang kamu lamunkan?" tanya Viona.


"Tidak apa-apa, saya hanya kaget kamu hanya memanggil saya dengan nama saya, oh iya hari ini kamu mau kemana? mau pulang ke apartment atau ke rumah mamamu?" tanya Kenzo.


Viona langsung menatap Kenzo dan mejawab pertanyaan Kenzo.


"Saya akan pulang ke rumah, mama saya sendirian dirumah kasihan dan kamu juga harus istirahat besok kita harus mulai bekerja kembali di kantor," kata Viona.


"Kenzo mau saya antar kamu pulang kerumahmu dulu? karena mobilmu masih di club," lanjut Viona.


"tidak usah Viona saya bisa memanggil supirku untuk menjemputku, terima kasih atas bantuanmu," kata Kenzo.


"Sama-sama pak," kata Viona.


Kenzo langsung mengambil handphonenya yang berada di jasnya lalu mehubungi supirnya untuk menjemputnya. Pada nada sambung pertama supirnya langsung menjawab telepon dari Kenzo.


"Hallo pak Kenzo, ada yang bisa saya bantu?" tanya Supir pribadi.


"Saya ingin kamu menjemput saya di apartment Qiel," jawab Kenzo.


Supir pribadi Kenzo yang mendengar perintah dari Kenzo langsung mengendarai mobilnya menuju apartment milik Viona, sedangkan Viona yang sedang duduk dihampiri oleh Kenzo.


Kenzo langsung duduk disamping Viona sambil menatap wajah Viona yang begitu cantik, Viona yang merasa Kenzo menatapnya wajahnya menjadi bersemu merah dan Kenzo menahan tawanya karena wajah Viona mendadak menjadi bersemu merah.

__ADS_1


"Kenapa wajahmu menjadi berwarna merah Viona?" goda Kenzo.


"Saya hanya kepedasan pak makanya wajah saya menjadi merah," jawab Viona.


"Mana mungkin kamu kepedasan tadi kan masakan saya tidak ada yang pedas," kata Kenzo.


Viona yang mendengar Kenzo menahan malunya karena dia membenarkan jawaban Kenzo bahwa makanan yang dimasak oleh Kenzo tidak ada yang pedas dan membuat dirinya menjadi malu.


Tidak lama supir yang menjemput Kenzo sudah berada didepan apartment.


"Viona saya pulang dulu ya supir saya sudah sampai," ucap Kenzo.


"Baik Kenzo, hati-hati dijalan," balas Viona.


Kenzo langsung berjalan menuju pintu lalu memutar knop pintu dan berjalan kearah lift.


Kenzo menunggu lift terbuka sambil memainkan handphonenya, saat pintu lift terbuka ia langsung masuk dan saat sudah sampai dilobby dia berjalan menuju mobilnya yang dikendarai oleh supirnya lalu masuk kedalam.


Saat sudah berada didalam mobil ia masih memikirkan Viona yang sangat megemaskan dimatanya serta sifat polosnya yang ditunjukkan kepadanya.


Mobil yang di kendarai oleh supir Kenzo menelusuri jalanan yang sangat macet dan setelah satu jam menempuh perjalanan akhirnya Kenzo sampai didepan rumahnya.


Setelah sudah sampai Kenzo langsung masuk kedalam rumahnya, Kenzo melihat mamanya sedang asyik mengobrol dengan kedua adiknya.


Mama Kenzo yang melihat Kenzo langsung memanggil Kenzo.


"Kenzo," panggil Jenny.


Kenzo berjalan menghampiri mamanya dan langsung duduk disamping mamanya.


"Kenzo kamu dari mana saja semalaman kamu tidak pulang lalu handphonemu kenapa tidak aktif?" tanya Jenny.


Bersambung......


.


.


.


.


.


.


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.

__ADS_1


__ADS_2