Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 50 MILIKKU


__ADS_3

Pagi hari mulai menyapa dengan matahari yang masuk melalui sela-sela jendela membuat pria tampan yang terlelap dalam tidurnya merasa terganggu.


Kenzo mulai mengerjapkan matanya dan ia melihat disampingnya ada wanitanya yang semalaman habis digempur tanpa rasa kasihan sedikitpun.


Kamu hanya milikku hunny bunny dan tidak akan pernah aku biarkan dirimu pergi dariku, batin Kenzo.


Kenzo membelai pipi Viona dengan lembut dan Viona yang merasa terganggu matanya mulai terbuka.


Viona melirik kearah Kenzo yang sudah bangun dan Kenzo yang merasa Viona meliriknya memeluk Viona dengan erat dan mengusap kepala Viona.


"Hunny bunny sudah bangun? mau bersih-bersih dulu?" tanya Kenzo.


Viona hanya diam saja lalu langsung bangkit melepas pelukan Kenzo dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.


"Kenapa hunny bunnyku marah padaku? kamu kekasihku jadi aku berhak mengatur apapun yang ada pada sirimu," kata Kenzo dengan nada tinggi.


Viona yang kesal mengepalkan tangannya karena dirinya tidak menyangka bahwa Kenzo memperlakukan dirinya seperti ini dan tidak merasa bersalah sama sekali.


"Aku mau kita putus dan aku tidak mau bertunangan denganmu atau menikah denganmu kamu jahat!" teriak Viona dengan histeris sambil mengepalkan tangannya.


Kenzo yang mendengar teriakan Viona mengangkat sebelah alisnya lalu tersenyum mengerikan.


"Hunny bunny mau melawan kekasihnya?! teriak Kenzo.


Viona yang merasakan Kenzo marah kembali tubuhnya menjadi gemetar dan apalagi dirinya belum menggunakan apapun.


"Kamu ingin membatalkan pertunangan kita? ya teserah kamu," kata Kenzo dengan ketus.


"Apa kamu tidak akan mengecewakan ke dua mama kita itu yang berharap dengan hubungan ini, bukannya dari awal kamu yang bilang akan berusaha dengan hubungan kita kenapa kamu malah memutuskan secara sepihak sayangku," lanjut Kenzo menekankan setiap kata agar Viona menurut kepadanya.


Viona terisak mendengar pernyataan dari Kenzo dan dirinya tidak mau mengecewakan keluarga yang sudah sangat menyanyangi dirinya.


"Tega kamu kenzo," kata Viona dengan terisak.


Kenzo memeluk Viona supaya lebih tenang dan mengusap lembut punggung Viona lalu menempelkan jidadnya dengan Jidad Viona.


"Hunny bunny aku sangat mencintaimu tapi aku tidak suka saat dirimu membahas lelaki lain dan jika kamu membahas lelaki lain aku akan menghukummu," kata kenzo dengan tegas.


Viona yang ingin menjawab pertanyaan Kenzo tidak bisa karena tiba-tiba Kenzo sudah membungkam bibirnya dengan bibir Kenzo lalu menekan tengkuk Viona untuk memperdalam ciuman tersebut.


Viona yang merasakan tangan Kenzo mulai bergerilya ketubuhnya berusaha melawan.

__ADS_1


"Jangan melawan hunny bunny sekali lagi kita melakukannya biar kamu tidak terlalu sakit," kata Kenzo sambil tersenyum licik.


"Aku tidak mau dan kamu tidak puas mengambil sesuatu yang sangat berharga didiriku!" teriak Viona.


Kenzo yang mendengar teriakan viona menulikan telinganya lalu menyambar kembali bibir Viona dan Viona yang kalah kekuatan dengan Kenzo akhirnya pasrah dengan apa yang dilakukan Kenzo.


Kenzo yang melihat Viona sudah tidak melawan menarik selimut yang menutupi tubuh Viona dan membuangnya kelantai.


Viona yang tubuhnya terpampang jelas dihadapan Kenzo berusaha menarik kembali selimutnya tapi tangannya disingkirkan oleh Kenzo.


:Tubuhmu sangat indah sayang dan aku sudah melihatnya setiap inchi jadi mamu tidak perlu menutupinya lagi," kata Kenzo


Kenzo mulai membaringkan Viona ke ranjang lagi lalu dirinya mencium setiap inchi tubuh Viona.


Viona hanya bisa diam dibawah kungkungan Kenzo.


"Harusnya aku tidak membahas tentang Samuel didepan Kenzo," gumam Viona.


Kenzo yang melihat kekasihnya melamun menyentuh dan memasukkan jarinya ke inti milik wanita kesayanganya.


Viona tersadar dari lamunannya langsung melenguh ketika mendapat perlakuan seperti itu dari Kenzo dan Kenzo mengeluarkan smirk miringnya melihat wanitanya sudah mulai menerima apa yang dilakukan olehnya.


"Hunny bunny kamu menyukainya kan jadi jangan ditahan suaramu sayang, sebut namaku dengan keras kalau kamu menginginkan kepuasan," kata Kenzo sambil tersenyum.


"Kenzo!" teriak Viona.


Viona yang sudah pelepasan tubuhnya gemetar dan tiba-tiba Kenzo mengarahkan miliknya ke milik Viona.


Kenzo terus menggempur Viona hingga siang hingga menyemburkan benihnya kedalam Viona.


Viona merasa tubuhnya snagat lemah hari ini jadi dia tidak mungkin untuk pergi ke kantor untuk pergi magang.


Di ruang tamu mama Kenzo dan mama Viona sedang menonton drama favorit mereka.


"Jeng Viona dan Kenzo tidak ingin makan apa ya dari tadi pagi sampai sekarang masih dikamar aja," kata Jenny dan Vina.


Mereka berdua tertawa saat menanyakan hal yang sama berbarengan.


"Sepertinya mereka lagi membuat cucu untuk kita," kata Vina.


"Semoga saja jeng kalau perlu langsung nikah ajah deh tidak usah tunangan tapi biarkan minggu depan tunangannya dan bulan depannya lagi kita nikahin ajah jeng biar tidak keburu perut Viona membesar," kata Jenny sambil tertawa.

__ADS_1


"Iya jeng," kata Vina.


Kenzo bangkit dari ranjang lalu pergi ke kamar mandi membersihkan dirinya duluan karena dia tau wanitanya sedang kelelahan akibat dirinya.


Viona yang melihat Kenzo masuk ke kamar mandi bangkit dari tidurnya dengan menutupi tubuhnya dengan selimut lalu berjalan dengan tertatih-tatih menuju kaca cermin.


Viona melihat pantulan dirinya di kaca dan melihat dirinya sangat berantakan bahkan ditubuhnya banyak jejak kepemilikkan yang diberikan Kenzo.


"Baru pertama kali ngelakuin udah gempur begini sakit banget ini," gumam Viona sambil memegang intinya sendiri yang perih.


Kenzo yang sudah selesai mandi dan berpakaian keluar dari kamar mandi melihat Viona yang sedang berdiri di depan kaca.


Kenzo menghampiri Viona lalu memeluk tubuh kekasihnya dari belakang.


"Aku mau bersih-bersih dulu," kata Viona.


"Mau aku bantu membersihkan dirimu? punyamu pasti masih sakit," kata Kenzo sambil tersenyum.


"Tidak perlu aku bisa sendiri dan jika kau ikut masuk bisa-bisa aku habis lagi di dalam kamar mandi lalu nanti aku tidak akan kelar-kelar mandinya," tolak Viona sambil melepas pelukan Kenzo.


Kenzo terkikik geli mendengar perkataan Viona.


"Vionaku sudah kembali seperti semula dan sepertinya dia sudah tidak marah kepadaku," gumam Kenzo sambil tersenyum.


"Baiklah jangan lama-lama di dalam kamar mandi ya," kata Kenzo.


"Iya babang Kenzoku," kata Viona.


Viona langsung berjalan menuju kamar mandi dengan membawa pakaiannya yang ada di lemari karena tidak mungkin ia memakai pakaiannya di luar karena ada Kenzo yang menunggunya.


Bersambung......


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2