Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 59 PUTUS


__ADS_3

Lea memegang tangan Clara lalu ia menatap mata Clara dengan teduh.


"Tolong cintai Darko nak, tante harap kamu tidak akan mengulangi kesalahan yang sama seperti dulu dan tante yakin kamu pasti bisa berubah, kalau kamu sampai menyakiti Darko lagi tante akan benar-benar menjauhkan mu dari Darko," kata Lea.


Clara meneguk salivanya saat mengetahui bahwa ibunya Darko sudah mengetahui semua skandal yang terjadi dihidupnya.


Clara yang gugup memegang tangan ibunya Darko lalu ia menatap matanya.


"Maafkan Clara tante, Clara pernah mengecewakan tante dan juga Darko, aku sungguh dengan apa yang sudah ku perbuat selama ini dengan mama ku, aku masih bingung apa mamaku bisa menerima hubunganku dengan Darko atau tidak karena selama ini mamaku hanya mau aku menikah dengan orang kaya tante," kata Clara sambil menitikan air matanya dan sesegukan.


"Sayang jangan nangis, tante memaafkanmu atas kesalahan yang kamu dan mama mu perbuat," kata Lea sambil memeluk erat Clara.


Lea mengetahui bahwa Clara banyak mengalami tekanan dari mamanya sendiri.


Darko yang tidak sengaja melintas hatinya merasa terhenyak saat mendengar semua ucapan ibunya dan melihat kesungguhan Clara untuknya, tentu dirinya akan membuat Clara selalu berada dipelukannya.


ehhem ehhem


Darko berdehem membuat Clara dan Ibunya menoleh kearahnya dan Clara buru-buru menghampus air matanya.


"Kamu ngagetin ibu dan Clara aja, kamu sudah lapar ya? udah jadi nih tinggal bawa aja ke meja," kata Lea.

__ADS_1


"Sini aku bantu bu," kata Darko.


Darko mengambil makanan serta minuman dan membawanya ke meja makan.


Di tempat lain Samuel terdiam dikantornya memikirkan Viona apakah dia baik baik saja setelah bertemu dengannya, Samuel ingin sekali menelepon Viona namun ia urungkan karena takut Viona menolaknya.


Di tempat lain Mamanya Viona khawatir dengan anaknya akhirnya mendatangi apartemen Viona.


Viona yang telah membersihkan dirinya pergi keluar dari kamarnya duduk diruang tamu.


Tok Tok Tok


Viona berjalan menuju pintu dan terkejut saat melihat mamanya yang datang ke apartment miliknya.


Viona langsung memeluk mamanya


"Ada apa anak mama


yang paling cantik?" tanya Vina.


"Ada apa sayang? ayo masuk ke dalam apartemen kamu dulu," kata Vina dengan lembut.

__ADS_1


Viona masuk ke dalam apartemennya dan lalu mamanya menutup pintu terlebih dulu dan menguncinya .


Viona mendudukkan dirinya di kursi lalu mamanya menghampiri anaknya.


"Ceritakan ke mama apa yang terjadi sama kamu," kata Vina.


"Aku bingung ma, apa aku harus mempertahankan hubunganku dengan Kenzo atau tidak," lirih Viona.


Mamanya Viona terkejut mendengar pernyataan putrinya dan meradang.


"Nak mama bingung apa yang terjadi denganmu, apa maksudmu?" tanya Vina.


"Mama dan mamanya Kenzo sudah merancang semuanya dengan baik dan tolong jangan kecewakan mama dan mamanya Kenzo," lanjut Vina.


"Mama Kenzo memperlakukanku dengan tidak senonoh setiap kali aku membuat kesalahan," lirih Viona.


"Bukannya kalian memang sama sama mau, kenapa jadi begini?" tanya Vina sambil memegang bahu Viona dan mengguncangkan bahu anaknya karena masih tidak terima maksud dari anaknya itu.


"Kalau mama tetap akan melanjutkan ini, aku tidak apa-apa kok," kata Viona.


"Nanti mama akan mengatakannya kepada mamanya Kenzo biar masalah kalian cepat selesai dan mama tidak mau hubungan keluarga kita hancur," balas Vina.

__ADS_1


__ADS_2