Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 28 SADAR


__ADS_3

Clara yang merasakan kakinya tubuhnya sakit karena ditendang Kenzo merasa kesal dan banyak orang melihatnya disana.


"Dasar laki-laki tidak tau diri kamu Kenzo, aku sudah menghabiskan waktuku denganmu masa iya aku bisa kalah begini dari wanita koma, awas aja kamu Kenzo aku akan pastikan wanita tersebut tidak akan bangun dari tidurnya," gumam Clara.


Clara yang mengetahui rencana dan pertunangannya hancur karena ulah Samuel memutuskan untuk menghubungi Samuel.


Clara mengeluarkan handphonenya dari tas yang ia bawa lalu menelepon Samuel, setelah berkali-kali menelepon Samuel akhirnya Samuel mengangkat telepon dari Clara.


"Hallo gadis bodoh, apa kabar?" tanya Samuel sambil terkikik geli.


"Hei pria brengs*k kamu sudah merusak semua rencanaku dan aku tidak jadi bertunangan dengan Kenzo dia lebih memilih wanita koma!" teriak Clara.


"Iya memang aku yang menghancurkan rencanamu tapi aku sangat senang melihat kenzo frustasi dan hancur dan aku harap kamu mau menyingkir sekarang dari rencanaku atau aku akan menyeretmu masuk ke mulut singa piaraanku," teriak Samuel.


Setelah menyelesaikan perkataannya Samuel langsung mematikan teleponnya dan membantingnya.


Samuel yang masih emosi menarik nafas untuk menenangkan emosinya.


"hufft dasar wanita gila bisa-bisanya kenzo punya kekasih seperti itu dan merupakan gadis murahan," gumam Samuel.


****************


Kenzo yang sudah selesai mencuci mukanya dan mengelap wajahnya dengan sapu tangan miliknya keluar dari toilet dan langsung menuju kamar rawat Viona.


Saat sudah sampai didepan kamar rawat Viona ia melihat tubuh Viona masih dipasang dengan alat-alat medis.


Kenzo perlahan berjalan kearah ranjang Viona, mama dan papanya Kenzo yang melihat kedatangan Kenzo langsung memeluk anaknya.


"nak kamu datang sudah makan belum?" tanya John.


"Aku sudah makan pa ma," jawab Kenzo.


"Pa apakah aku boleh hari ini menjaga Viona?" tanya Kenzo.


Papa dan mamanya Kenzo melirik satu sama lain dan membalas perkataan Kenzo.


"boleh sayang," jawab John dan Jenny berbarengan.


"Mamanya Viona akan datang lagi nanti?" tanya Kenzo.


"tidak nak mamanya Viona pulang dulu untuk membersihkan diri dan istirahat, kasian mamanya Viona belum istirahat sama sekali," jawab Jenny.


Setelah mendengar bahwa Kenzo akan menjaga Viona, papa dan mamanya Kenzo memutuskan untuk langsung keluar dari kamar Viona.


Saat sudah sampai diluar kamar Viona mama Kenzo langsung mengajak suaminya untuk duduk di kursi yang tersedia disana.

__ADS_1


"pa semoga kenzo dan viona bisa bersama, gadis itu sangat baik aku tidak tega pa ngeliat anak kita seperti mayat hidup seperti itu," kata Jenny.


"Iya ma kita doakan terbaik untuk anak kita dan Viona semoga Viona segera sadar dalam tidurnya," kata John.


Kenzo yang berada di dalam kamar rawat Viona menggengam tangan Viona.


"Vi km tidak kangen godain saya biasanya kamu suka banget godain saya, saya inget banget loh waktu km bilang bapak kenzo ganteng banget itu hal yg paling lucu apa lagi pas banget kejadiannya ternyata km anak magang diperusahaan saya," gumam Kenzo.


"Hmm bangun dong Viona saya janji deh kalo kamu bangun kamu mau minta apapun aku kasih," lanjut Kenzo sambil tersenyum.


"Oh iya aku benar-benar terpuruk Vi aku bejar-benar sendiri sekarang tolong bangun ya," gumam Kenzo sambil terisak dan mencium tangan Viona.


Didalam mimpi Viona, Viona merasa mendengar ada suara laki-laki nangis dan suara tersebut mirip sekali dengan suara pak Kenzo.


Didalam mimpinya viona melihat bayangan Kenzo yang sedang menangis dan ia berusaha menyentuh Kenzo.


"Kenzo kamu kok tidak mendekat dan malah menjauh, Kenzo kamu kesini jangan menangis ada apa," teriak Viona ke Kenzo.


Kenzo yg masih memegang tangan Viona terkejut ketika bunyi mesin alat pendeteksi mendadak berbunyi tiitttt.


"Viona kamu kenapa?" teriak Kenzo sambil memencet bell rumah sakit agar perawat segera datang kenzo yang mulai kelabakkan keluar dari kamar rawat Viona dan memanggil dokter.


"dokter tolong temanku didalam!" teriak kenzo sambil histeris


Kenzo yg memang ikut masuk ke dalam kamar rawat Viona terus berteriak-teriak.


"Viona kembali ku mohon jangan tinggalkan aku sendiri aku bisa gila Viona arrgghhh!" teriak Kenzo sambil menangis.


Viona didalam mimpinya yang mendengar suara tangisan terus menerus menutup telinganya.


aduhh kepalaku sakit tolong-tolong!" teriak viona dalam mimpi.


Kenzo yang melihat bibir Viona seperti komat kamit


mendekati Viona.


"ini aku Viona ayo bangun," kata Kenzo.


"Ayo dok pacu lagi jantungnya," kata Kenzo


Dokter memacu lagi dan Detak jantung Viona kembali norma.


Kenzo yang melihat detak jantung Viona sudah kembali normal memeluk Viona.


"bangun Viona, aku mohon," kata Kenzo.

__ADS_1


Kenzo yang masih menangis Tiba-tiba merasa tangannya digenggam balik oleh Viona, Viona perlahan membuka matanya dan Kenzo yang melihat Viona membuka matanya memeluk Viona.


"ayo Viona kamu pasti bisa kamu pasti nggak akan ninggalin aku sendiri aku benar-benar membutuhkanmu maafin aku membuat mu seperti ini," kata Kenzo.


Viona yang mendengar perkataan Kenzo hanya bisa menitikkan air matanya dia susah membuka suaranya.


Dokter yang melihat Viona sudah sadar langsung memeriksa tubuh Viona.


"Pak nona Viona sudah membaik keadaannya tapi ajak bicaranya perlahan-lahan dulu ya pak soalnya saya takut pasien masih syok," ucap dokter tersebut sambil menepuk pundak Kevin.


Kenzo menganggukan kepalanya dan tersenyum.


"Viona kamu udah baikan, nanti kamu bisa gangguin saya lagi," goda Kenzo sambil menahan tawanya.


Viona tersenyum tipis melihat perhatian Kenzo.


apa yang terjadi dengan pak Kenzo sepertinya otaknya terganggu dan bagaimana dengan pertunangannya, batin Viona.


"Viona aku telepon mama kamu sama mama dan papaku dulu ya soalnya mereka sedih melihat kamu kayak gini gara-gara aku lagi," kata Kenzo.


"Terima kasih Viona kamu memang anak magang dan sekaligus teman yang terbaik untukku mulai sekarang kamu sahabatku ya jadi jangan panggil bapak mulu, aku kan belum bapak-bapak," lanjut Kenzo sambil tersenyum nyengir menampilkan gigi putihnya.


Viona yang mendengar ucapan kenzo hati nya berdenyut karena kenzo menganggapnya hanya sebagai sahabat.


Viona berusaha menahan air matanya cuma lolos begitu saja karena kecewa dengan ucapan kenzo.


Kenzo yang melihat Viona mendadak menangis menjadi bingung.


"kok si cantik nangis si ada apa? nanti kamu pasti bisa bicara sekarang kamu harus istirahat aku sudah menelpon keluargaku dan mamamu kasian mereka sampai makan dan tidur pun susah aku juga," kata Kenzo sambil memeluk Viona untuk kesekian kalinya


Bersambung......


.


.


.


.


.


.


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.

__ADS_1


__ADS_2