Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 15 MERINDUKAN


__ADS_3

Kenzo dan Clara berlalu pergi dari hadapan mereka berdua, sambil Kenzo terus memikirkan kenapa Viona seperti menghindari dirinya dari kemarin.


*****************


Viona melanjutkan jalan-jalannya bersama Camila, Camila yang melihat tadi Viona tidak menyapa balik atau menjawab pertanyaan pak Kenzo merasa aneh.


Viona terus berpikir didalam kepalanya, bukannya aku tidak mau menyapamu pak Kenzo tapi aku lebih memilih menghindar darimu karena sudah banyak orang yang beprasangka buruk terhadapku padahal aku merasa tidak pernah melakukan kesalahan apapun, batin Viona.


Camila yang terus melihat Viona hanya diam sambil melihat-lihat dan memutuskan untuk menegurnya.


"Viona kamu kenapa diam mulu biasanya ngomong mulu?" tanya Camila.


"Aku nggak apa-apa Camila mungkin cuma lelah aja," jawab Viona.


"Kalau ada apa-apa cerita dong," ucap Camila.


"Sebenarnya aku menghindar dari Pak Kenzo karena takut dikira berusaha mendekati pacar orang," balas Viona.


"Oh begitu, ngapain kamu mikirin begituan nggak penting lagian kamu kan nggak deketin Pak Kenzo?" tanya Camila.


"Iya juga ya ngapain aku mikirin," jawab Viona.


Akhirnya mereka berdua melanjutkan jalan-jalannya sampai mereka puas, setelah puas mereka berdua memutuskan untuk pulang ke rumahnya masing-masing.


***********************


Sinar mentari menyinari setiap ruangan melalui sela-sela jendela termasuk menyinari Kenzo yang sedang berada di kantornya mengerjakan beberapa berkas dan mendadak Kenzo memikirkan tentang sikap Viona yang berbeda dari sebelumnya.


Aku tidak tau mengapa diriku selalu memikirkan Viona, namun belakangan aku selalu terus memikirkan sikap Viona yang berbeda dari biasanya yang selalu blak-blakan mendadak menjadi pendiam dan tidak mau mengatakan apapun, apa aku punya salah?, sudahlah seharusnya aku hanya boleh memikirkan satu wanita yang paling kucintai yaitu Clara, batin Kenzo.


Saat sedang berpikir Kenzo menggelengkan kepalanya agar melupakan lamunannya mengenai Viona dan melanjutkan pekerjaannya.


Saat melanjutkan pekerjaannya mendadak pintu ruangannya terbuka lebar dan keluarlah sosok cantik yang sangat ia cintai Clara. Setelah membuka pintu Clara langsung berjalan menuju meja Kenzo.


"Sayang minta uang dong aku mau beli tas limited edition yang aku incar," kata Clara.


"Bukankah beberapa hari yang lalu kamu baru membeli tas juga sayang?" tanya Kenzo.


"Ayolah boleh ya ini limited edition sayang, dan tas ini aku sangat menginginkannya. boleh ya?" tanya Clara.


"Baiklah terserah kamu saja ini kamu ambil," jawab Kenzo memberikan black cardnya kepada Clara.


"Makasih sayang," ucap Clara.


Setelah Clara mendapatkan kartu ia langsung keluar dari ruangan Kenzo dengan senyuman sinisnya.


Dasar laki laki Bodoh dia tidak tau saja kalau aku hanya memanfaatkannya saja, batin Clara.

__ADS_1


Clara berjalan menuju mejanya dan mengambil handphonenya dari laci meja kerjanya, setelah itu ia mencari nomor kekasih tercintanya darko dan langsung mengirimkan pesan.


Clara :


Sayang nanti pulang kerja pergi belanja bareng yuk.


Darko :


Baiklah sayang nanti aku jemput kamu ya.


Clara :


Jangan kamu tunggu aja di apartmenku.


Darko :


Oke sayang, aku akan menunggu mu di apartment.


Clara melanjutkan pekerjaannya sambil tersenyum karena merasa bahagia akan pergi jalan-jalan lagi dengan darko.


Dilain tempat tepatnya di ruangan Viona, Viona sedang mengerjakan tugasnya sambil sesekali melamun.


"Apakah aku salah dengan terus menghindar dari pak Kenzo bagaimanapun dia adalah atasanku dan aku hanya karyawan magang,bukankah lebih baik menghindar daripada jadi bahan gosip satu kantor," gumam Viona.


Camila yang disamping Viona tanpa sengaja mendengarkan gumaman Viona dan langsung menyentuh bahu Viona, Viona yang disentuh bahunya saat dia melamun langsung kaget.


"Aahhhhh," teriak Viona.


"maaf-maaf habisnya kamu mendadak disampingku bikin kaget aja," kata Viona.


"Jadi itu alasannya sampai kamu tidak mau menyapa pak Kenzo, kamu tenang saja cepat atau lambat gosip itu juga akan hilang," ucap Camila.


Viona yang mendengarkan omongan Camila hanya menganggukan kepala tanda ia mengerti apa yang dibicarakan oleh Camila.


*******************


Pagi hari yang menampilkan matahari perlahan matahari tersebut menyembunyikan dirinya menandakan bahwa sudah sore dan waktunya pulang kerja.


Clara yang sudah bersiap-siap untuk pulang dan mau segera pergi bersama Darko, dikejutkan dengan Kenzo yang sudah berdiri disamping mejanya.


"Sayang aku antar pulang ya atau kamu mau aku temenin beli tas yang kamu mau? mobil mu tinggalkan saja di kantor aman kok," tanya Kenzo.


"Tidak usah sayang aku mau pergi dengan teman-temanku," jawab Clara.


"Baiklah kalau begitu maumu," balas Kenzo.


Kenzo yang melihat Clara pergi kembali memikirkan kenapa Clara sangat jarang sekali mau jalan-jalan bersama dia padahal Kenzo sudah mulai berusaha membagi waktunya.

__ADS_1


**********************


Dilain tempat Clara yang sudah melajuhkan mobilnya menuju apartment merasa sangat bahagia karena akan segera bertemu Darko. Tidak berapa lama Clara sudah sampai di apartmentnya dan melihat Darko sudah ada didepan apartmentnya, Clara langsung keluar mobilnya dan memeluknya.


"Sayang kamu udah sampai?" tanya Clara.


"Iya dong kan aku sangat ingin sekali bertemu dirimu," jawab Darko.


"Makasih sayang, Ayo kita jalan sekarang," kata Clara.


Clara dan Darko langsung masuk kemobil Darko dan melajukan mobilnya menuju pusat pembelanjaan terbesar.


Saat sudah sampai Clara langsung menuju tempat tas yang dia sangat inginkan dan langsung membelinya, setelah membelinya Clara mengajak Darko untuk membeli beberapa pakaian untuk Darko.


Darko yang ditawarkan untuk membeli pakaian sangat senang dan langsung memilih beberapa baju-baju yang terbilang cukup mahal.


Clara yang melihat Darko sudah selesai memilih langsung menuju kasir untuk membayarnya menggunakan black card milik Kenzo.


Saat Clara dan Darko sedang asik belanja di tempat tidak jauh dari mereka berada ada sosok pria yang terus mengamati keberadaan mereka berdua bahkan sesekali dia memotret kebersamaan Darko dan Clara.


Pria tersebut bernama Samuel, samuel adalah salah satu teman akrab Kenzo saat SMP sampai kuliah namun karena dia melihat Kenzo yang selalu mendapatkan apa yang inginkan dari waktu sekolah sampai sekarang. Sehingga membuat Samuel merasa iri karena selalu dinomor dua kan sementar Kenzo selalu dinomor satukan bahkan saat pengumuman pengusaha tersukses sepanjang tahun Kenzo mendapatkan urutan pertama dan Samuel selalu nomor dua.


Akhirnya Samuel ingin menyelidiki Kenzo dimulai dari kekasih Kenzo yang ternyata dibelakang Kenzo sedang asyik berselingkuh.



Foto Samuel teman lama Kenzo


Clara dan Darko yang sedang asyik berbelanja tidak menyadari ada orang yang terus memotret kebersamaan mereka. Setelah dirasa kegiatan belanja mereka sudah selesai, Clara dan Darko memutuskan untuk makan bersama, setelah makan bersama mereka memutuskan untuk pulang.


Tidak menunggu waktu yang lama mereka sudah sampai di apartment Clara dan Darko memutuskan untuk langsung pulang ke rumahnya.


Clara yang sudah merasa lelah langsung membuka pintu apartmentnya, namun saat masuk kedalam apartmentnya betapa terkejutnya ada seorang pria yang tidak dia kenali.


Siapakah pria tersebut?


Bersambung......


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2