
Orang tersebut mengarahkan pistolnya kearah Kenzo dan menarik pelatuknya. Peluru yang mengarah kepada Kenzo tiba-tiba tidak terkena Kenzo tetapi gadis lain yang melindungi Kenzo dari peluru tersebut yang kena, Kenzo yang melihat hal tersebut memblalakan matanya melihat hal itu.
Kenzo yang melihat Viona tertembak tepat dibagian lengannya menjadi kaget dan langsung berlari kearah Viona, sedangkan para petugas keamanan berusaha untuk mencari pelaku penembakan.
Kenzo yang sudah sampai tepat didepan Viona langsung memegang tubuh Biona dan melepaskan bajunya untuk dililitkan di lengan Viona agar darah tidak terus mengalir.
Setelah melilitkan bajunya ke lengan Viona, Kenzo langsung mengangkat Viona sambil memanggil petugas medis, tidak lama petugas medis datang membawa ambulance dan Kenzo langsung menggendong Viona masuk kedalam ambulance dan ikut bersama Viona ke rumah sakit.
Dilain tempat Clara yang merasa dirinya dipermalukan langsung membawa seluruh anggota keluarganya keluar dari gedung bersembunyi di balik para kerumunan orang-orang yang mulai di evakuasi.
Mobil ambulance yang ditumpangi oleh Viona dan Kenzo sudah berjalan dengan kecepatan yang cukup tinggi.
Kenzo dan Viona akhirnya sampai dirumah sakit dan Viona langsung dilarikan ke UGD.
Mamanya Viona dan mamanya Kenzo menyusul ke rumah sakit.
Mamanya Kenzo dan mamanya Viona sudah sampai dirumah sakit, saat sudah sampai dirumah sakit mama Kenzo mendekati mama Viona.
"Terima Kasih anakmu sudah menyelematkan anak saya Kenzo, maafkan saya karena telah membuat anakmu terluka dan semoga anakmu baik-baik saja," ucap Jenny.
Mama Viona masih menangis tersedu-sedu takut anak satu-satunya kenapa-kenapa.
"Semoga saja nyonya dia adalah putriku satu-satunya dan saya sangst tidak menyangka bahwa putriku akan tertembak saat menghadiri sebuah pesta," kata Vina.
Kenzo yang mengantarkan Viona untuk di operasi menunggu didepan ruang operasi dan sudah lama menunggu namun para tim medis belum ada yang keluar membuat dirinya menjadi frustasi.
Kenzo yang sedang duduk memukul kepalanya dan berteriak-teriak.
"Kenapa semua ini bisa terjadi kepadaku Clara, tega sekali kamu kepadaku," teriak Kenzo.
Keluarga Kenzo dan mamanya Viona berjalan menuju ruang operasi dan melihat Kenzo langsung menghampirinya.
Mama Kenzo yang melihat anaknya sedang frustasi langsung memeluk Kenzo untuk menenangkannya.
"Sabar nak jangan seperti ini," kata Jenny.
"Kenapa Clara menghianatiku dan Viona yang merupakan temanku sedang berada didalam ruang operasi karena menyelamatkanku, aku sangat takut Viona kenapa-kenapa ma," Jenny sambil menangis.
Setelah menunggu waktu yang lama dokter yang berada didalam ruangan operasi akhirnya keluar dna mamanya Viona langsung bangkit dari duduknya.
"Peluru yang berada dilengan nona Viona sudah dikeluarkan tapi darah yang dikeluarkan dari lengan nona Viona cukup banyak sehingga nona Viona membutuhkan donor darah golongan A+ sedangkan stock golongan darah A+ dirumah sakit ini sedang kosong dan kami sedang berusaha mencarinya," kata dokter.
__ADS_1
Mamanya Viona yang mendengarkan ucapan dokter sangat syok karena Viona dan dirinya golongan darahnya berbeda dan mulai menangis kembali.
"Saya darahnya A+ saya ingin mendonorkan darah saya untuk Viona," kata Vina.
"Bu tenangkan dirimu saya yakin Viona akan baik-baik saja," lanjut Jenny.
Setelah menawarkan dirinya mamanya Kenzo langsung masuk kedalam untuk mengecek dulu kesehatannya dan setelah semuanya sudah oke mamanya Kenzo langsung mendonorkan darahnya.
Setelah menerima donor darah dan selesai dilakukan operasi Viona langsung dipindahkan keruangan biasa walaupun masih ada alat medis yang menempel ditubuhnya.
Viona belum terbangun dari tidurnya karena kata dokter Viona mengalami syok menyebabkan Viona menjadi koma dan tidak tau sampai kapan Viona akan koma.
Mama Viona yang mengetahui hal tersebut menjadi terkejut padahal anaknya hanya tertembak dilengannya saja dan kenapa bisa menjadi seperti ini.
Kenzo yang juga mendengarkan hal tersebut ikut terisak karena tidak menyangka bahwa Viona akan koma.
"Kalian lihat kenapa putriku bisa menjadi seperti ini putriku syok dan mengalami koma dia merupakan milikku satu-satunya," kata Vina.
Mamanya Kenzo yang juga syok mendadak pingsan dan langsung di gendong oleh papanya Kenzo.
"Saya yakin bu semuanya pasti akan baik-baik saja dan anak ibu akan kembali seperti semula," kata John.
Kenzo berlutut dibawah kaki mamanya Viona.
"Iya Kenzo, semoga putri saya bisa segera sadar dan kalian harus membantuku merawatnya," balas Vina.
Mamanya Kenzo sudah selesai diperiksa oleh dokter setelah pingsan dan Steven yang baru sampai rumah sakit langsung melangkahkan kakinya menuju kamar rawat mamanya Kenzo.
"Tante gimana keadaan tante dan bagaimana keadaan Viona dan Kenzo?" tanya Steven.
"Jangan banyak bertanya kami sedang pusing sekarang, pertunangan Kenzo hancur, Kenzo sedang mengalami frustasi karena pertunangannya hancur serta Viona yang menjadi koma karena menyelamatkan dirinya," jawab John menunjukkan raut muka yang sedih.
Steven yang mendengarkan ucapan papanya Kenzo sangat tidak menyangka ini semua terjadi dan kenapa semuanya menjadi benar-benar hancur.
Dalam hati Steven berkata aku harus benar-benar kuat demi mereka, aku harus membuat mereka tidak seperti ini.
"Om apa kita harus mengadakan konfremsi pers karena para wartawan sudah menunggu kita diluar rumah sakit?" tanya Steven.
"Ayo kita menemui mereka karena yang lain belum bisa ditanya," jawab John.
Saat mereka berdua sudah sampai didepan rumah sakit banyak sekali wartawan yang menunggu penjelasan.
__ADS_1
"Pak bagaimana pertunangan pak Kenzo?" tanya wartawan 1.
"Pak siapa gadis yang dibawa oleh pak Kenzo ke rumah sakit?" tanya wartawan 2.
"Apakah benar nona Clara telah berselingkuh sejak lama? dan apa pertunangan ini akan tetap berjalan hingga kejenjang selanjutnya?" tanya wartawan 3.
Steven yang melihat raut wajah papanya Kenzo menahan emosi dengan semua pertanyaan yang dilontarkan oleh wartawan langsung merangkul papanya Kenzo.
"Tenang om semuanya akan baik-baik saja," kata Steven.
"Untuk pertunangan anak saya dinyatakan batal, saya sangat tidak sudi mempunyai menantu tidak tau malu seperti itu dan wanita itu benar-benar menghancurkan keluarga kami, untuk gadis yang bersama anak saya dia adalah penolongnya saat seseorang berusaha menembak Kenzo," balas John kepada para wartawan.
"Jadi jangan banyak bertanya lagi, terima kasih dan untuk sekarang saya mohon kalian bubar karena saya harus bersama keluarga saya dulu" lanjut John.
Wartawan yang mendengarkan pernyataan papanya Kenzo langsung mencatatnya dan terdiam setelah Steven mengangkat tangannya agar tidak ada lagi pertanyaan.
Setelah memberi pernyataan Steven dan papanya Kenzo langsung berbalik menuju kamar rawat mamanya Kenzo tapi sebelum sampai di ruang rawat mamanya Kenzo papa Kenzo ingin meminta sesuatu pada Steven.
"Nak Steven tolong urus perusahaan om karena sepertinya untuk sementara waktu Kenzo belum bisa mengurusnya dia benar-benar sedang frustasi sekarang," kata John.
"Baik om tidak perlu sungkan kepadaku, aku sudah menganggap kalian sebagai keluargaku," jawab Steven.
"Terima kasih nak," ucap John sambil memeluk Steven.
Steven yang melihat mereka menjadi sedih, keluarga yang biasanya selalu bahagia menjadi hancur seperti ini hanya karena perbuatan Clara.
Bersambung......
.
.
.
.
.
.
Aku kembali, selamat membaca ๐
__ADS_1
Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update๐. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat ๐ jangan lupa like dan votenya.