Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 39 KEMBALI


__ADS_3

"Nona Clara mengalami depresi dan tertekan," kata dokter.


"Jangan biarkan nona Clara untuk berpikir yang tidak-tidak dan dia harus berkonsultasi tentang kejiwaannya juga pak," lanjut dokter sambil memberikan sebuah resep.


"Terima kasih dok, saya akan menyuruh kekasih saya untuk mengobati kejiwaannya," kata Darko sambil mengambil resep obat yang harus ia tebus untuk Clara.


Dokter yang sudah menyelesaikan tugasnya dan memberikan resep obat untuk Clara langsung meninggalkan kamar tersebut.


Darko duduk kembali di ranjang sambil membelai rambut Clara dan Clara yang merasa terganggu terbangun dari pingsannya.


Perlahan mata tersebut mulai terbuka dan melihat Darko yang sedang membelai rambutnya.


Darko yang melihat Clara sudah bangun langsung menatapnya.


"Sudah puas kamu bikin semua orang panik," kata Darko.


Clara yang melihat sosok yang ia sangat cintai langsung menghambur kepelukan Darko dan menangis tersedu-sedu.


"Darko jangan pergi dan jangan pernah tinggalin aku, aku sangat mencintaimu," kata Clara sambil menangis.


"Aku janji akan menurut padamu dan aku tidak mau lagi mengikuti rencana mamaku," lanjut Clara.


Darko membalas pelukan Clara agar Clara merasa tenang dan tidak tertekan.


"Aku tidak akan meninggalkanmu tapi kamu tidak boleh bertindak konyol seperti tadi," kata Darko.

__ADS_1


Darko yang melihat Clara memohon padanya dan meminta dirinya agar tidak meninggalksn Clara membuat Darko menyunggingkan senyumnya.


Selama ini Clara tidak pernah bersikap seperti itu padanya.


"Aku akan mempertimbangkan kembali hubungan kita dan aku ingin kamu berkenalan dengan nenekku kalau kondisimu sudah memungkinkan, sekarang kamu istirahat dulu ya setelah minum obat," kata Darko sambil merangkul Clara dan membelai rambutnya.


"Setelah istirahat bagaimana kalau nanti kita makan malam bersama?" tanya Darko.


Clara matanya berbinar saat Darko akan menemaninya sekarang dan Clara sangat takut jika Darko akan meninggalkannya.


Clara tidak mau melepaskan pelukannya dari Darko dan jarinya bermain di dada Darko.


"Sayang kita sudah lama tidak bersama seperti ini dan apa kamu tidak mau menyentuhku seperti dulu atau kamu menganggapku sudah tidak menarik lagi di matamu?" tanya Clara.


Darko menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kekasihnya menggodanya.


Di kediaman keluarga Kenzo mama Kenzo yang masih melihat di tv merasa sangat kesal karena Clara berhasil diselamatkan.


"Sudah diselamatkan tuh oleh kekasih gelapnya padahal bagus kalau dia melompat," kata Jenny.


"Ma jangan berbicara seperti itu kalau anak mama seperti itu bagaimana dan kita juga tidak boleh menyalahkan Clara saja ma," kata Kenzo.


Mama Kenzo yang mendengar perkataan anaknya menjadi kesal karena Kenzo masih membela wanita ular itu.


"Jeng yang sabar jangan marah-marah nanti cepat tua," kata Vina.

__ADS_1


Viona yang melihat mamanya menghibur mamanya Kenzo terkikik geli dan Kenzo yang melihat Viona tertawa merangkul Viona.


"Kenapa kamu tertawa begitu apa kamu mengejek mamaku?" tanya Kenzo.


"Tidak hanya lucu saja melihat mamaku bercanda dengan mamamu," jawab Viona.


Kenzo yang ingin membicarakan sesuatu dengan Viona memutuskan mengajak Viona kembali ke kamarnya.


"Ma dan tante aku sama Viona pamit ke kamar dulu ya ada yang aku mau bicarakan dengan Viona," kata Kenzo.


Mama Viona dan mama Kenzo menganggukan kepalanya lalu melanjutkan menonton berita di televisi sedangkan Kenzo dan Viona melangkahkan kakinya ke kamar bersama-sama.


Bersambung......


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2